Home / News

Minggu, 22 Mei 2022 - 00:49 WIB

Lokakarya Nasional Bersertifikat: Berlatih Seni Animasi untuk Pembelajaran Inspiratif!

Animasi untuk Pembelajaran – e-Guru.id akan menyelenggarakan seminar bersertifikat dengan judul “Berlatih Seni Animasi untuk Pembelajaran Inspiratif” yang diselenggarakan pada tanggal 25 Mei 2022, pada pukul 19.00 WIB via Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung Youtube.

Pada seminar kali ini, peserta akan belajar berbagai hal terkait dengan bagaimana merancang dan membuat animasi untuk pembelajaran di kelas. Tentunya dengan pembelajaran animasi, peserta didik akan lebih semangat dan antusias dalam belajar.

Adapun seminar ini akan diisi oleh Syarifudin, S.Pd sebagai Content Creator dan Fotografer profesional di bidangnya.

Perkembangan Dunia Pendidikan

Perkembangan dunia teknologi informasi dan komunikasi di dunia saat ini merupakan sebuah angin segar bagi kemajuan peradaban suatu bangsa, perkembangannya memberikan dampak secara menyeluruh dan menyentuh segala aspek kehidupan manusia.

Hal tersebut di tandai dengan pesatnya perkembangan dan kemunculan teknologi baru di penjuru dunia seperti televisi, komputer, internet, parabola, smartphone dan lain sebagainya.

Penggunaan animasi saat ini telah mencakup ke seluruh bidang, mulai dari dunia hiburan seperti film, dunia pendidikan sebagai media pembelajaran di dalam kelas, hingga dunia bisnis sebagai media promosi dan penjualan.

Animasi adalah sebuah objek atau beberapa objek yang tampil bergerak melintasi stage atau berubah bentuk, berubah ukuran, berubah warna, berubah putaran dan berubah putaran-putaran lainnya.

Animasi banyak digunakan dalam bentuk video untuk hiburan anak-anak seperti kartun Naruto, Tom and Jerry, Adit Sopo Jarwo dan lainnya. Atau dengan kata lain animasi jug abisa dijadikan sumber belajar.

Suatu animasi dalam pendidikan memberikan berbagai keuntungan bagi pendidik dan peserta didik. Bagi peserta didik, animasi dapat meningkatkan minat belajar dan pemahaman terhadap suatu bidang ilmu tertentu.

Bagi pihak pendidik, animasi dapat mempermudah proses pembelajaran dan pengajaran dalam penyampaian materi kepada peserta didik. Pembelajaran dengan menggunakan video animasi adalah salah satu cara yang peneliti gunakan dalam memperbaiki kualitas belajar mengajar.

Tujuan Pembelajaran Animasi

Tujuannya adalah agar jalannya proses pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan, sehingga siswa dapat lebih memperhatikan pelajaran yang disampaikan dan memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dapat menunjang terbentuknya kepribadian yang mandiri dan juga hasil belajar siswa diharapkan dapat meningkat.

Keterbatasan media pembelajaran di satu pihak dan lemahnya kemampuan guru dalam menciptakan media tersebut di pihak lain membuat penerapan metode ceramah makin menjamur.

Terbatasnya alat-alat teknologi pembelajaran yang di pakai di kelas di duga merupakan salah satu sebab lemah nya mutu pendidikan pada umumnya. Pemanfaatan media dalam proses pembelajaran di katakan belum optimal.

Peran seorang guru harus memiliki pemahaman tentang siswanya, seperti tentang gaya, kebiasaan belajar serta pemahaman tentang potensi dan bakat yang dimiliki siswanya, dan latar belakang kehidupannya.

Baca Juga:  Manajemen Kelas untuk Menyongsong Kebijakan Kurikulum 2022

Fungsi Media dalam Dunia Pendidikan

Ada beberapa fungsi media sebagai suatu langkah dalam memahami animasi untuk pembelajaran yang kiranya harus dipahami oleh seorang guru, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Sumber Belajar

Media pembelajaran berfungsi sebagai sumber belajar. Maksud sumber belajar yaitu sebagai penyalur, penyampai, penghubung dan lain-lain. Fungsi media sebagai sumber belajar adalah fungsi utamanya di samping fungsi-fungsi lain.

