Cara Merancang Lembar Kerja Siswa dengan Merumuskan Pertanyaan Tingkat Tinggi

- Editor

Selasa, 30 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertanyaan Tingkat Tinggi – Terdapat banyak kegiatan dalam proses pembelajaran, yang tidak luput dari kegiatan mengajukan pertanyaan. Karena proses pembelajaran adalah proses di mana tidak tahu menjadi tahu, sehingga dengan pertanyaan-pertanyaan akan menghasilkan pengetahuan baru yang bisa diserap sebagai ilmu pengetahuan. Sehingga seringkali guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan.

Apa tujuan guru untuk mengajukan pertanyaan kepada peserta didik?

1. Untuk mengetahui apakah peserta didik telah mampu menghafal informasi
2. Untuk mendorong kemampuan berfikir dari peserta didik agar mampu berfikir lebih kompleks serta mampu berimajinasi dengan berbagai kemungkinan dari setiap jawaban
3. Untuk merangsang dan mengasah kemampuan berfikir dari peserta didik agar bekerja lebih maksimal, mampu berfikir kritis dan mendalam, mampu melakukan analogi terhadap sesuatu, juga mampu mengkaitkan serta mengkreasikan sesuatu.

Apa yang bisa didapatkan dengan pemberian pertanyaan tingkat tinggi kepada peserta didik?

Dengan memberikan Pertanyaan tingkat tinggi, akan memberikan banyak kelebihan, meliputi:
– Dapat membuat peserta didik lebih berani untuk mengungkapkan pendapatnya
– Dapat mendorong peserta didik untuk membangun gagasannya sendiri
– Dapat membuat peserta didik lebih percaya diri untuk menyampaikan apa yang ada dipikirannya
– Dapat membuat suasana kelas lebih aktif

Namun, kenyataannya masih terdapat beberapa guru yang memberikan pertanyaan dengan 1 jawaban benar, sehingga hanya ada 1 siswa yang telah yakin atas jawabannya, sedangkan yang lain akan cenderung takut salah atas jawabannya, hal ini menyebabkan penurunan rasa percaya diri dalam diri peserta didik.

Hal tersebut diupayakan dapat diatasi dengan memberikan pertanyaan tingkat tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berfikir peserta didik agar mampu melakukan kegiatan yang meliputi menganalisis, melakukan sintesis, juga melakukan evaluasi yang diharapkan agar peserta didik dapat mencapai kemampuan higher order thinking skill.

Setiap 3 tahun sekali, pemerintah Indonesia mengikuti kegiatan Programme For International Student Assessment (PISA) yang merupakan kegiatan penilaian internasional terhadap kemampuan dan keterampilan peserta didik dengan usia sekitar 15 tahun, serta melakukan study literature guna meneliti kemampuan siswa di jenjang kelas 9 SMP – Kelas 10 SMA pada kemampuan matematika, membaca, serta sains yang dilakukan secara berkala. Dengan demikian, cara untuk meningkatkan literasi peserta didik adalah dengan mengajukan pertanyaan tingkat tinggi.

Bagaimana cara merumuskan pertanyaan tingkat tinggi?

Berikut beberapa langkah yang dilakukan untuk merumuskan pertanyaan tingkat tinggi:
1. Menyesuaikan pertanyaan yang akan dirancang dengan mempelajari tujuan pembelajaran yang akan dicapai,
2. Tentukanlah tingkatan taksonomi bloom yang akan digunakan dalam proses pembelajaran (pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis, serta evaluasi)
3. Sesuaikan pertanyaan dengan tingkat taksonomi bloom yang telah dipilih
4. Tuliskan pertanyaan kemudian melakukan review terhadap pertanyaan yang telah dibuat untuk memastikan kembali terkait kesesuaian dari pertanyaan yang telah dibuat.


Dapat diketahui bahwa pertanyaan tingkat tinggi tidak melulu harus pertanyan yang sulit, melainkan terkait pertanyaan yang dapat merangsang peserta didik untuk melakukan kegiatan berfikir tingkat tinggi atau yang dikenal dengan istilah higher order thinking skill. Dengan demikian, guru diharapkan mampu menyusun lembar kerja peserta didik dengan merumuskan berbagai pertanyaan tingkat tinggi.

Jadilah bagian dari anggota e-Guru.id dan tingkatkan kompetensi Anda sebagai pendidik. Caranya, klik pada link INI atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

Penulis: Lidiyah Ayu Ningrum

Berita Terkait

Waspada! 5 Kategori Guru Honorer Tidak Bisa Diangkat PPPK 2024, Baik PPPK Full Time Maupun Part Time
MenPANRB: Guru PPPK dan PNS Pindah ke IKN Secara Bertahap
Menjelang Pembukaan Pendaftaran, Ketahui Perbedaan PPPK Guru Full Time dan Part Time di Tahun 2024
Siap-Siap Pindah Tugas, Kemenag Serahkan 505 SK untuk Guru
Tunjangan Insentif Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi Tahun 2024 Telah Cair, Cek Sekarang!
KemenPANRB: Peraturan Baru Kenaikan Pangkat Guru PNS
2 Kategori Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi Penerima Tunjangan Uang Makan Tahun 2024
Kabar Gembira untuk Guru TK, SD, SMP, SMA Usia 50 Tahun Ke Atas, Dengan Adanya Kebijakan Baru
Berita ini 310 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:48 WIB

Waspada! 5 Kategori Guru Honorer Tidak Bisa Diangkat PPPK 2024, Baik PPPK Full Time Maupun Part Time

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:40 WIB

MenPANRB: Guru PPPK dan PNS Pindah ke IKN Secara Bertahap

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:11 WIB

Menjelang Pembukaan Pendaftaran, Ketahui Perbedaan PPPK Guru Full Time dan Part Time di Tahun 2024

Senin, 19 Februari 2024 - 11:20 WIB

Tunjangan Insentif Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi Tahun 2024 Telah Cair, Cek Sekarang!

Minggu, 18 Februari 2024 - 13:32 WIB

KemenPANRB: Peraturan Baru Kenaikan Pangkat Guru PNS

Minggu, 18 Februari 2024 - 11:42 WIB

2 Kategori Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi Penerima Tunjangan Uang Makan Tahun 2024

Sabtu, 17 Februari 2024 - 13:05 WIB

Kabar Gembira untuk Guru TK, SD, SMP, SMA Usia 50 Tahun Ke Atas, Dengan Adanya Kebijakan Baru

Sabtu, 17 Februari 2024 - 12:21 WIB

Ada 1 Syarat Tambahan Baru untuk Pencairan Tunjangan Profesi Guru, Guru Wajib Bersiap!

Berita Terbaru