Home / Edutainment / News

Selasa, 9 Agustus 2022 - 05:41 WIB

Kurikulum Merdeka di PAUD : Karakteristik dan Strateginya

PAUD – Pendidikan merupakan komponen penting untuk menciptakan peradaban. Sehingga pendidikan memegang peran penting demi terciptanya sistem belajar yang terpadu. Mulai dari PAUD hingga Sekolah Menengah Atas wajib dilakukan sesuai dengan amanah Undang-undang.

Melalui Buku Saku Kurikulum Merdeka, prinsip Kurikulum Merdeka adalah keleluasaan guru atau pengajar dalam memilih dan menyusun perangkat ajar sehingga pembelajaran lebh variatif dan menyesuaikan diri dengan peserta didik.

Konsep implementasi dari Kurikulum Merdeka ini begitu menarik karena pada prinsipnya lebih berfokus pada materi esensial seperti teknik literasi dan numerasi daripada menghafal.

Terhitung sejak tahun 2020 dimana Kurikulum Merdeka ini dibuat untuk memberikan gambaran pelaksanaan pembelajaran selama pandemi covid-19.

Namun hingga sekarang, implementasi Kurikulum Merdeka ini masih dijadikan opsi kepada satuan pendidikan bersangkutan.

Baca Juga:  Prinsip dan Ketentuan dalam Penyusunan SKP

Makna dari opsi ini adalah satuan pendidikan bebas untuk mengimplementasikannya di sekolah masing-masing atau masih menerapkan kurikulum 2013 dalam pembelajarannya sehari-hari.

Kemendikbudristek menegaskan bahwa Kurikulum Merdeka ini tentu sangat menyesuaikan diri terhadap perubahan atau adaptasi sekolah. Tentu juga ditegaskan bahwa Kurikulum Merdeka ini diharapkan dapat fully implemented pada tahun 2024.

Tujuannya jelas, karena kurikulum ini ingin memajukan pemikiran anak bangsa dan memudahkan guru dalam memberikan akses pendidikan kepada murid.

Terlepas daripada itu, Kurikulum Merdeka ini memiliki karakteristik utama yang sifatnya untuk mendukung sekaligus menyokong pemulihan pembelajaran, yaitu:

  • Pembelajaran berorientasi proyek dalam pengembangan soft skill sesuai dengan karakter Profil Pelajar Pancasila
  • Fokus pada materi esensial agar lebih dalam memahami kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi
  • Guru dibolehkan untuk melakukan kreativitas mengajar sesuai dengan kompetensi peserta didik dan menyesuaikan diri pada konteks muatan lokal
Baca Juga:  Honorer Wajib Cek! 5 Aturan Baru Terkait Seleksi PPPK 2022, Jadwal Rekrutmen Beserta Link Download Juknis PPPK 2022

Hal ini jelas menjadi fokus utama pembelajaran menggunakan Kurikulum Merdeka karena selain memudahkan siswa untuk meningkatkan skill yang diinginkan, guru juga dimudahkan dengan akses-akses pada pembelajarannya.

Kurikulum Merdeka juga tidak hanya ada pada sekolah tingkat dasar maupun tingkat menengah keatas, namun tentu dimulai dari sejak PAUD atau Pendidikan Anak Usia Dini.

Alasannya juga jelas karena Direktorat Jenderal Pendidikan di bawah Kemendikbudristek tidak hanya ada pada satuan pendidikan formal 12 tahun wajib belajar, namun juga dari tingkatan sebelumnya.

Di bawah ini adalah karakteristik dari implementasi Kurikulum Merdeka di satuan PAUD, yaitu:

Halaman Selanjutnya

Karakteristik implementasi Kurikulum Merdeka

Share :

Baca Juga

News

Mantap! 41 PNS Ini Mendapat Tunjangan Kinerja Rp 33 Juta, Apakah Anda Termasuk? Cek Informasi Selengkapnya

News

Telah dibuka pendafataran Beasiswa Pendidikan Indonesia Tahun 2022, berikut cara daftarnya!

News

Mengembangkan Modul Projek Kurikulum Merdeka Jenjang SD Sederajat

News

Urgensi Pemanfaatan Website dalam Pembelajaran Era Digital!

News

Pelatihan Bersertifikat 32 JP: Pembelajaran Berbasis Literasi dan Numerasi untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pencasila

News

Apakah Anda Setuju? Inilah Masalah Pendidikan di Indonesia yang Harus Dibenahi 
guru penggerak

News

Semua Guru Akan Dapatkan Keuntungan di Bulan September Melalui PGP, Ini Rinciannya!

Edutainment

Teknik Pembuatan Karya Ilmiah Lolos Ujian