2. Fungsi Sistematik

Yakni kemampuan media dalam menambah pembendaharaan kata (symbol verbal) yang makna atau maksud yang benar-benar di pahami anak didik.

Bahasa meliputi lambang (symbol) dan isi (content) yakni pikiran dan perasaan yang keduanya telah menjadi totalitas pesan (massage), yang tidak dapat di pisahkan.

3. Fungsi Manipulatif

Fungsi manipulatif ini di dasarkan pada ciri-ciri (karakteristik) umum yang dimilikinya. Berdasarkan karakteristik umum, media memiliki dua kemampuan, yakni mengatasi batas-batas ruang dan waktu dan mengatasi keterbasan inderawi.

Kemampuan media pembelajaran dalam mengatasi batas-batas ruang dan waktu yaitu: media mampu menghadirkan objek atau peristiwa yang sulit di hadirkan dalam bentuk aslinya, media mampu menjadikan objek atau peristiwa yang menyita waktu panjang menjadi singkat, serta media mampu menghadirkan kembali objek atau peristiwa yang telah terjadi.

Sedangkan kemampuan media pembelajaran dalam mengatasi keterbatasan inderawi manusia yaitu: membantu siswa dalam memahami objek yang sulit di amati karena terlalu kecil, seperti sel, molekul, atom, dan lain-lain.

Selanjutnya media membantu siswa dalam memahami objek yang bergerak terlalu lambat atau terlalu cepat, membantu siswa dalam memahami objek yang membutuhkan kejelasan suara, dan dapat membantu siswa dalam memahami objek yang terlalu kompleks.

4. Fungsi Psikologis

Dalam hal ini fungsi psikologis terbagi kedalam 3 macam yaitu:

  • Fungsi atensi. Yaitu media pembelajaran dapat meningkatkan perhatian siswa terhadap materi ajar. Dengan demikian media pembelajaran mampu menarik dan memfokuskan perhatian siswa.
  • Fungsi afektif. Yakni menggugah perasaan, emosi dan tingkat penerimaan atau penolakan siswa terhadap sesuatu. Dengan adanya media pembelajaran, terlihat pada diri siswa kesediaan untuk menerima beban pelajaran dan untuk itu perhatiannya akan tertuju kepada pelajaran yang di ikutinya.
  • Fungsi kognitif. Yaitu siswa yang belajar melalui media pembelajaran akan memperoleh dan menggunakan bantuk-bentuk representasi yang mewakili objek-objek yang di hadapi, baik objek itu berupa orang, benda dan kejadian atau peristiwa. Media pembelajaran ikut andil dalam mengembangkan kemampuan kognitif siswa.

5. Fungsi imajinatif

Media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengembangkan imajinasi siswa. Dengan media pembelajaran, siswa mampu menumbuhkan kreasi objekobjek baru sebagai rencana bagi masa mendatang atau mengambil bentuk fantasi (khayalan) yang di dominasi kuat oleh pikiran-pikiran autistik.

6. Fungsi motivasi

Media pembelajaran dapat membantu para guru untuk mendorong, mengaktifkan dan menggerakkan siswanya secara sadar untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran sehingga motivasi belajar siswa meningkat.

Baca Juga:  Yuk, Kenali Apa Itu Pendidikan Profesi Guru (PPG)?

7. Fungsi sosio-kultural

Media pembelajaran mampu mengatasi hambatan sosio-kultural antar peserta komunikasi pembelajaran. Media memudahkan guru untuk memahami karakteristik siswa yang tidak sedikit jumlahnya apalagi biar latar belakang guru dengan siswanya berbeda, seperti adat, budaya, lingkungan dll.

