Mengelola Pembelajaran Daring dengan Penerapan Project Based Learning

- Editor

Senin, 30 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penerapan Project Based Learning – Dalam proses belajar mengajar di masa pandemi, guru selalu berupaya untuk menciptakan lingkungan belajar yang dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan pemberian tugas berbasis proyek atau Project Based Learning.

Namun, apakah Anda tahu apa yang dimaksud dengan Project Based Learning ? apa tujuan dari penerapan model pembelajaran ini? Bagaimana prinsipnya? dan yang terpenting bagaimana pelaksanaan model pembelajaran ini di masa pandemi? Berikut adalah pemaparan yang terkait dengan berbagai pertanyaan tersebut.

Pengertian Project Based Learning

Apa yang terlintas di pikiran Anda jika mendengar istilah Project Based Learning ? Project Based Learning merupakan sebuah model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan mereka diberikan kesempatan untuk memperdalam pengetahuannya melalui kegiatan pemecahan masalah berbasis proyek sebagai media belajarnya dan untuk penyelesaian masalahnya harus melalui tahap-tahap tertentu.

Pada model pembelajaran ini, peserta didik dihadapkan dengan masalah yang ada di dunia nyata, kemudian mereka dapat berkolaborasi secara berkelompok untuk menyelesaikan masalah tersebut dan menghasilkan sebuah produk.

Model Pembelajaran Project Based Learning tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi lebih menekankan pada proses bagaimana peserta didik mampu memecahkan masalah.

Model pembelajaran ini akan membuat siswa mendapatkan pengalaman yang lebih baik karena mereka langsung berpartisipasi dalam pengerjaan proyek.

Dengan melakukan pembelajaran untuk menyelesaikan masalah, tentu hal ini lebih menantang daripada peserta didik harus duduk diam mendengarkan selama pembelajaran daring.

Tujuan Pembelajaran Project Based Learning

Setiap model pembelajaran pasti mempunyai tujuan yang ingin dicapai. Berikut adalah tujuan dari Project Based Learning:

  • Meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memecahkan masalah;
  • Memperoleh keterampilan baru untuk mengelola bahan atau alat untuk menyelesaikan proyek atau tugas;
  • Membuat peserta didik lebih aktif dalam memecahkan permasalahan proyek yang kompleks dengan menghasilkan produk nyata;
  • Meningkatkan kolaborasi peserta didik dalam kelompok.

Prinsip-Prinsip Pembelajaran Project Based Learning

Di era sekarang, pembelajaran tidak hanya menekankan pada pemahaman peserta didik terhadap materi yang disampaikan di kelas tetapi mereka juga dapat melakukan berbagai macam kegiatan untuk mendukung pengetahuan dan keterampilan mereka, salah satunya adalah penerapan Project Based Learning. Dalam pelaksanaannya, model pembelajaran Project Based Learning memiliki beberapa prinsip yang harus diperhatikan, diantaranya:

  1. Berawal dari Sebuah Masalah atau Pertanyaan

Pembelajaran berbasis proyek selalu bermula dari sebuah masalah atau pertanyaan. Tingkat kesulitan dalam pemecahan masalah harus disesuaikan dengan level peserta didik.

Dari permasalahan yang ditemukan, dapat dibuat tahap-pahap perencanaan proyek untuk menemukan solusi dari permasalahan tersebut.

  1. Otentik dan Relevan

Proyek yang dikerjakan oleh peserta didik harus mencakup pertanyaan-pertanyaan yang terjadi di dunia nyata dan relevan dengan pengalaman peserta didik. Dengan demikian, peserta didik dapat menghubungkan pengetahuan yang dimilikinya dengan proses penyelesaian masalah berbasis proyek.

  1. Kebebasan untuk Memilih

Dalam penyelesaian proyek, guru harus memberikan kebebasan berpikir dan memilih sehingga peserta didik dapat mengembangkan pola pikirnya untuk memecahkan masalah dan menghasilkan produk yang inovatif.

