Cara Mendapat Tunjangan bagi Guru Honorer dan Cara Memperoleh NUPTK

- Editor

Kamis, 17 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tunjangan bagi Guru Honorer – Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) adalah salah satu syarat dalam pemberian tunjangan yang diberikan kepada guru honorer sebagai bentuk penghargaan atas profesi mereka dalam kaitannya untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.

Pemberian tunjangan bagi guru honorer berlaku untuk guru yang memiliki status mulai dari guru tidak tetap, guru tetap yayasan atau guru honorer baik pusat maupun daerah serta guru yayasan yang ada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun Kementerian Agama.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, besaran tunjangan fungsional yang diberikan kepada guru honorer adalah senilai Rp. 300 ribu per bulan yang jangka waktu pencairannya hanya bisa dilakukan tiap enam bulan sekali selama masa waktu berjalan.

Ketentuan besaran tunjangan fungsional guru ini bersifat mengikat sampai dengan ada revisi baru terkait besaran nilai tunjangan fungsional guru honorer atau jangka waktu pencairan tunjangan fungsional ini.

Dalam hal penyaluran tunjangan fungsional ini, pemerintah lebih menitikberatkan penyaluran tunjangan fungsional yang telah aktif mengajar di sekolah baik negeri maupun swasta minimal 5 tahun dan telah memiliki waktu mengajar minimal selama 24 jam setiap minggunya.

Selain itu, pemberian tunjangan fungsional ini juga lebih diarahkan kepada guru yang kualifikasi pendidikannya sesuai dengan mata pelajaran yang ia ampu dengan dibuktikan melalui data yang ada di Dapodik maupun SK tugas baik dari kepala sekolah atau dari Dinas Pendidikan.

Untuk bisa memperoleh tunjangan fungsional ini, guru honorer harus mengusulkan diri baik melalui kepala sekolah maupun dinas pendidikan sesuai dengan domisili wilayah tugasnya. Selain itu, terdapat pula sejumlah persyaratan pengajuan tunjangan fungsional, seperti berikut ini:

  • Memiliki surat pengantar khusus yang berasal dari KUPT Pendidikan di tingkat kecamatan.
  • Melampirkan fotokopi atau legalisir SK tugas yang ditandatangani oleh kepala sekolah.
  • Melampirkan fotokopi atau legalisir NUPTK yang ditandatangani atau disahkan oleh kepala sekolah masing-masing.
  • Melampirkan SK pembagian tugas mengajar yang disahkan oleh UPT Pendidikan tingkat kecamatan.
  • Melampirkan NPWP serta fotokopi buku tabungan.

Cara Memperoleh NUPTK

Sedangkan bagi guru yang belum mengetahui cara memperoleh Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan sebagai salah satu syarat utama untuk memperoleh tunjangan bagi guru honorer, hal yang perlu dilakukan adalah dengan mengunjungi situs resmi Dapodik baik Dapodik PAUD Dikmas maupun Dapodikdasmen.

Sebelumnya, guru akan diminta untuk mengisi formulir biodata serta riwayat status mengajar hingga melakukan verifikasi sejumlah data pendidikan tertentu. Setelah itu, guru honorer akan memperoleh sebanyak 16 digit nomor unik atau yang dikenal dengan NUPTK.

Keberadaan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan ini berlaku selamanya, dan tidak akan mengalami perubahan, meskipun guru honorer tersebut pindah tempat mengajar ataupun mengalami kenaikan status sebagai pengajar.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link INI atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(shd/shd)

Berita Terkait

Ini Langkah Selanjutnya Setelah Menyelesaikan Pemutakhiran Data Calon Peserta PPG Daljab 2024
Kabar Gembira dari Bu Nunuk: Tidak Ada Prioritas PPPK 2024, Semua Guru Honorer Bisa Daftar PPPK 2024
Cara Menambahkan Riwayat Pendidikan Formal Secara Mandiri di PTK Datadik untuk Pemutakhiran Data
Pengumuman dari Kemendikbud, Guru dan Kepala Sekolah Sertifikasi dan Non Sertifikasi Wajib Bersiap Tanggal 14 Juni 2024
CATAT! Hal Mendesak, Lakukan Hal Ini Agar Tidak Gagal Ikut PPG Daljab 2024
Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025 untuk TK Sesuai Peraturan Kemendikbud Terbaru
Perlu Waspada! Guru Passing Grade P1 Berpotensi Tergeser oleh Guru Sekolah Negeri di Seleksi PPPK 2024
Kemendikbud Umumkan Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025
Berita ini 679 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 11:09 WIB

Ini Langkah Selanjutnya Setelah Menyelesaikan Pemutakhiran Data Calon Peserta PPG Daljab 2024

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:00 WIB

Kabar Gembira dari Bu Nunuk: Tidak Ada Prioritas PPPK 2024, Semua Guru Honorer Bisa Daftar PPPK 2024

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:09 WIB

Cara Menambahkan Riwayat Pendidikan Formal Secara Mandiri di PTK Datadik untuk Pemutakhiran Data

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:21 WIB

Pengumuman dari Kemendikbud, Guru dan Kepala Sekolah Sertifikasi dan Non Sertifikasi Wajib Bersiap Tanggal 14 Juni 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:35 WIB

Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025 untuk TK Sesuai Peraturan Kemendikbud Terbaru

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:58 WIB

Perlu Waspada! Guru Passing Grade P1 Berpotensi Tergeser oleh Guru Sekolah Negeri di Seleksi PPPK 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:30 WIB

Kemendikbud Umumkan Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:26 WIB

Cara Pemutakhiran Data Calon Peserta PPG Daljab 2024, Lengkap!

Berita Terbaru