Mengenal RPP Berdiferensiasi

- Editor

Jumat, 11 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RPP Berdiferensiasi – Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) berdiferensiasi disusun dengan mengacu berdasarkan proses pemetaan profil maupun karakter belajar siswa di sekolah. Konsep RPP berdiferensiasi ini memiliki perbedaan dengan RPP yang ada pada Kurikulum 2013.

Perbedaan RPP berdiferensiasi itu terlihat pada tiga komponen utama yang ada pada proses pembelajaran berdiferensiasi yang meliputi: konten, proses pembelajaran serta produk pembelajaran.

Sehingga jika diartikan, pembelajaran berdiferensiasi lebih mengarah pada proses pembelajaran yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik yang dilakukan dengan mengacu pada kemampuan dan kesiapan belajar siswa, minat belajar.

Hal Penting dalam Penyusunan RPP Berdiferensiasi

Dalam penyusunan RPP ini, guru harus memperhatikan sejumlah hal penting yang tidak bisa dilepaskan dari penyusunan RPP tersebut, yang meliputi: pemetaan profil belajar tiap siswa, melakukan analisa terhadap silabus serta melakukan kajian kompetensi inti dan kompetensi dasar.

Selanjutnya, menentukan materi utama pelajaran, menentukan jenis pembelajaran diferensiasi yang akan disusun melalui RPP, memilih sumber pembelajaran, memilih model dan jenis penilaian. Setiap komponen ini saling terintegrasi antara satu dengan yang lainnya dalam proses penyusunan RPP berdiferensiasi.

Seorang pendidik yang profesional harus menguasai dan memiliki strategi pembelajaran berdiferensiasi agar pelaksanaan proses pembelajarannya berjalan optimal dan sukses.

Pemahaman tentang strategi pembelajaran berdifirensiasi ini menjadi cara paling efektif dalam proses penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi.

Seperti diketahui pembelajaran berdiferensiasi lebih menitikberatkan proses pembelajaran yang lebih memihak kepada peserta didiknya.

Dalam pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi ini, terdapat tiga tahapan utama yang terdiri atas: diferensiasi konten atau apa yang hendak diajarkan guru kepada muridnya; diferensiasi proses lebih mengarah pada bagaimana peserta didik bisa memaknai dan memahami materi yang disampaikan maupun yang ia pelajari; serta diferensiasi produk diartikan sebagai capaian yang diharapkan dari peserta didik setelah guru selesai menyampaikan pembelajaran.

Ciri Utama Pembelajaran Berdiferensiasi

Sebagai pembelajaran yang berbasis kebutuhan peserta, pembelajaran berdiferensiasi memiliki ciri utama seperti berikut ini:

  • Guru akan diajak untuk menciptakan lingkungan dan suasana belajar yang menarik minat minat peserta didik dalam rangka pencapaian tujuan belajar sekaligus memberikan pemahaman kepada peserta didik bahwa mereka akan selalu didampingi dalam menjalankan prosesnya.
  • Pembelajaran berdiferensiasi adalah bahan utama penyusunan RPP berdiferensiasi sehingga harus memiliki tujuan pembelajaran secara jelas baik guru maupun peserta didiknya.
  • Memiliki proses penilaian yang berkelanjutan sebagai upaya guru menjadikan hasil dari proses penilaian untuk menilai mana peserta didik yang sudah memahami maupun sebaliknya.
  • Respon kebutuhan belajar atau proses penyesuaian pembelajaran antara peserta didik satu dengan yang lainnya yang dilihat berdasarkan sumber, cara maupun metode penilaian pembelajaran yang berbeda pula. 
  • Pembelajaran berdiferensiasi juga memiliki manajemen kelas yang sangat efisien dan efektif, karena guru bisa dengan mudah dan leluasa membangun prosedur, rutinitas serta metode pembelajaran yang memungkinkan hadirnya fleksibilitas dalam pembelajaran namun tetap memiliki struktur pembelajaran yang jelas dan rinci. 

Nah, demikian penjelasan singkat tentang RPP berdiferensiasi

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link INI atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

Berita Terkait

Tunjangan Guru Wajib Dikembalikan Jika Masalah Ini Terjadi
Data Dapodik Jadi Tanggung Jawab Guru Sendiri, Bukan Urusan Operator Sekolah
Diganti Tunjangan Lain, Bantuan untuk Guru Honorer Ini Akan Dihentikan
Mendikbud Sampaikan Ada Yang Baru Lagi dalam Kurikulum Merdeka, Guru Wajib Siap Mulai Tahun Ajaran Baru!
Siapa Cepat Dia Dapat! Begini Sistem Percepatan PPG Daljab 2024 untuk Mendapatkan Sertifikat Pendidik
Siap-Siap! Insentif Guru Non-ASN Akan Cair Mulai Bulan Juli 2024
Bocoran MenPAN RB, 2 Kategori Guru Honorer Otomatis Diangkat PPPK Tahun 2024
Kabar Gembira, Secara Resmi Presiden Tetapkan Guru Sertifikasi Dapat Tambahan 2 Bulan TPG
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 11:19 WIB

Tunjangan Guru Wajib Dikembalikan Jika Masalah Ini Terjadi

Rabu, 22 Mei 2024 - 10:33 WIB

Data Dapodik Jadi Tanggung Jawab Guru Sendiri, Bukan Urusan Operator Sekolah

Rabu, 22 Mei 2024 - 09:59 WIB

Diganti Tunjangan Lain, Bantuan untuk Guru Honorer Ini Akan Dihentikan

Selasa, 21 Mei 2024 - 20:35 WIB

Mendikbud Sampaikan Ada Yang Baru Lagi dalam Kurikulum Merdeka, Guru Wajib Siap Mulai Tahun Ajaran Baru!

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:46 WIB

Siapa Cepat Dia Dapat! Begini Sistem Percepatan PPG Daljab 2024 untuk Mendapatkan Sertifikat Pendidik

Senin, 20 Mei 2024 - 10:28 WIB

Bocoran MenPAN RB, 2 Kategori Guru Honorer Otomatis Diangkat PPPK Tahun 2024

Senin, 20 Mei 2024 - 09:21 WIB

Kabar Gembira, Secara Resmi Presiden Tetapkan Guru Sertifikasi Dapat Tambahan 2 Bulan TPG

Senin, 20 Mei 2024 - 06:09 WIB

Guru Penggerak Pati Langsungkan Talkshow Pendidikan Berkelanjutan Serta Pengabdian ke Sekolah Pinggiran

Berita Terbaru