Mengubah Karya Tulis Ilmiah Menjadi Buku Populer

- Editor

Sabtu, 25 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengubah karya tulis ilmiah untuk menjadi buku memang tidak mudah, karena perlu kajian khusus yang komprehensif terhadap hasil karya tulis ilmiah tersebut.

Karena, terdapat beberapa bagian dalam karya tulis ilmiah yang tidak bisa dituangkan ke dalam buku populer. Selain itu, anda juga harus mengulas secara detail tema atau materi bahasan yang akan dijadikan fokus dalam sebuah buku.

Secara khusus pun, format karya tulis ilmiah berbeda dengan struktur penyusunan buku agar sesuai dengan sistematika dalam standar penulisan sebuah buku sehingga mudah dibaca.

Meskipun demikian, bukan berarti anda tidak bisa melakukannya. Berikut cara mengubah karya tulis ilmiah menjadi buku populer;

Mengubah Judul Karya Tulis dengan Judul yang Menarik

Dalam sebuah buku, judul menjadi salah satu faktor penentu yang menarik minat pembaca. Standar penulisan judul buku, umumnya dibuat menarik, singkat dan bahkan sedikit provokatif. Tujuannya untuk menarik perhatian calon pembacanya.

Cara menentukan judul, bisa dengan menentukan topik bahasan terlebih dahulu setelah itu carilah kata yang paling ideal untuk menjadi judul buku atau disesuaikan dengan tema yang hendak dibahas di dalam buku. Agar terlihat lebih menarik, anda bisa juga menambahkan kata provokatif seperti; rahasia, tips atau yang lainnya.

Menyesuaikan Sistematika Buku

Karya tulis umumnya terdiri dari bab-bab yang berisi pendahuluan, latar belakang, rumusan masalah dan tujuan penelitian. Sesuaikan bab-bab ini dengan sistematika sebuah buku, bisa dengan menambahkan bahasan secara lebih spesifik sesuai dengan tema buku.

Demikian halnya pada bab lainnya dalam karya tulis bisa diubah dengan mengurangi atau menambah isi bahasan khususnya pada bab kajian pustaka, laporan penelitian, rumusan masalah hingga kesimpulan.

Sedangkan pada metode penelitian yang ada dalam karya tulis tidak perlu ditulis di dalam buku, namun tetap harus dijadikan sebagai acuan dalam menulis buku.

Menyesuaikan Bahasa Karya Tulis Menjadi Bahasa Buku

Bahasa yang digunakan dalam karya tulis umumnya cenderung kaku dan lebih bersifat laporan, oleh karena itu, anda perlu mengubah tata bahasanya menjadi lebih luwes, partisipatif dan ringan agar mudah dicerna oleh pembaca.

Periksa kembali setiap kata yang mengandung istilah khusus dalam karya tulis, seperti ‘peneliti’, ‘laporan’ dan lain sebagainya. Hal ini juga termasuk kata-kata yang bersifat ilmiah sebaiknya diubah menjadi kata-kata yang populer.

Mengubah Data Menjadi Info Grafis

Dalam karya tulis, seringkali terdapat uraian data spesifik misalnya seperti nama responden, umur hingga profesi yang cenderung monoton. Data-data seperti ini, agar lebih menarik sebaiknya diubah menjadi tampilan info grafis atau tabel-tabel yang menarik dan interaktif sehingga tidak membuat bosan pembaca.

Susun Isi Buku

Tahap selanjutnya yang menjadi akhir dari pembuatan buku adalah menyusun isi buku secara detail, mulai dari judul, kata pengantar, daftar isi, bab, daftar pustaka, profil penulis hingga sinopsis. Penyusunan buku secara terstruktur ini juga penting saat pengajuan ISBN (International Standard Book Number) yang merupakan kode unik identifikasi buku yang berisi tentang informasi buku tersebut seperti judul maupun penerbitnya.

Itulah tadi beberapa cara teknis mengubah hasil karya ilmiah menjadi buku populer yang bisa diterapkan baik sebagai bahan ajar ataupun sebagai buku umum.

Ikuti Diklat “Mengubah Karya Tulis Ilmiah Menjadi Buku Populer” melalui link berikut ini:


DAFTAR DIKLAT

Diklat ini dapat diikuti secara gratis bagi member e-Guru.id. Jadilah anggota member e-Guru.id untuk mendapatkan Diklat dan Seminar Nasional Gratis setiap bulannya: 

DAFTAR MEMBER

Info lebih lanjut: 

Telegram: t.me/CS_eguruid
WhatsApp: 081575345555

Berita Terkait

Terbaru! Secara Resmi Menteri Keuangan Bagikan Info THR dan Gaji Ke-13 untuk Guru Tahun 2024
Respon Pengurus Besar PGRI Tentang e- Kinerja Guru di PMM : Guru Merasa Terbebani!
Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024
Perhatian untuk Guru! Kemenag Keluarkan Pengumuman Penting Pelaksanaan UAMBN dan UN 2024
2 Kabar Gembira Terealisasi Bulan Maret untuk Guru Sertifikasi maupun Non Sertifikasi Tentang Tunjangan hingga Gaji Guru
Pertama Kali Terjadi, Cek Info GTK Ada Kabar Bahagia Untuk Guru Sertifikasi
Waspada! 5 Kategori Guru Honorer Tidak Bisa Diangkat PPPK 2024, Baik PPPK Full Time Maupun Part Time
MenPANRB: Guru PPPK dan PNS Pindah ke IKN Secara Bertahap
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:23 WIB

Terbaru! Secara Resmi Menteri Keuangan Bagikan Info THR dan Gaji Ke-13 untuk Guru Tahun 2024

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:59 WIB

Respon Pengurus Besar PGRI Tentang e- Kinerja Guru di PMM : Guru Merasa Terbebani!

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:25 WIB

Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:08 WIB

Perhatian untuk Guru! Kemenag Keluarkan Pengumuman Penting Pelaksanaan UAMBN dan UN 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:18 WIB

2 Kabar Gembira Terealisasi Bulan Maret untuk Guru Sertifikasi maupun Non Sertifikasi Tentang Tunjangan hingga Gaji Guru

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:48 WIB

Waspada! 5 Kategori Guru Honorer Tidak Bisa Diangkat PPPK 2024, Baik PPPK Full Time Maupun Part Time

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:40 WIB

MenPANRB: Guru PPPK dan PNS Pindah ke IKN Secara Bertahap

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:11 WIB

Menjelang Pembukaan Pendaftaran, Ketahui Perbedaan PPPK Guru Full Time dan Part Time di Tahun 2024

Berita Terbaru

Edutainment

Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024

Kamis, 22 Feb 2024 - 10:25 WIB