Guru Youtuber, Solusi Kreatif Guru Dalam Pembelajaran Masa Kini dan Masa Depan

- Editor

Rabu, 9 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru Youtuber – Seiring dengan perkembangan dunia digital yang memuncak di era pandemi, di mana kelas tatap muka semakin dikurangi dan merubah kelas menjadi online atau jarak jauh, maka hadirnya kelas dengan guru yang memiliki kompetensi yang unggul di bidang digital sangat di perlukan.

Siapa yang tidak suka membuka Youtube, apalagi di zaman sekarang Youtube sudah menjadi tontonan semua kalangan usia dalam keluarga. Begitu juga bagi guru dan siswa sering kali memanfaatkan Youtube sebagai media pembelajaran, dengan mudah sekedar mendownload video dari Youtube lalu menontonnya bersama para siswa sebagai sumber pembelajaran.

Apalagi di dalam Youtube sangat tersedia berbagai macam video yang bisa di akses siapa pun dan kapan pun, tinggal bagaimana penggunanya dapat memanfaatkan yang tersedia dalam Youtube untuk dapat terus meningkatkan kemampuannya dari berbagai bidang tidak terbatas oleh apapun.

Guru berkemampuan Youtuber atau guru youtuber sangat diperlukan . Inilah sosok guru yang mampu menghadirkan kelas interaksi ala Youtuber dan menghadirkan konten materi kelas yang mengarah ke tuntutan transformasi kemajuan pendidikan masa kini hingga masa depan.

Tetapi Youtube lebih dari itu, ada hal lain yang dapat dilakukan oleh guru untuk dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memanfaatkan Youtube ini. Apalagi di zaman sekarang, segalanya berbasis digital, bahkan untuk hiburan saja semua berangsur beralih dari TV ke Youtube. Apalagi dalam pembelajaran dengan sumber daya gratis dari Youtube.

Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan dengan Youtube untuk meningkatkan pembelajaran :

1. Upload konten video saat e-learning

Dengan Youtube, guru dapat dengan mudah mengembangkan potensi kreatifnya. Dengan membuat konten pembelajaran yang dibuat guru siswa akan terbantu dalam proses belajarnya melalui video yang dibuat guru di Youtube tanpa ada batasan waktu dan dapat diulang-ulang pemutarannya.

2. Diskusi online melalui Youtube

Youtube memiliki fitur komentar video untuk diskusi kelas. Tentu dengan adanya fitur ini dapat dimanfaatkan oleh guru untuk membangun interaksi atau respon respon siswa baik berupa pertanyaan, tanggapan, maupun jawaban-jawaban pertanyaan terhadap video yang telah disaksikan. Diskusi akan berlangsung sepanjang waktu karena tidak terhambat oleh masalah waktu.

3. Membantu mengembangkan kemampuan siswa

Melalui Youtube siswa dapat belajar apapun yang ingin dia pelajari, ilmu pengetahuan sangat tersebar luas di dalamnya. Tidak terbatas dengan materi yang disampaikan oleh guru saja, melainkan kemampuan atau pengetahuan lainnya misalnya seperti video bercocok tanam, video ternak hewan, atau video tentang soft skill lainnya yang bisa siswa eksplore sendiri.

4. Mengembangkan kreativitas

Mengembangkan kreativitas baik bagi guru dan siswa, untuk terus mampu mengembangkan kreatifitasnya dalam pembuatan video. Dengan cara memberikan akses juga kepada siswa untuk bisa berkontribusi membangun channel Youtube, sebagai lahan untuk saling belajar dan mengembangkan kreativitas siswa dan guru.

Begitu banyak manfaat jika kita dapat memanfaatkan Youtube apalagi bagi seorang guru. Berdasarkan data, faktanya Youtube merupakan aplikasi yang paling banyak di-instal oleh orang Indonesia sebanyak 88% baru setelah itu WhatsApp, Facebook, Instagram dan Twitter. Itu menjadi potensi yang sangat baik, yang bisa dimanfaatkan. Lalu apa manfaat dari fakta tersebut?

  1. Potensi viewer Youtube di Indonesia yang sangat besar dan banyak
  2. Menjadi seorang Youtuber menjadi profesi yang menjanjikan dan dapat menghasilkan
  3. Channel Youtube dapat dijadikan sebagai tempat menuangkan kreativitas dan ide.
  4. Berbagai jenis video memiliki pasar nya masing-masing

Dari beberapa alasan diatas, tentu Youtube dapat digunakan untuk penstranferan ilmu dari guru ke siswa, guru dapat mengembangkan kreativitasnya dan guru dapat menghasilkan tambahan penghasilan saat menjadi Youtuber.

Lalu, bagaimana cara menjadi guru Youtuber?

Pertama, membuat Channel Youtube

Langkah awal untuk menjadi Youtuber tentu saja harus memiliki Channel Youtube. Nama channel Youtube bisa di sesuaikan dengan konten apa yang akan mengisi channel tersebut sebut saja seperti channel e-Guru TV (https://www.youtube.com/c/eGuruTV) nama tersebut merepresentasikan channel yang berisi lengkap mengenai hal- hal yang bisa membantu guru di era yang serba elektronik atau internet.

Selain itu ada Belajar Era Digital (https://www.youtube.com/c/BelajarEraDigital) yang juga merepresentasikan isi channelnya berupa apa-apa saja yang bisa dipelajarii di masa digital.

Kedua, membuat Video Yotube

Langkah kedua, yaitu membuat berbagai video yang nantinya akan mengisi Channel Youtube yang sebelumnya telah dibuat, banyak video yang akan diupload. Jenis video yang diupload di Youtube ada 2 yaitu Video Offline dan Video Live Streaming.

