Segera Daftar Sebelum di Tutup! SEMNAS GRATIS Bersertifikat 4JP dan Unduh Undangannya Di sini

- Editor

Selasa, 15 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum baru yang tujuan di lahirkannya yaitu untuk mengatasi krisis pendidikan di Indonesia yang sudah membelenggu terakhir ini. Kualitas pendidikan di Indonesia yang masih memperihatinkan.

Dilansir dari Kompasiana.com Kualitas pendidikan di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Hal ini dibuktikan dengan data Unesco (2000), tentang peringkat Indeks Pengembangan Manusia (Human Development Index), yaitu komposisi dari peringkat pencapaian pendidikan, kesehatan, dan penghasilan per-kepala. Data tersebut menunjukkan bahwa indeks pengembangan manusia Indonesia makin menurun. Di antara 174 negara di dunia, Indonesia menempati urutan ke-102 (1996), ke-99 (1997), ke-105 (1998), dan ke-109 (1999). Menurut survei Political and Economic Risk Consultant (PERC), kualitas pendidikan di Indonesia berada di urutan ke-12 dari 12 negara di Asia. Data yang dilaporkan oleh The World Economic Forum Swedia (2000), Indonesia memiliki daya saing yang rendah, yaitu hanya urutan ke-37 dari 57 negara yang disurvei di dunia. Dari data tersebut, dapat dikatakan bahwa tingkat pendidikan di Indonesia masih terancam.

Selain itu, studi juga menunjukkan adanya kesenjangan pebelajaran antar wilayah dan kelompok sosial- ekonomi di Indonesia. Isu kesenjangan ini menambah daftar panjang masalah- masalah pendidikan di Indonesia yang harus di tanggulangi dengan serius.

Kesenjangan ini kemudian di perparah dengan adanya pandemi Covid-19 yang menimbulkan learning loss. Hal ini akan berkaitan serta dengan kualitas pendidikan di Indonesia yang terhubung secara langsung dengan cetakan lulusan- lulusan di berbagai sekolah di Indonesia.

Harapannya dengan Kurikulum Merdeka ini dapat memberikan angin segar bagi dunia pendidikan di Indonesia dan pemerataan pendidikan di Indonesia. Kurikulum Merdeka di gadang- gadang menjadi kurikulum impian karena dapat memerdekakan bagi dari sisi seorang guru, siswa bahkan sekolah.

Bagaimana mewujudkan merdeka belajar dan merdeka mengajar yang sesuai dengan kurikulum merdeka?

e-Guru.id menyelenggarakan Seminar Nasional 100% GRATIS, dengan mengangkat tema Seminar Nasional Menyongsong Kurikulum Merdeka Wujudkan Merdeka Belajar yang akan di laksanakan pada hari Rabu, Tanggal 16 Februari 2022 Pukul 19.00 WIB sampai selesai.

Yang akan mendatangkan langsung Narasumber Spesial yaitu Ibu Desi Ariyanti, M.Pd sebagai Instruktur e-Guru.id yang sudah cakap untuk membahas mengenai topik yang berkaitan dengan kurikulum merdeka.

Bagaimana cara mendaftarnya?

Syarat Daftar:
1. Gabung Channel telegram https://t.me/Guru_BelajarID
2. Share ke 3 Grup Pendidik yang lain (Grup WhatsApp, Grup Telegram, maupun Grup Facebook)
3. Kemudian mengisi link pendaftaran: https://bit.ly/Semnas-Kurikulum-Merdeka

Tunggu Apalagi Yuk Segera Mendaftar Sebelum di Tutup !

