Mengenal Model Pembelajaran Kooperatif secara Singkat

- Editor

Selasa, 16 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Perlu kita ketahui bahwa ada banyak sekali model pembelajaran yang bisa kita terapkan ketika mengajar, salah satunya adalah model pembelajaran kooperatif.  

Untuk urusan model pembelajaran mana yang efektif dan cocok diterapkan, tentu hanya guru pengampu kelas saja yang tahu. Karena guru tersebut yang tahu kondisi kelas, kondisi anak, dan lain sebagainya. Hal inilah yang membuat model pembelajaran antar kelas bisa saja berbeda-beda. 

Nah, apa itu model pembelajaran kooperatif

Model pembelajaran kooperatif ialah model pembelajaran yang sesuai fitrah manusia. Yakni, yang berstatus sebagai makhluk sosial, yang tidak bisa hidup tanpa dampingan dan bantuan dari orang lain. 

Model pembelajaran satu ini juga disebut dengan cooperative learning. Sebagai makhluk sosial, manusia mempunyai tanggung jawab, tujuan, pembagian tugas, hingga rasa empati dan simpati. 

Sehingga, model pembelajaran satu ini akan sangat memanfaatkan fakta atau kenyataan tersebut dalam proses pembelajarannya. Yang mana, akan dibentuklah kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari beberapa siswa. 

Kemudian, para siswa tersebut akan mulai berlatih dan membiasakan diri untuk berbagi banyak hal. Mulai dari berbagi pengetahuan, tugas, tanggungjawab, hingga pengalaman yang pernah dialaminya.  

Mereka juga akan berlatih untuk berkomunikasi dan bersosialisasi dengan orang lain. Karena bagaimanapun, kooperatif merupakan miniaturnya kehidupan nyata di masyarakat. 

Model pembelajaran satu ini juga akan membuat mereka menyadari akan kekurangan, serta kelebihan temannya yang lain, sehingga akan berusaha untuk saling melengkapi dalam banyak hal. Berbagi tugas misalnya.

Oleh karena itu, bisa kita simpulkan, bahwa model pembelajaran kooperatif adalah sebuah model pembelajaran yang dilakukan dengan membentuk para siswa ke kelompok-kelompok. Yang mana, Anda akan memberikan mereka tugas yang meski dikerjakan bersama-sama.  

Mulai dari menyelesaikannya atau mengkonstruksi konsep berdasarkan teori dan pengalaman. Akan lebih baik jika jumlah siswa dalam sebuah kelompok tidak begitu banyak. Cukup sekitar 3 sampai dengan 5 saja. Dan usahakan juga untuk membentuknya secara heterogen. Baik dari segi kemampuan, karakter, hingga gendernya. 

Hal inilah yang nantinya bisa membuat kelompok menjadi lebih kohesif (kompak – partisipatif), sesuai dengan tujuan pendidikan dan tujuan model pembelajaran ini. 

Selain itu, Anda juga meski melakukan kontrol dan memberikan fasilitas, serta meminta mereka mempertanggungjawabkan tugas kelompok tersebut. Untuk bentuk tugasnya bebas, bisa dalam bentuk presentasi atau laporan.

Model pembelajaran kooperatif ini akan membuat mereka mencoba dan memaksakan diri untuk berinteraksi dengan teman sekelompoknya. Dan banyak manfaat dari model pembelajaran satu ini, yang pasti akan memupuk jiwa sosial dan menguatkan kerja sama dalam tim. 

Apakah Anda sudah paham tentang model pembelajaran ketika mengajar? Ayo, temukan seminar atau diklat gratis yang dapat meningkatkan kompetensi guru dengan cara menjadi anggota e-Guru.id. Klik pada link INI atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

Berita Terkait

Kriteria Sekolah Swasta yang Bisa Menerima Redistribusi Guru ASN
Guru ASN Bisa Mengajar di Sekolah Swasta, Ini Kriterianya! Apakah Anda Termasuk?
Telah Terbit Permendikdasmen 1 Tahun 2025 tentang Redistribusi Guru ASN (PNS dan PPPK) Pada Satuan Pendidikan Masyarakat
Hanya Di Tanggal 21 Januari, Semua Guru TK, SD, SMP dan SMA/SMK Jangan Sampai Ketinggalan!
[Breaking News] Siaran Pers BKN Kriteria Pelamar Tambahan Seleksi PPPK Guru, Ada Kesempatan Ikut Seleksi PPPK Tahap II
Tahun 2025 Guru Sertifikasi Maupun Non Sertifikasi Akan Sejahtera dengan Program Prioritas Mendikdasmen
Guru Wajib Tahu, Poin Penting dalam PermenPANRB Nomor 21 Tahun 2024 tentang Jabatan Fungsional Guru
4 Tahapan Pengelolaan Kinerja Tahun 2025, Jangan Sampai Keliru!
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Januari 2025 - 18:16 WIB

Kriteria Sekolah Swasta yang Bisa Menerima Redistribusi Guru ASN

Senin, 20 Januari 2025 - 17:51 WIB

Guru ASN Bisa Mengajar di Sekolah Swasta, Ini Kriterianya! Apakah Anda Termasuk?

Senin, 20 Januari 2025 - 12:27 WIB

Telah Terbit Permendikdasmen 1 Tahun 2025 tentang Redistribusi Guru ASN (PNS dan PPPK) Pada Satuan Pendidikan Masyarakat

Senin, 20 Januari 2025 - 11:43 WIB

Hanya Di Tanggal 21 Januari, Semua Guru TK, SD, SMP dan SMA/SMK Jangan Sampai Ketinggalan!

Rabu, 15 Januari 2025 - 12:24 WIB

[Breaking News] Siaran Pers BKN Kriteria Pelamar Tambahan Seleksi PPPK Guru, Ada Kesempatan Ikut Seleksi PPPK Tahap II

Berita Terbaru

Advertorial

HHRMA Bali: Jembatan Karier di Industri Perhotelan

Selasa, 11 Feb 2025 - 09:45 WIB

Unduh Sertifikat Pendidikan 32 JP Gratis