Penanganan Kasus Bullying oleh Guru atau Wali Kelas
Selain guru BK, guru umum dan wali kelas juga memiliki peran dalam menangani kasus bullying di sekolah. Apa saja peran dari guru atau wali kelas? Yuk simak penjelasannya di bawah ini.
- Mengusahakan untuk mendapatkan kejelasan tentang permasalahan yang sedang terjadi.
- Mengamati perilaku emosi siswa, terutama saat terjadi kasus bullying.
- Menjelaskan apa yang terjadi dan mengapa hal tersebut bisa terjadi dengan bahasa yang mudah dipahami dan dicerna oleh siswa. Guru juga tidak boleh menyalahkan siswa atas tindakan bullying yang mereka alami.
- Meminta bantuan pihak ketiga atau ahli profesional dan bimbingan konseling untuk membantu dalam mengembalikan pada kondisi normal (jika memungkinkan).
- Membantu siswa untuk mengatasi ketidaknyamanan yang sedang ia rasakan.
- Membina kedekatan dengan teman-teman siswa, mencermati cerita siswa dan memantau perubahan yang terjadi pada siswa.
- Memberikan penghargaan dan berterima kasih kepada siswa tersebut karena telah melapor.
- Memberikan hukuman atau sanksi kepada siswa agar hal tersebut tidak terulang kembali.
- Menangani secepatnya dengan disiplin.
- Menciptakan kesempatan untuk berbuat baik.
- Menumbuhkan rasa empati siswa.
- Mengajari keterampilan dalam berteman.
- Menghibur siswa korban bullying.
Jika diperlukan guru bisa mencari bantuan dari pihak eksternal. Ketika guru menghadapi masalah yang sangat parah atau signifikan dan tidak mengetahui cara menyelesaikannya, maka guru bisa segera melaporkan kejadian tersebut pada guru BK di sekolah, pekerja sosial atau psikolog.
e-Guru.id menyediakan program membership dengan satu kali membayar gratis pelatihan bersertifikat 32 JP setiap bulannya. Mari bergabung dengan 9000++ di seluruh wilayah Indonesia. Tunggu apalagi DAFTAR SEKARANG
Ingin pelatihan bersertifikat 32 JP? KLIK LINK INI
Ingin dibantu mendaftar member e-Guri.id ? Hubungi wa.me/6285869433931 (Admin Ayu)
(law/law)