  1. Self- Reflection

Dalam pelaksanaan Project Based Learning, peserta didik diharapkan bisa merefleksikan pengalaman yang telah didapatnya selama pengerjaan proyek sehingga mereka mampu menyimpulkan pelajaran berharga apa yang bisa diambil selama proses pengerjaan Project Based Learning .

  1. Feedback

Project Based Learning mengajarkan pada peserta didik untuk dapat memberikan dan menerima masukan atas proyek yang sedang dikerjakan. Dengan demikian, mereka tidak hanya belajar dari guru tetapi juga saling belajar dengan teman sebaya.

  1. Presentasi

Di akhir proses pembelajaran berbasis proyek, setiap kelompok harus mempresentasikan suatu produk atau penemuan yang telah dihasilkan dihadapan guru dan teman-teman di kelas. Setiap kelompok harus mampu mempertanggungjawabkan hasil akhir produk yang telah dikerjakan.

Penerapan Pembelajaran Daring dengan Model Project Based Learning

Pandemi Covid-19 masih berlangsung hingga saat ini dan tidak ada yang mengetahui kapan berakhirnya. Sedangkan penerapan project based learning biasa dilakukan dengan berkelompok, tapi saat ini penggunaan model pembelajaran tersebut terhalang dengan adanya pandemi Covid-19.

Di masa-masa sekarang, guru harus mampu beradaptasi dan menyikapinya dengan melakukan pembelajaran antara guru, orang tua, dan peserta didik sebagai tim. Kemudian, langkah-langkah yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Guru memberikan penugasan proyek yang dapat dikerjakan dari rumah dan proyek tersebut tetap bisa dikerjakan dalam bentuk tim. Dalam hal ini, setiap anggota kelompok memiliki peran dan tugasnya sendiri-sendiri.
  2. Melibatkan orang tua peserta didik. Hal ini perlu dilakukan untuk meyakinkan orang tua peserta didik karena tidak semua orang tua dapat mendampingi anak-anaknya secara penuh. Guru dapat memberitahukan kepada orang tua bahwa guru akan tetap membantu proyek peserta didik dengan terus berkomunikasi tanpa memberikan beban yang berlebihan kepada mereka.
  3. Guru mampu menjelaskan manfaat pelaksanaan pembelajaran project based learning dari rumah. Guru mampu menunjukkan bahwa proyek merupakan peluang yang baik antara anak dan orang tua agar melakukan berbagai hal bersama-sama.
  4. Guru memberikan penjelasan mengenai cara mendukung anak-anak. Biarkan anak melatih diri dalam keterampilan presentasi serta mengajukan pertanyaan dan mendapatkan umpan balik dengan cara bekerja sama dengan siswa lainnya menggunakan aplikasi teleconference maupun bertanya dengan orang lain yang lebih mengerti.
  5. Pelaksanaan pembelajaran daring dengan model pembelajaran Project Based Learning dilakukan dengan memilih media yang tepat karena pembelajaran ini tidak dilakukan secara tatap muka antara guru dan peserta didik dalam sebuah tim.

Kelebihan dan Kekurangan Project Based Learning 

Setiap model, rancangan, pendekatan, ataupun metode pembelajaran pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, begitu juga dengan project based learning. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah penjabaran terkait kelebihan dan kekurangan model pembelajaran project based learning.

Kelebihan Project Based Learning

Menurut Daryanto dan Rahardjo (2012: 162), model pembelajaran project based learning mempunyai beberapa kelebihan, yaitu:

  1. Meningkatkan motivasi belajar peserta didik, mendorong kemampuan mereka untuk melakukan pekerjaan penting, dan mereka butuh untuk dihargai.
  2. Meningkatkan kemampuan peserta didik untuk memecahkan masalah.
  3. Meningkatkan kolaborasi dengan guru ataupun teman kelompok.
  4. Mendorong peserta didik untuk mengembangkan dan mempraktikkan keterampilan berkomunikasi.
  5. Meningkatkan keterampilan peserta didik untuk mengelola sumber belajar.
  6. Memberikan pengalaman belajar kepada peserta didik, memberikan praktik mengorganisasikan proyek, membuat alokasi waktu dan sumber-sumber lain seperti perlengkapan untuk menyelesaikan tugas.
  7. Membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan, sehingga peserta didik dan pendidik lebih menikmati proses pembelajaran.

