3 Media Sosial yang Cocok untuk Media Pembelajaran Digital

- Editor

Senin, 26 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Media sosial memiliki fungsi utama untuk menjalin komunikasi secara online. Namun media sosial ini juga bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif di masa pandemi Covid-19, di mana ketika pembelajaran harus dilakukan secara daring atau melalui sistem jarak jauh. Setidaknya terdapat tiga media sosial yang bisa dimanfaatkan oleh guru untuk melaksanakan pembelajaran online, di antaranya adalah Facebook, Instagram, dan WhatsApp. 

Setiap media sosial yang telah disebutkan di atas memiliki keunggulan masing-masing sebagai media pembelajaran. Guru bisa menggunakan salah satunya atau menggabungkan di antara tiga media sosial tersebut. 

Facebook sebagai media sosial yang paling populer memiliki keunggulan dapat dijangkau oleh siapa saja. Siapa saat ini yang tidak mengenal Facebook? Mungkin hampir semua pelajar sudah mengenal media sosial yang identik dengan warna biru tersebut. Ketika Facebook ini digunakan sebagai media pembelajaran, akan membuka kemungkinan bahwa seluruh siswa dapat mengikuti pembelajaran yang diselenggarakan melalui Facebook tersebut. 

Facebook sendiri memiliki sejumlah fitur yang menarik untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Pasalnya, Facebook ini sebelum digunakan sebagai media sosial secara luas, merupakan alat komunikasi antara pelajar yang digunakan di Universitas Harvard. Artinya, Facebook sangat kental dengan dunia pendidikan. Jadi wajar apabila Facebook masih memiliki fitur-fitur yang cocok untuk pendidikan. 

Selain Facebook, masih terdapat sejumlah media sosial yang bisa digunakan untuk menggelar pembelajaran secara online. Berikut ini paparan lebih jelasnya. 

Facebook

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa Facebook merupakan salah satu media sosial yang cocok digunakan sebagai media pembelajaran. Melalui Facebook ini, guru bisa membuat kelas-kelas menggunakan fitur membuat grup atau page yang terdapat pada Facebook. Kemudian melalui kelompok belajar tersebut, guru bisa mendistribusikan materi pelajaran dalam berbagai format. 

Belajar melalui Facebook bisa membangkitkan motivasi belajar. Pasalnya, melalui Facebook tersebut para siswa dapat menjalin komunikasi secara intens antara siswa dengan guru maupun antara siswa dengan siswa. 

Instagram

Instagram juga bisa digunakan sebagai media pembelajaran oleh guru. 

Antara Facebook dan Instagram memiliki perbedaan yang mendasar. Instagram ini lebih menekankan pada gambar. Meskipun di Facebook juga bisa menampilan gambar, namun tidak semaksimal di Instagram. Pasalnya, Instagram ini memang didesain khusus untuk menyajikan postingan atau artikel dalam bentuk gambar. 

Ketika guru menggunakan Instagram sebagai media pembelajaran, guru bisa menampilkan materi dalam bentuk gambar, infografik, dan lain sebagainya. 

WhatsApp

Yang terakhir, WhatsApp juga bisa dioptimasi untuk pembelajaran jarak jauh. 

WhatsApp sendiri memiliki fitur utama sebagai media sosial chatting (obrolan). Jadi di WhatsApp ini sangat cocok untuk menjalin komunikasi secara langsung antara guru dan siswa. 

Bukan hanya itu saja, melalui WhatsApp ini, guru juga bisa mendistribusikan materi dalam berbagai format. Dan menariknya lagi, guru juga bisa membuat soal dengan auto respon melalui WhatsApp. Sehingga dengan fitur-fitur tersebut, pembelajaran melalui media sosial seperti WhatsApp ini akan lebih menyenangkan. 

Nah, itulah tiga media sosial yang bisa dimanfaatkan untuk menggelar pembelajaran online atau sebagai media pembelajaran. 

Ikuti BIMTEK “Media Pembelajaran Digital Berbasis Media Sosial” yang diselenggarakan oleh e-Guru.id melalui link pendaftaran berikut ini: DAFTAR PELATIHAN.

Dapatkan harga khusus yang lebih murah untuk member e-Guru.id. Silakan mendaftar sebagai member melalui link berikut ini: DAFTAR MEMBER

Info lebih lanjut silakan menghubungi nomor berikut ini: 081229968828

Berita Terkait

Kriteria Sekolah Swasta yang Bisa Menerima Redistribusi Guru ASN
Guru ASN Bisa Mengajar di Sekolah Swasta, Ini Kriterianya! Apakah Anda Termasuk?
Telah Terbit Permendikdasmen 1 Tahun 2025 tentang Redistribusi Guru ASN (PNS dan PPPK) Pada Satuan Pendidikan Masyarakat
Hanya Di Tanggal 21 Januari, Semua Guru TK, SD, SMP dan SMA/SMK Jangan Sampai Ketinggalan!
[Breaking News] Siaran Pers BKN Kriteria Pelamar Tambahan Seleksi PPPK Guru, Ada Kesempatan Ikut Seleksi PPPK Tahap II
Tahun 2025 Guru Sertifikasi Maupun Non Sertifikasi Akan Sejahtera dengan Program Prioritas Mendikdasmen
Guru Wajib Tahu, Poin Penting dalam PermenPANRB Nomor 21 Tahun 2024 tentang Jabatan Fungsional Guru
4 Tahapan Pengelolaan Kinerja Tahun 2025, Jangan Sampai Keliru!
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Januari 2025 - 18:16 WIB

Kriteria Sekolah Swasta yang Bisa Menerima Redistribusi Guru ASN

Senin, 20 Januari 2025 - 17:51 WIB

Guru ASN Bisa Mengajar di Sekolah Swasta, Ini Kriterianya! Apakah Anda Termasuk?

Senin, 20 Januari 2025 - 12:27 WIB

Telah Terbit Permendikdasmen 1 Tahun 2025 tentang Redistribusi Guru ASN (PNS dan PPPK) Pada Satuan Pendidikan Masyarakat

Senin, 20 Januari 2025 - 11:43 WIB

Hanya Di Tanggal 21 Januari, Semua Guru TK, SD, SMP dan SMA/SMK Jangan Sampai Ketinggalan!

Rabu, 15 Januari 2025 - 12:24 WIB

[Breaking News] Siaran Pers BKN Kriteria Pelamar Tambahan Seleksi PPPK Guru, Ada Kesempatan Ikut Seleksi PPPK Tahap II

Berita Terbaru

Advertorial

HHRMA Bali: Jembatan Karier di Industri Perhotelan

Selasa, 11 Feb 2025 - 09:45 WIB

Unduh Sertifikat Pendidikan 32 JP Gratis