Video offline merupakan video biasa yang sebelumnya harus dipersiapkan oleh kreator yang nantinya akan diupload di channel Youtube. Video bisa dibuat dari PowerPoint, rekaman video, maupun cara lain.

Video Live Streaming merupakan video yang disiarkan secara langsung, bisa berupa zoom meting atau google meet yang disiarkan langsung dalam youtube. Tujuannya agar lebih bayak orang dapat berinteraksi di waktu yang besamaan.

Ketiga, Editing Video

Untuk bisa memberikan video yang baik dan bagus perlu sedikitnya skill mengedit video. Sudah berbagai platform menyediakan aplikasi editting video baik yang bisa diakses di PC atau bahkan di smartphone.

Mulai dari aplikasi Kinemaster, Filmora, hingga Aplikasi VN yang sangat mudah untuk dipelajari bagi siapa saja, asalkan mau mencobanya.

Keempat, Monetisasi Youtube

Monetesi Youtube merupakan proses konversi dari performa suatu video di Youtube. Youtube sendiri mensyaratkan untuk mencapai monetisasi, maka sebuah channel Youtube minimal memiliki 1000 subcriber dan 4000 jam tayang. Jika syarat tersebut sudah terpenuhi, maka pemilik channel Youtube boleh mengajukan monetisasi Youtube dan cara daftar Google AdSense YouTube.

Mendapatkan Penghasilan Tambahan

Bagi seorang Youtuber Monetesi adalah proses yang sangat ditunggu tunggu. Channel Youtube akan menjadi sumber penghasilan bagi kreator video. Indikator yang menjadi penilaian, antara lain jumlah tayangan, retensi penonton, jumlah klik, dan serta indikator lainnya. Simak saja seperti Youtuber top di Indonesia seperti Atta Halilintar, Ria Ricis, Raffi Achmad, Baim Wong dan Youtuber lainnya.

Bagi seorang guru, dengan membuat konten pembelajaran yang diunggah di Youtube, tentunya ini bisa menjadi tambahan penghasilan juga. Jadi, ketika seorang guru sudah memiliki channel Youtube, maka konsistensi membuat konten pembelajaran sangat ditunggu. Tantangan Youtuber dari latar belakang apapun adalah konten.

Sudah banyak contoh guru-guru yang menjadi Youtuber, bisa simak beberapa kisah menariknya para guru-guru yang juga menjadi Youtuber. Meskipun pasti banyak kendala, tapi mencoba bukanlah hal yang salah. Seorang guru, sangat diuntungkan karena materi ajar setiap sesi bisa diunggah setiap pekan, bahkan setiap hari.

Nah, bapak ibu guru dimana pun berada, siapkah menjadi guru youtuber? Jangan ragu untuk mencoba dan terus mengadaptasi segala hal baru yang positif yang dapat meningkatkan kompetensi Bapak dan Ibu guru.

Demikian artikel mengenai Guru Youtuber, Solusi Kreatif Guru Dalam Pembelajaran Masa Kini dan Masa Depan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan dapat menambah motivasi Bapak dan Ibu guru untuk menjadi seorang Guru Youtuber yang menginspirasi baik untuk para guru lainnya dan juga para siswanya.

Berita Terkait

Pengumuman Terbaru Kemendikbud Menanggapi Beredarnya Link Cek Peserta PPG  Daljab 2024
Kemdikbud Resmi Mengeluarkan Edaran Yang Dinanti Khusus Guru Non Sertifikasi 
Ternyata Ini Maksud Sekolah SD di Salatiga Study Tour Naik Pesawat Terbang
Study Tour Disebut Jadi Ladang Bisnis Sekolah
Dinas Pendidikan Jawa Tengah Larang Sekolah Gelar Study Tour
Update Terbaru 16 Mei: 100 Lebih Pemerintah Daerah Siap Salurkan TPG ke Rekening Guru. Cek Daerahmu…
Kemendikbud Imbau Para Guru Tidak Terjebak Pinjaman Online
Contoh Perbedaan Tampilan PMM-nya Bagi Guru Terpanggil dan Tidak Terpanggil PPG Daljab 2024
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 23:37 WIB

Pengumuman Terbaru Kemendikbud Menanggapi Beredarnya Link Cek Peserta PPG  Daljab 2024

Jumat, 17 Mei 2024 - 23:29 WIB

Kemdikbud Resmi Mengeluarkan Edaran Yang Dinanti Khusus Guru Non Sertifikasi 

Jumat, 17 Mei 2024 - 23:00 WIB

Ternyata Ini Maksud Sekolah SD di Salatiga Study Tour Naik Pesawat Terbang

Jumat, 17 Mei 2024 - 22:30 WIB

Study Tour Disebut Jadi Ladang Bisnis Sekolah

Jumat, 17 Mei 2024 - 22:20 WIB

Dinas Pendidikan Jawa Tengah Larang Sekolah Gelar Study Tour

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:35 WIB

Kemendikbud Imbau Para Guru Tidak Terjebak Pinjaman Online

Kamis, 16 Mei 2024 - 11:12 WIB

Contoh Perbedaan Tampilan PMM-nya Bagi Guru Terpanggil dan Tidak Terpanggil PPG Daljab 2024

Kamis, 16 Mei 2024 - 10:35 WIB

OJK: Profesi Guru Paling Banyak Lakukan Pinjaman Online

Berita Terbaru

PPG Angkatan 1 Kemenag Resmi Dibuka pada 15 Mei 2023, Kuota untuk 6.300 Guru Madrasah

News

Study Tour Disebut Jadi Ladang Bisnis Sekolah

Jumat, 17 Mei 2024 - 22:30 WIB