Kelemahan Project Based Learning

Menurut Widiasworo (2016: 189), project based learning memiliki beberapa kelemahan, yaitu:

  1. Memerlukan waktu yang relative lama.
  2. Banyak orang tua peserta didik yang merasa dirugikan karena menambah biaya untuk memasuki sistem baru;
  3. Banyak pihak yang merasa nyaman dengan pembelajaran konvensional, terutama bagi pihak yang kurang atau tidak menguasai teknologi.
  4. Banyaknya peralatan yang harus disediakan. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan team teaching dalam pembelajaran.
  5. Jika dalam percobaan dan pengumpulan informasi terdapat kelemahan, maka peserta didik akan mengalami kesulitan.
  6. Ada kemungkinan terdapat anggota kelompok yang kurang aktif dalam pengerjaan proyek.
  7. Apabila topik yang diberikan pada masing masing kelompok berbeda, dikhawatirkan peserta didik tidak memahami topik secara keseluruhan.

 

Silahkan dibagikan kepada guru-guru di seluruh Indonesia.

Tingkatkan literasi guru dengan join channel telegram:

https://t.me/naikpangkatdotcom

Penulis: SM

Berita Terkait

Kemdikbud Keluarkan Pengumuman Kebijakan Baru untuk Sertifikasi Guru, Cek Selengkapnya!
Nunuk Suryani Ungkap Alasan Hingga Kini Banyak Daerah Belum Menerima Tambahan 100% 1 Bulan TPG 
Tips Melakukan Pembelajaran Sastra Sesuai Kurikulum Merdeka
Jelas Ada Regulasi yang Mengatur Tentang Tambahan 100% 1 Bulan TPG dan Tamsil Untuk Guru Sertifikasi dan Nonsertifikasi Tidak Perlu Khawatir
5 Tujuan Pembelajaran Sastra di Kurikulum Merdeka yang Wajib Dipahami Guru
Kabar Gembira, Guru Sertifikasi dan Nonsertifikasi Bisa Dapat Dana Pendidikan Rp. 4,3 Juta Perbulan
Sastra Masuk dalam Kurikulum Merdeka, Download Bahan Ajarnya di Sini
Resmi, Ini Urutan Penempatan Formasi PPPK Guru 2024, Bagaimana Peluang Guru Honorer, Negeri, Guru Swasta dan Lulusan PPG?
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:39 WIB

Kemdikbud Keluarkan Pengumuman Kebijakan Baru untuk Sertifikasi Guru, Cek Selengkapnya!

Jumat, 24 Mei 2024 - 09:49 WIB

Nunuk Suryani Ungkap Alasan Hingga Kini Banyak Daerah Belum Menerima Tambahan 100% 1 Bulan TPG 

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:08 WIB

Tips Melakukan Pembelajaran Sastra Sesuai Kurikulum Merdeka

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:22 WIB

Jelas Ada Regulasi yang Mengatur Tentang Tambahan 100% 1 Bulan TPG dan Tamsil Untuk Guru Sertifikasi dan Nonsertifikasi Tidak Perlu Khawatir

Kamis, 23 Mei 2024 - 10:40 WIB

5 Tujuan Pembelajaran Sastra di Kurikulum Merdeka yang Wajib Dipahami Guru

Kamis, 23 Mei 2024 - 09:15 WIB

Sastra Masuk dalam Kurikulum Merdeka, Download Bahan Ajarnya di Sini

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:43 WIB

Resmi, Ini Urutan Penempatan Formasi PPPK Guru 2024, Bagaimana Peluang Guru Honorer, Negeri, Guru Swasta dan Lulusan PPG?

Rabu, 22 Mei 2024 - 11:19 WIB

Tunjangan Guru Wajib Dikembalikan Jika Masalah Ini Terjadi

Berita Terbaru