Home / News

Jumat, 19 November 2021 - 01:07 WIB

Mengenal Lebih dalam Apa Itu Penilaian Autentik

Sebelum mendalami penilaian autentik tentu saja guru sudah tidak asing lagi dengan penilaian formatif dan penilaian sumatif.

Penilaian formatif merupakan penilaian yang dilaksanakan guna mengetahui hasil belajar peserta didik setelah menyelesaikan suatu materi pokok dalam bidang studi tertentu yang bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran yang dilaksanakan dan untuk dapat memperbaiki proses pembelajaran.

Sedangkan, penilaian sumatif merupakan penilaian yang dilakukan setelah menyelesaikan pembelajaran dalam satu semester atau di akhir semester. Yang tujuannya untuk mengetahui hasil belajar siswa atau nilai yang diperoleh siswa setelah mengikuti pembelajaran selama satu semester atau akhir tahun.

Lalu bagaimana dengan penilaian autentik? Apa maksudnya penilaian autentik tersebut?

Pengertian Penilaian Autentik

Penilaian autentik juga disebuat dengan authentic assesment. Istilah Assesment memiliki makna penilaian, evaluasi, dan pengukuran. Dan untuk istilah autentik memiliki makna asli, valid atau nyata.  Menurut Wikipedia penilaian autentik yaitu istilah yang diciptakan guna mengidentifikasikan dari bermacam –macam metode penilaian alternatif yang membuat siswa mampu mendemonstrasikan keterampilannya serta kemampuannya dalam menyelesaikan tugas- tugas yang ada dan menyelesaikan masalah.

Penilaian autentik  (Authentic Assesment) merupakan evaluasi yang bermakna secara signifikan dari hasil belajar peserta didik yaitu pertama, penilaian sikap (afektif) yaitu penilaian dengan cara observasi atau pengamatan kepada siswa baik dari observasi guru sendiri maupun penilaian dari antar siswa. Kedua, penilaian pengetahuan (kognitif) yaitu penilaian yang dilakukan dengan cara tes tertulis maupun tes lainnya untuk mengukur kemampuan pengetahuan siswa. Dan ketiga, penilaian keterampilan yaitu penilaian yang diukur melalui hasil proyek atau portofolio siswa.

Baca Juga:  Kisah Sukses Para Guru Berbisnis di Era Digital

Teknik Penilaian Autentik

Untuk dapat menerapkan penilaian autentik perlu juga dalam proses pembelajarannya menggunakan model belajar autentik, yang memiliki karakter pembelajaran dengan tugas meliputi pemecahan masalah yang di sesuaikan dengan kehidupan keseharian siswa.

Teknik yang di pakai dalam penilaian autentik yaitu sebagai berikut :

  1. Pengujian meliputi penilaian pengetahuan, keterampilan dan sikap secara menyeluruh yang dihasilkan dalam pendidikan jangka panjang
  2. Asesment yang diberikan kepada siswa dilakukan secara luas
  3. Penilaian antar siswa dalam rangka penilaian afektif atau penilaian sikap, tidak hanya siswa, guru juga perlu memberikan penilaian yang subjektif kepada siswa.

Jenis Penilaian Autentik

Pertama, penilaian aspek pengetahuan (Kognitif), teknik penilaian bisa menggunakan tes tertulis yang terdiri dari pilihan ganda (Multiple choice) dan uraian (essay) dan tes lisan dengan bentuk instrumen berupa daftar pertanyaan.

Kedua, penilaian keterampilan (Psikomotor), dengan teknik penilaian tes kinerja dengan bentuk intrumen kinerja terbatas dan kinerja bebas dengan hasil seperti portofolio siswa maupun hasil projek.

Ketiga, Penilaian sikap (afektif), dengan teknik penialaian non tes melalui observasi  yang dilakukan guru saat setiap proses belajar mengajar, dan jurnal atau buku catatan sikap setiap siswa.

Baca Juga:  Segera! 100 % Gratis Pelatihan 32 JP : MERDEKA MENGAJAR DENGAN AKUN BELAJAR.id

Kelebihan dan Kekuarangan Penilaian Autentik

Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan dalam penerapan penialaian autentik, yaitu :

Kelebihan

  • Dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam presentasi secara lisan maupun tulisan
  • Penilaian dapat dilakukan seketika, saat aktivitas pembelajaran berjalan
  • Dapat merefleksikan keterampilan yang diperoleh disekolah dengan kehidupan sehari – hari siswa
  • Mampu meningkatkan daya kreativitas baik siswa maupun guru

Kekurangan

  • Kurang praktis apabila diterapkan dalam kelas skala yang besar
  • Tidak ada standar baku yang bisa dijadikan acuan bagi guru dalam menetapkan penilaian nya, guru perlu kreativitas untuk menyusun nya,
  • Kemungkinan penilaian kurang subjektif bisa terjadi dalam penilaian autentik, baik pada aspek psikomotor maupun afektif.

Dari jabaran diatas penilaian autentik baik diterapkan karena bisa mendalam dalam melakukan evaluasi dan secara holistik.

 

Ikuti Diklat “Membuat Penilaian Online dan Analisis Butir Soal melalui Socrative” yang diselenggarakan oleh e-Guru.id melalui link berikut ini:


DAFTAR DIKLAT

Diklat di atas dapat diikuti secara gratis bagi member e-Guru.id. Jadilah anggota member e-Guru.id untuk mendapatkan Diklat dan Seminar Nasional Gratis setiap bulannya: 

DAFTAR MEMBER

Info lebih lanjut: 
Telegram: CS_eguruid
WhatsApp: 081575345555

Penulis : Rahma Ta’nisa

Share :

Baca Juga

News

Urgensi Pemanfaatan Website dalam Pembelajaran Era Digital!

News

Penting! Lakukan Ini Setelah Lulus Seleksi Administrasi PPG Dalam Jabatan Agar Tidak Salah Langkah

News

Memanfaatkan Media Belajar.id dalam Pembelajaran Matematika
https://bit.ly/DaftarDiklat64JP_AsesmenDiagnostik

News

[TIPS] Membuat Publikasi Karya Tulis Ilmiah Guru
https://naikpangkat.com/materi-pertemuan-ketiga-pelatihan-penilaian-interaktif-dan-koreksi-jawaban-ujian-secara-mudah-gratis-32jp--scanning-jawaban-ujian-tatap-muka-dengan-zipgrade/(buka di tab baru)

News

Pembelajaran Era Digital Melalui Video
Guru modern

News

Cara Menyusun Program Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kelas

News

Jadikan Kegiatan Belajar Anak Lebih Menarik dengan Bermain Teka-Teki Mengunakan Puzzlemaker!

News

SKP 2021/2022: Penilaian, Teknis Penyusunan hingga Periodisasi