Yang Perlu Dipahami sebelum Menerapkan Kurikulum Merdeka

- Editor

Senin, 9 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menerapkan Kurikulum Merdeka – Kurikulum Merdeka dapat diterapkan sebagai upaya mengakomodir pendidikan karakter siswa dalam hal pengembangan kompetensi sekaligus sebagai upaya recovery dalam pemulihan belajar akibat pandemi melalui proses pembelajaran berbasis project.

Kurikulum Merdeka memiliki karakter yang spesifik dalam hal penerapannya bagi siswa di tiap jenjang pendidikan.

Dalam menerapkan Kurikulum Merdeka, siswa diajarkan melalui beberapa cara. Melalui penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kurikulum Merdeka berupaya menerapkan proses pembelajaran untuk mencapai tujuan sekaligus penilaian pembelajaran melalui standar isi, proses dan penilaian.

Kompetensi dasar dan kompetensi inti yang ada pada kurikulum sebelumnya diubah menjadi capaian pembelajaran sebagai proses dari kemampuan maupun sikap yang harus dimiliki peserta didik untuk bisa mengembangkan minat dan bakat mereka.

Kurikulum Merdeka juga sudah menentukan secara khusus jumlah jam pelajaran dalam setahun. Dengan demikian tiap sekolah bisa menyesuaikan rencana pelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

Selanjutnya, siswa dari berbagai disiplin ilmu yang berbasis project dapat memanfaatkan pembelajaran untuk mengembangkan profilnya maupun menggabungkan kemampuan dasar yang mereka miliki.

Karakter Kurikulum Merdeka di Tiap Jenjang Pendidikan 

Kurikulum Merdeka memiliki karakter khusus di tiap jenjang pendidikan, yang disesuaikan dengan kemampuan tiap siswa di jenjang pendidikan masing-masing. 

Pada level pendidikan usia dini (PAUD), Kurikulum Merdeka lebih mengarah pada proses penguatan sistem pembelajaran melalui metode permainan edukatif atau latihan bermain sambil belajar dengan menggunakan buku untuk pemahaman literasi sejak dini. Sedangkan, penyiapan Profil Pelajar Pancasila dilakukan melalui project dapat dilakukan dengan kegiatan yang berbasis pada peringatan hari besar nasional maupun lokal.

Di sekolah dasar (SD), kurikulum Merdeka memiliki karakter utama menggabungkan mata pelajaran IPA dan IPS menjadi satu dengan nama IPAS;  mata pelajaran bahasa Inggris dijadikan sebagai opsi yang bisa dipilih oleh siswa. Pelaksanaan pembelajaran berbasis project dilakukan minimal dua kali dalam setahun.

Di jenjang SLTP atau SMP , mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mulai diterapkan. Guru pengampunya tak harus berasal dari latar belakang yang linier karena pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah menyiapkan buku pegangan khusus untuk guru pengajarnya. Pelaksanaan pembelajaran berbasis project dilakukan minimal tiga kali dalam setahun.

Di tingkat SLTA, program peminatan tidak lagi diberlakukan. Namun pada siswa kelas 11 dan 12 harus mempelajari topik yang ada pada mata pelajaran wajib dan dari mata pelajaran pilihan. Dan pembelajaran berbasis project dilakukan minimal tiga kali dalam setahun. Untuk syarat kelulusan, siswa akan diminta membuat esai ilmiah.

Di sekolah kejuruan atau SMK, hanya akan ada dua jenis mata pelajaran yakni umum dan khusus. Dan pelaksanaan praktik kerja lapangan dilakukan dalam masa waktu satu semester. Untuk peningkatan Profil Pelajar Pancasila dan peningkatan keahlian yang sesuai dengan jurusan yang diambil akan diberi waktu tambahan khusus.

Nah, itulah hal-hal penting yang perlu dipahami sebelum menerapkan Kurikulum Merdeka di masing-masing level pendidikan. 

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(shd/shd)

Berita Terkait

Resmi, Ini Urutan Penempatan Formasi PPPK Guru 2024, Bagaimana Peluang Guru Honorer, Negeri, Guru Swasta dan Lulusan PPG?
Tunjangan Guru Wajib Dikembalikan Jika Masalah Ini Terjadi
Data Dapodik Jadi Tanggung Jawab Guru Sendiri, Bukan Urusan Operator Sekolah
Diganti Tunjangan Lain, Bantuan untuk Guru Honorer Ini Akan Dihentikan
Mendikbud Sampaikan Ada Yang Baru Lagi dalam Kurikulum Merdeka, Guru Wajib Siap Mulai Tahun Ajaran Baru!
Siapa Cepat Dia Dapat! Begini Sistem Percepatan PPG Daljab 2024 untuk Mendapatkan Sertifikat Pendidik
Siap-Siap! Insentif Guru Non-ASN Akan Cair Mulai Bulan Juli 2024
Bocoran MenPAN RB, 2 Kategori Guru Honorer Otomatis Diangkat PPPK Tahun 2024
Berita ini 284 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:43 WIB

Resmi, Ini Urutan Penempatan Formasi PPPK Guru 2024, Bagaimana Peluang Guru Honorer, Negeri, Guru Swasta dan Lulusan PPG?

Rabu, 22 Mei 2024 - 11:19 WIB

Tunjangan Guru Wajib Dikembalikan Jika Masalah Ini Terjadi

Rabu, 22 Mei 2024 - 10:33 WIB

Data Dapodik Jadi Tanggung Jawab Guru Sendiri, Bukan Urusan Operator Sekolah

Rabu, 22 Mei 2024 - 09:59 WIB

Diganti Tunjangan Lain, Bantuan untuk Guru Honorer Ini Akan Dihentikan

Selasa, 21 Mei 2024 - 20:35 WIB

Mendikbud Sampaikan Ada Yang Baru Lagi dalam Kurikulum Merdeka, Guru Wajib Siap Mulai Tahun Ajaran Baru!

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:15 WIB

Siap-Siap! Insentif Guru Non-ASN Akan Cair Mulai Bulan Juli 2024

Senin, 20 Mei 2024 - 10:28 WIB

Bocoran MenPAN RB, 2 Kategori Guru Honorer Otomatis Diangkat PPPK Tahun 2024

Senin, 20 Mei 2024 - 09:21 WIB

Kabar Gembira, Secara Resmi Presiden Tetapkan Guru Sertifikasi Dapat Tambahan 2 Bulan TPG

Berita Terbaru