Implementasi Kurikulum Baru 2022 di Level SD, Pahami Dulu Bedanya dengan Kurikulum Lama

- Editor

Selasa, 19 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Implementasi Kurikulum Baru – Pada level jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD), perubahan yang ada pada kurikulum baru dibandingkan dengan Kurikulum 2013 terlihat pada beberapa mata pelajaran, model pendekatan serta pembagian proses pembelajaran. 

Berikut ini adalah beberapa perubahan yang menonjol yang harus diperhatikan dalam implementasi kurikulum baru:

Mata Pelajaran IPA dan IPS

Dua jenis mata pelajaran ilmu pengetahuan yakni; Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial digabung menjadi satu pelajaran dengan nama Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial. Tujuannya adalah penyiapan peserta didik untuk dua jenis mata pelajaran ini yang mulai diterapkan secara tepisah saat peserta didik masuk ke jenjang pendidikan sekolah menegah tingkat pertama.

Sehingga dua mata pelajaran yang digabung ini, lebih bersifat pengenalan terhadap masing-masing. Dengan begitu peserta didik akan lebih memahami khususnya ketika berada di sekolah menengah pertama.

Pendekatan Muatan Pelajaran

Perbedaan selanjutnya adalah model pendekatan muatan pelajaran yang diterapkan pada kurikulum paradigma baru mengalami perubahan dan lebih bersifat fleksibel  dibanding pada Kurikulum 2013 yang cenderung lebih mengarah pada model pendekatan tematik.

Pada kurikulum baru, muatan pelajarannya bisa disesuaikan oleh guru maupun sekolah;bisa dengan menerapkan model pendekatan tematik atau bisa juga berbasis pada tiap mata pelajaran dengan menyesuaikan kebutuhan serta karakter tiap sekolah maupun peserta didiknya masing-masing.

Dukungan Khusus pada Sekolah

Dalam pengimplementasian kurikulum baru ini di sekolah, pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga memberikan dukungan khusus dalam hal penyediaan buku panduan pembelajaran, modul ajar, dan ragam asesmen formatif maupun contoh pengembangan kurikulum untuk memudahkan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran.

Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Seperti diketahui dalam kurikulum baru ini juga terdapat project penguatan Profil Pelajar Pancasila sesuai dengan proporsi beban belajar siswa. Dalam implementasinya terdapat pilihan tema yang bisa dijadikan pilihan untuk pelaksanaan  penguatan Profil Pelajar Pancasila untuk tingkat sekolah dasar, di antarnya adalah: gaya hidup berkelanjutan, kearifan lokal, Bhineka Tunggal Ika, berekayasa dan berteknologi untuk membangun Indonesia, kewirausahaan.

Dalam pengaplikasiannya, baik pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan atau sekolah bisa memodifikasi dan mengembangkan tema agar lebih spesifik dan menyesuaikan karakter budaya tiap daerah masing-masing. Ketentuan pemilihan tema untuk sekolah dasar adalah wajib memilih paling sedikit dua tema untuk dilakukan atau dilaksanakan tiap tahunnya.

Perubahan signifikan yang ada pada kurikulum baru ini memang membutuhkan telaah yang mendalam bagi satuan pendidikan di tiap jenjang khususnya perangkat sekolah dalam hal ini guru. Meski memiliki fleksibilitas dalam penerapannnya namun karena terdapat perbedaan baru dalam kurikulum ini membuat guru perlu melakukan penyesuaian.

Implementasi kurikulum baru secara holistik diakui oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim membutuhkan pendampingan khusus agar benar-benar dipahami secara mendalam penerapannya.

Sehigga ia lebih menempatkan kurikulum baru ini sebagai opsional sebelum benar-benar efektif diterapkan pada tahun ajaran 2024 mendatang. Tiap guru maupun sekolah diberi kesempatan untuk mempelajarinya.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(shd/shd)

Berita Terkait

Ini Langkah Selanjutnya Setelah Menyelesaikan Pemutakhiran Data Calon Peserta PPG Daljab 2024
Kabar Gembira dari Bu Nunuk: Tidak Ada Prioritas PPPK 2024, Semua Guru Honorer Bisa Daftar PPPK 2024
Cara Menambahkan Riwayat Pendidikan Formal Secara Mandiri di PTK Datadik untuk Pemutakhiran Data
Pengumuman dari Kemendikbud, Guru dan Kepala Sekolah Sertifikasi dan Non Sertifikasi Wajib Bersiap Tanggal 14 Juni 2024
CATAT! Hal Mendesak, Lakukan Hal Ini Agar Tidak Gagal Ikut PPG Daljab 2024
Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025 untuk TK Sesuai Peraturan Kemendikbud Terbaru
Perlu Waspada! Guru Passing Grade P1 Berpotensi Tergeser oleh Guru Sekolah Negeri di Seleksi PPPK 2024
Kemendikbud Umumkan Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025
Berita ini 265 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 11:09 WIB

Ini Langkah Selanjutnya Setelah Menyelesaikan Pemutakhiran Data Calon Peserta PPG Daljab 2024

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:00 WIB

Kabar Gembira dari Bu Nunuk: Tidak Ada Prioritas PPPK 2024, Semua Guru Honorer Bisa Daftar PPPK 2024

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:09 WIB

Cara Menambahkan Riwayat Pendidikan Formal Secara Mandiri di PTK Datadik untuk Pemutakhiran Data

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:21 WIB

Pengumuman dari Kemendikbud, Guru dan Kepala Sekolah Sertifikasi dan Non Sertifikasi Wajib Bersiap Tanggal 14 Juni 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:35 WIB

Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025 untuk TK Sesuai Peraturan Kemendikbud Terbaru

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:58 WIB

Perlu Waspada! Guru Passing Grade P1 Berpotensi Tergeser oleh Guru Sekolah Negeri di Seleksi PPPK 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:30 WIB

Kemendikbud Umumkan Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:26 WIB

Cara Pemutakhiran Data Calon Peserta PPG Daljab 2024, Lengkap!

Berita Terbaru