Oleh karena itu, media pembelajaran memiliki kemampuan dalam memberikan rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman dan menimbulkan persepsi yang sama.

Sedangkan fungsi media pembelajaran Pendidikan Agama Islam menurut Ramaliyus yaitu, media sebagai alat bantu berfungsi melicinkan jalan untuk mencapai tujuan pembelajaran dan memperlancar interaksi antara guru dan siswa, serta menjadi perangsang dalam pembelajaran.

Animasi dalam Dunia Pendidikan

Animasi dalam dunia pendidikan berperan sebagai media pembelajaran yang menarik. Suatu animasi dapat diartikan sebagai salah satu bentuk visual bergerak yang dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan materi yang sulit disampaikan secara konvensional.

Selin itu, animasi juga dapat diintegrasikan ke media lain seperti video atau presentasi sehingga cocok untuk menjelaskan materi-materi pelajaran yang sulit disampaikan secara langsung melalui buku.

Animasi untuk pembelajaran memberikan berbagai keuntungan bagi pendidik dan peserta didik. Bagi peserta didik, animasi dapat meningkatkan minat belajar dan pemahaman terhadap suatu bidang ilmu tertentu.

Bagi pihak pendidik, animasi dapat mempermudah proses pembelajaran dan pengajaran dalam penyampaian materi kepada peserta didik.

Tujuan penggunaan animasi adalah untuk merangsang panca indera yang dimiliki manusia itulah sebabnya dalam pemilihan gambar maupun suara dalam animasi harus sangat dipentingan.

Proses Pembuatan Animasi

Ada dua proses pembuatan film animasi untuk pembelajaran maupun untuk umum, di antaranya adalah secara konvensional dan digital.

Proses secara konvensional sangat membutuhkan dana yang cukup mahal, sedangkan proses pembuata digital cukup ringan. Sedangkan untuk hal perbaikan, proses digital lebih cepat di bandingkan dengan proses konvensional.

Tom Cardon seorang animator yang pernah menangani animasi Hercules mengakui komputer cukup berperan. “perbaikan secara konvensional untuk satu kali revisi memakan waktu berkisar antara 30-45 menit”.

Dalam pengisian suara sebuah film dapat di lakukan sebelum atau sesudah film selesai. Kebanyakan dubbing di lakukan saat film masih dalam proses, tetapi kadang-kadang seperti dalam animasi jepang, sulih suara justru di lakukan setelah setelah filmnya selesai di buat. (mfs)

Segera daftarkan diri Anda dalam Seminar Nasional “Berlatih Seni Animasi untuk Pembelajaran Inspiratif” yang diselenggarakan pada tanggal 25 Mei 2022, pada pukul 19.00 WIB melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube. Ayo tunggu apa lagi, daftar sekarang juga sebelum kuota penuh.

Klik disini untuk mendaftar

Khusus untuk Member e-Guru.id silakan chat Admin Ratih melalui WhatsApp (081228039087) untuk mendapatkan kode kupon.

Share :

Baca Juga

https://naikpangkat.com/5-komponan-yang-harus-ada-dalam-spanduk/

News

Manfaat Hibrid Learning Dalam Mendukung Pelaksanaan PTM Terbatas

News

Ada Perbedaan, Inilah Skema Tenaga Honorer Untuk Menjadi PNS, PPPK dan Outsourcing

News

Mengenal Logika Matematika Sederhana
pendidikan karakter yang terkikis

News

4 Fakta Konsep Merdeka Belajar yang Wajib Anda Pahami

News

Simak Daftar Lengkap Besaran Gaji Pokok Pensiunan PNS yang akan Diterima Mulai Bulan Juli!

News

Cara dan Syarat Mengajukan Inpassing Dosen

Kenaikan Pangkat

Langkah Membuat Video Pembelajaran agar Kelas Online Tidak Membosankan

News

Latihan Soal Pretest PPG Kompetensi Pedagogik Lengkap Dengan Jawaban Sesuai Dengan Kisi-kisi