Apabila Bapak dan Ibu mendaftar Seminar Nasional Menyongsong Kurikulum Merdeka Wujudkan Merdeka Belajar , akan mendapatkan berbagai keuntungan. Apa saja keuntungannya? Berikut ini beberapa keutungan yang akan di peroleh oleh Bapak dan Ibu :

  1. Sertifikat Tanpa Nama (4 JP)
  2. Live On YouTube
  3. Seminar Kit (Undangan, Materi, Rekap daftar hadir)
  4. Materi eksklusif

Setelah melakukan Bapak dan Ibu bisa mengunduh Undangannya pada LINK INI atau,pada link berikut ini:

DOWNLOAD UNDANGAN SEMNAS

DOWNLOAD UNDANGAN SEMNAS

DOWNLOAD UNDANGAN SEMNAS

Ingin dibantu mendaftar? Silahkan hubungi http://Wa.me/62895390661600 (Admin Nurha)

KABAR GEMBIRA !!!!

e-Guru.id menyelenggarakan Pelatihan Khusus Bersertifikat 90JP Dengan Judul Desain Implementasi Kurikulum Merdeka Strategi Sukses Merdeka Belajar, yang akan membahas secara tuntas Desain Implementasi Kurikulum Merdeka dengan 10 kali pertemua yang terdiri dari Teori dan praktik

 DAFTAR SEKARANG

DAFTAR SEKARANG

DAFTAR SEKARANG

dibantu mendaftar ? Silahkan bisa menghubungi: 087719662338 (Rahma)

Berita Terkait

Khusus Guru Informasi baik Sertifikasi Maupun Non Sertifikasi, Jangan Lewatkan Agenda Penting Ini Tanggal 16 April
Semua Guru Tanpa Terkecuali Wajib Bersiap pada 21 Maret 2024, Ada Agenda Kemdikbud!
Wajib Dicatat, Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi Diberikan Kesempatan Hanya Sampai Tanggal 18 Maret 
Mewujudkan Akselerasi Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah: Bergabunglah dengan e-Guru.id Diklat Nasional!
Untuk Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi Ikuti Diklat Bersertifikat 38 JP Peningkatan Digital Skill untuk Guru Mapel Informatika 
Info Penting Khusus untuk Guru IPA semua Jenjang! Diklat Khusus Mapel IPA Bersertifikat 38 JP
Cara Membuat Video Pembelajaran Animasi Menggunakan PowerPoint
Langkah-langkah yang Dilakukan untuk Mengembangkan Bahan Ajar Bagi Guru
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 17:50 WIB

Khusus Guru Informasi baik Sertifikasi Maupun Non Sertifikasi, Jangan Lewatkan Agenda Penting Ini Tanggal 16 April

Sabtu, 16 Maret 2024 - 12:21 WIB

Semua Guru Tanpa Terkecuali Wajib Bersiap pada 21 Maret 2024, Ada Agenda Kemdikbud!

Jumat, 15 Maret 2024 - 10:41 WIB

Wajib Dicatat, Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi Diberikan Kesempatan Hanya Sampai Tanggal 18 Maret 

Sabtu, 3 Februari 2024 - 11:36 WIB

Mewujudkan Akselerasi Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah: Bergabunglah dengan e-Guru.id Diklat Nasional!

Selasa, 23 Januari 2024 - 20:13 WIB

Untuk Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi Ikuti Diklat Bersertifikat 38 JP Peningkatan Digital Skill untuk Guru Mapel Informatika 

Selasa, 23 Januari 2024 - 19:54 WIB

Info Penting Khusus untuk Guru IPA semua Jenjang! Diklat Khusus Mapel IPA Bersertifikat 38 JP

Senin, 22 Januari 2024 - 12:04 WIB

Cara Membuat Video Pembelajaran Animasi Menggunakan PowerPoint

Senin, 22 Januari 2024 - 11:37 WIB

Langkah-langkah yang Dilakukan untuk Mengembangkan Bahan Ajar Bagi Guru

Berita Terbaru

PPG Angkatan 1 Kemenag Resmi Dibuka pada 15 Mei 2023, Kuota untuk 6.300 Guru Madrasah

News

Study Tour Disebut Jadi Ladang Bisnis Sekolah

Jumat, 17 Mei 2024 - 22:30 WIB