Home / News

Senin, 30 Mei 2022 - 12:40 WIB

Kiat Penyusunan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Penyusunan Projek – Tahun 2022 merupakan tahun untuk mewujudkan salah satu dari sekian grand-mapping dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tuk bergerak bersama terapkan konsep Kurikulum Merdeka.

Konsep ini memang tidak ingin dipaksakan pada keseluruhan satuan pendidikan secara nasional. Sebab jika fenomenanya demikian, maka hanya akan melahirkan pelajar karbitan sebab bisa jadi satuan pendidikan tersebut masih belum memahami konsep merdeka belajar.

Salah satu perkembangan dalam Kurikulum Merdeka yakni dengan adanya program penguatan Profil Pelajar Pancasila. Tentu program tersebut membutuhkan strategi maupun kiat yang matang agar bisa diterapkan.

Perlu diketahui, hadirnya projek penguatan Profil Pelajar Pancasila tentu akan memberi kesempatan yang luas bagi peserta didik agar dapat merasakan fenomena “mengalami pengetahuan” yang merupakan wujud penguatan karakter peserta didik agar bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari – hari.

Baca Juga:  Pedoman Strategi Pembelajaran Era Kurikulum Merdeka

Pada pelaksanaannya, peserta didik dapat melakukan beberapa projek kegiatan yang bertemakan isu – isu penting seperti budaya, perubahan iklim, wirausaha, kesehatan mental, kehidupan berdemokrasi, teknologi maupun isu yang sedang menjadi fokus untuk segera diperbaiki.

Tentu saja, projek ini akan disesuaikan dengan kriteria dan jenjang satuan pendidikan yang menerapkan. Dengan adanya projek tersebut, besar harapannya bahwa peserta didik dapat ikut berkontribusi bagi lingkungan sekitar tempatnya tinggal.

Prinsip Projek Penguatan Pelajar Pancasila

Sebagai pendidik, anda wajib memahami bahwa hadirnya projek penguatan Profil Pancasila merupakan suatu sarana disiplin ilmu agar peserta didik mendapatkan ruang untuk belajar mengamati serta memikirkan suatu solusi bagi lingkungan sekitarnya.

Baca Juga:  Fungsi Strategi Pembelajaran Berkualitas Di Era Kurikulum Merdeka

Adapun pendekatan yang dilakukan yakni dengan penerapan Project-Based Learning di mana suatu pendekatan ini berbeda dengan adanya pembelajaran projek di suatu aspek intrakulikuler dalam kelas. Projek ini nantinya akan memberikan suasana dan fenomena pembelajaran yang tidak formal dan struktur pembelajaran yang fleksibel.

Selain itu, mereka juga akan melaksanakan projek tersebut berdasar periode waktu yang sudah ditetapkan agar bisa menghasilkan suatu aksi atau produk pemecahan masalah sesuai tema masing – masing. Salah satu prinsip yang perlu dipahami dalam penyusunan projek yakni:

Halaman Selanjutnya

Prinsip Holistik…

Share :

Baca Juga

News

16 Pilihan Diklat Online untuk Guru di Bulan Januari 2022
https://naikpangkat.com/daftar-segera-seminar-gratis-persiapan-guru-dalam-pengimplementasian-kurikulum-merdeka-di-sekolah/

News

Ditjen GTK Kemendikbudristek Konfirmasi Guru Prioritas pada Seleksi PPPK 2022
https://naikpangkat.com/gratis-pendaftaran-tinggal-hari-ini-seminar-nasional-kurikulum-merdeka-bersertifikat-4jp/

News

JANGAN SAMPAI KETINGGALAN! Pelatihan Bersertifikat 64 JP Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka

News

Terbaru! 8 Kebijakan Pemerintah dalam Penyelesaian Tenaga Honorer jelang Penghapusan Honorer Tahun 2023

News

Guru Wajib Tahu! Berikut Struktur Kurikulum PPG Dalam Jabatan Tahun 2022!

News

Tips Menghukum Anak Bandel di Sekolah Supaya Lebih Baik

News

Prosedur Pelaksanaan Model Pembelajaran Problem Solving
modul pembalajaran

News

Membuat Modul Pembelajaran untuk Kenaikan Pangkat Guru