Latar Belakang Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka

- Editor

Sabtu, 6 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Latar Belakang Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka

Latar Belakang Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka

Tahun 2022 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memperkenalkan paradigma baru  pembelajaran yaitu Kurikulum Merdeka.  Pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka menjadi ciri khas dari kurikulum kurikulum sebelumnya.

Latar Belakang Munculnya Pembelajaran Berdiferensiasi

Keberadaan pendekatan Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka dikarenakan beberapa hal yang menjadi faktor, yaitu:

1. Keragaman Karakteristik Siswa

Sistem pendidikan tradisional yang berfokus pada satu jenis siswa seringkali tidak dapat menerima keanekaragaman ini, karena setiap siswa sebenarnya masing masing memiliki potensi, gaya belajar, minat, dan kemampuan yang unik.

2. Ketidakadilan dalam Pendidikan

Sistem pendidikan yang seragam seringkali menyebabkan ketimpangan dalam hasil belajar siswa. Siswa dengan kemampuan belajar yang berbeda tidak memiliki kesempatan yang sama untuk mencapai potensi mereka.

3. Kebutuhan untuk Mempersiapkan Generasi Masa Depan

Indonesia membutuhkan generasi muda yang inovatif, kreatif, dan mampu memecahkan masalah di era globalisasi. Pembelajaran berdiferensiasi dapat membantu siswa memperoleh keterampilan ini. Karena siswa dapat mengembangkan kemampuannya masing masing dan terfasilitasi.

Pembelajaran Berdiferensaisi dalam Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi guru untuk menerapkan pendekatan ini dengan lebih leluasa. Hal ini sejalan dengan prinsip-prinsip kurikulum, yaitu:

  • Fokus pada pengembangan kompetensi dan karakter: Pembelajaran Berdiferensiasi menekankan pada pengembangan kemampuan dan karakter siswa sesuai dengan potensi dan kebutuhannya.
  • Pembelajaran berpusat pada murid: Guru membantu siswa belajar secara aktif dan mandiri.
  • Penilaian yang berkelanjutan: Penilaian dilakukan secara berkala dan menyeluruh untuk mengevaluasi kemajuan belajar siswa.

Halaman selanjutnya,

Manfaat pembelajaran berdiferensiasi…

Berita Terkait

DOWNLOAD Poster 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Cara Mudah Membuatnya!
DOWNLOAD PDF Jurnal 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk Jenjang SD, SMP, dan SMA
Download Jurnal 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat PDF SIAP PAKAI!
Guru SD, SMA, dan SMA/SMK Wajib Tahu! 6 Program Prioritas Kemendikdasmen Tahun 2024
Keterangan Mendikdasmen, Deep Learning Bukan Pengganti Kurikulum Merdeka, Lantas Apa?
Ramai Diperbincangkan Deep Learning, Akan Gantikan Kurikulum Merdeka?
Tahapan Satuan Pendidikan dalam Melakukan Evaluasi Kurikulum Satuan Pendidikan 
Pelaksanaan Evaluasi Kurikulum Satuan Pendidikan
Berita ini 746 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Januari 2025 - 10:47 WIB

DOWNLOAD Poster 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Cara Mudah Membuatnya!

Kamis, 9 Januari 2025 - 11:44 WIB

DOWNLOAD PDF Jurnal 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk Jenjang SD, SMP, dan SMA

Rabu, 8 Januari 2025 - 05:57 WIB

Download Jurnal 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat PDF SIAP PAKAI!

Sabtu, 16 November 2024 - 11:45 WIB

Guru SD, SMA, dan SMA/SMK Wajib Tahu! 6 Program Prioritas Kemendikdasmen Tahun 2024

Kamis, 14 November 2024 - 10:23 WIB

Keterangan Mendikdasmen, Deep Learning Bukan Pengganti Kurikulum Merdeka, Lantas Apa?

Berita Terbaru

Advertorial

HHRMA Bali: Jembatan Karier di Industri Perhotelan

Selasa, 11 Feb 2025 - 09:45 WIB

Unduh Sertifikat Pendidikan 32 JP Gratis