Satu Kunci Sukses Bagi Guru Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka

- Editor

Rabu, 4 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menerapan Kurikulum Merdeka – Pada sejumlah sesi kurikulum merdeka, pertanyaan hampir sama ditanyakan oleh para guru adalah berkenaan mengenai ‘Apa persiapan yang harus dilakukan guru agar sukses dalam menerapkan kurikulum merdeka?’

Hal yang penting di ketahui tentu saja yaitu bahwa persiapan setiap guru berbeda- beda. Karena setiap guru memiliki level dan kompetensi yang berbeda- beda. Sehingga, semakin kompeten seorang guru maka semakin sedikit yang perlu disiapkan, begitu pula sebaliknya.

Bila melihat dari praktik pembelajaran yang ada di kebanyakan kelas di Indonesia, ada banyak persiapan yang harus dilakukan oleh kebanyakan guru.

Satu kunci sukses guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka menurut @bukik melalui akun instagramnya yaitu Menguasai konsep dan praktik asesmen secara utuh.

Asesmen Menentukan Pembelajaran

Pilihan asesmen akan menentukan praktik pembelajaran yang sehari- hari di kelas dan sekolah. Misalnya saja, bila kemampuan hafalan rumus yang dinilai, maka murid akan menghafalkan rumus.

Begitu pula apabila kemampuan menggambarnya yang diniali, maka murid akan mengembangkan kemampuan menggambarnya.

Bila keberhasilan belajar ditentukan oleh asesmen yang hanya sekedar mengukur hafalan dari murid, maka pembelajaran diferensiasi atau pun pembelajaran berbasis projek dalam kurikulum Merdeka tidak akan disambut antusias oleh murid.

Ubahlah asesmennya terlebih dahulu, sebelum mengubah strategi pembelajarannya.

Asesmen Menjadi Pembelajaran

Lebih jauh lagi, jenis asesmen yang dilakukan bahkan bisa menjadi bagian dari strategi pembelajaran. Mengapa demikian?

Contoh dalam kelas melakukan asesmen formatif, yang merupakan asesmen yang tidak menentukan nilai akhir, dengan bentuk assmen berupa 5- 15 soal pilihan ganda.

Minta murid melakukan penilaian sendiri mana jawaban yang keliru dan dapat mengidentifikasi mana topik pelajaran yang kurang dikuasai. Dapat dilakukan individu maupun kelompok.

Murid menyusun tujuan, cara serta jadwal belajar untuk mempelajari topik yang belum mereka kuasai. Dengan memberi kemerdekaan murid bisa menentukan cara belajar dalam waktu tertentu.

Dengan begitu proses pembelajaran dapat terjadi dengan baik.

Mengapa bukan yang lain?

Penguasaan manajemen kelas, beragam strategi pembelajaran dan pelibatan orang tua memang sama pentingnya. Meski demikian, dengan padatnya pekerjaan guru, maka mau tidak mau penting adanya prioritas apa yang perlu dikuasai.

Dampak perubahan asesmen dapat langsung dilihat dari perubahan perilaku murid. Hubungan sebab akibat tersebut membuat guru mendapatkan umpan balik spontan sebagai dasar melakukan perbaikan asesmen maupun perbaikan aspek pembalajaran yang lain.

Bila hasil asesmen didiskusikan bersama murid, maka asesmen juga bisa menjadi pemicu perubahan perilaku dan kebiasaan belajar murid.

Prinsip asesmen Kurikulum Merdeka terdapat 5 prinsip diantaranya yaitu :

  1. Asesmen merupakan bagian terintegrasi dalam pembelajaran
  2. Asesmen perlu dirancang dan dilakukan sesuai dengan tujuan
  3. Asesmen dirancang secara valid, adil dan dapat dipercaya
  4. Asesmen meluputi berbagai bentuk sesuai dengan tujuan pembelajaran
  5. Laporan hasil belajar bersifat sederhana dan informatif

Demikian informasi mengenai Satu Kunci Sukses Bagi Guru Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka semoga dapat bermanfaat dan memberikan tambahan pengetahuan bagi Anda dalam menerapkan Kurikulum Merdeka.

e-Guru.id menyediakan program membership dengan satu kali membayar gratis pelatihan bersertifikat 32 JP setiap bulannya. Mari bergabung dengan 9000++ di seluruh wilayah Indonesia. Tunggu apalagi DAFTAR SEKARANG

Ingin pelatihan bersertifikat 32 JP? KLIK LINK INI

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah banner-member-tahunan-300x300-1.jpeg

Ingin dibantu mendaftar member e-Guri.id ? Silahkan untuk menghubungi nomor berikut ini 087719662338 (Rahma)

(rtq/rtq)  

Berita Terkait

Saran Kemendikbud soal Pelatihan di PMM: Daripada Menjadi Beban Administratif, Lebih Baik Pilih yang Cocok
5 Pilihan untuk Memudahkan Membuat Bahan Ajar dengan Bantuan AI
Tidak Ada Khaki, Ini Bedanya Seragam PNS dan PPPK
Nasib! Ratusan Honorer Terancam Batal Diangkat Jadi PPPK Tahun Ini
Terbaru, Khusus untuk Guru Honorer! Pemerintah Tetapkan 2 Syarat Utama Bisa Mengikuti Seleksi PPPK Guru 2024
Tampilan LMS PPG Daljab dan Modul PPG Daljab 2024 Bagi yang Diundang sebagai Peserta 
Biaya Kuliah Dinilai Terlalu Mahal, Kemendikbud Beri Penjelasan
Update Pencairan Tambahan 1 Bulan TPG untuk Guru Sertifikasi Maupaun Nonsertifikasi Per Tanggal 26 Mei 2024
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Mei 2024 - 02:34 WIB

Saran Kemendikbud soal Pelatihan di PMM: Daripada Menjadi Beban Administratif, Lebih Baik Pilih yang Cocok

Rabu, 29 Mei 2024 - 01:49 WIB

5 Pilihan untuk Memudahkan Membuat Bahan Ajar dengan Bantuan AI

Senin, 27 Mei 2024 - 17:53 WIB

Tidak Ada Khaki, Ini Bedanya Seragam PNS dan PPPK

Senin, 27 Mei 2024 - 10:54 WIB

Nasib! Ratusan Honorer Terancam Batal Diangkat Jadi PPPK Tahun Ini

Senin, 27 Mei 2024 - 10:52 WIB

Terbaru, Khusus untuk Guru Honorer! Pemerintah Tetapkan 2 Syarat Utama Bisa Mengikuti Seleksi PPPK Guru 2024

Senin, 27 Mei 2024 - 09:27 WIB

Biaya Kuliah Dinilai Terlalu Mahal, Kemendikbud Beri Penjelasan

Minggu, 26 Mei 2024 - 11:19 WIB

Update Pencairan Tambahan 1 Bulan TPG untuk Guru Sertifikasi Maupaun Nonsertifikasi Per Tanggal 26 Mei 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:06 WIB

Mahasiswa Tolak Student Loan Usulan Menteri Pendidikan, Itu Bisnis

Berita Terbaru

Keluarga Besar SD Negeri 001 Tanjung Perepat, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan 1444 H / 2023.

News

Tidak Ada Khaki, Ini Bedanya Seragam PNS dan PPPK

Senin, 27 Mei 2024 - 17:53 WIB