Home / Sosok

Rabu, 23 November 2022 - 13:10 WIB

Gandi Riyanto: Sibuk Mengurus Usaha Kuliner Tak Lupa Mengajar

Gandi Riyanto adalah seorang pengusaha kuliner masakan khas Yogyakarta, yaitu Bakmi Jogja Piyaman. Namun demikian, pria 41 tahun tersebut tak lupa tanggung jawabnya sebagai guru yaitu membagikan ilmu dan mendidik untuk para anak didiknya. 

Gandi Riyanto atau yang akrab dipanggil Bapak Gandi lahir di Gunung kidul pada tahun 1981. Di dalam keluarganya, ia memiliki delapan saudara. Dari semua saudaranya tersebut hanya tiga orang yang menggeluti dunia pendidikan, di antaranya adalah Pak Gandi sendiri. 

“Dari delapan bersaudara itu, 3 di antaranya meneruskan perjuangan bapak dan ibu saya dalam berbagi ilmu, mendidik, dan mengajar serta meneladani beliau; bagaimana menjadi insan yang bermanfaat bagi sesama dan masyarakat pada umumnya,” tutur Pak Gandi yang saat ini mengajar di SMK Bina Am Ma’mur. 

Di dalam menjalankan tugasnya sebagai guru, terdapat sejumlah pencapaian yang pernah ia lakukan. Meskipun tidak dalam sebuah perlombaan, namun pencapaian yang diraih tersebut cukup membuatnya bangga. 

“Selama saya mendidik dan mengajar, tentunya sukses mengantar anak didik menjadi pribadi yang lebih baik, kompeten, dan tanggung jawab,” jelasnya. 

Selain mengajar Matematika, lulusan Sarjana Pendidikan Matematika di Universitas Indraprasta PGRI tersebut merupakan Pembina Pramuka di sekolahnya. Berbagai kegiatan pernah diikuti dan tak jarang mendapatkan apresiasi. 

“2017 tepatnya, saya menjadi Pembina Pramuka SMK Bina Am Ma’mur. Banyak sekali kegiatan yang dilaksanakan dalam kepramukaan. Tentunya saya hal ini menjadi momen yang sangat penting  bagi saya karena banyak sekali yang mendukung kegiatan kepramukaan, sehingga saya ikut memaksimalkan dalam proses menjadikan siswa/i SMK Bina Am Ma’mur yang kreatif, inovatif, dan berkarakter.”

Baca Juga:  Fungsi Kearifan Lokal Pada Inovasi Pembelajaran

“Alhamdulillah, sukses di berbagai event yang kami mengikutinya meskipun tingkat Kwaran (Kecamatan), maupun Kwarcan (Kabupaten),” tegasnya. 

Sebagai seorang guru yang profesional, pendidik yang memiliki hobi membaca tersebut merasa memiliki tanggung jawab untuk terus melakukan pengembangan diri. Selain bergabung sebagai member e-Guru.id, guru yang saat ini tinggal di daerah Tangerang ini baru saja mengikuti pelatihan menulis yang diselenggarakan oleh NaikPangkat.com dengan judul “30 Hari Jago Nulis”. 

Oleh-oleh dari pelatihan menulis tersebut, selain peningkatan kemampuan menulis, juga penerbitan sebuah buku dengan judul “Merdeka Mendidik” yang ditulis bersama para guru lainnya dari berbagai penjuru Indonesia. 

Sebagai member e-Guru.id, Gandi Riyanto juga merasa mendapat banyak manfaat. Perlu diketahui, e-Guru.id adalah sebuah platform membership yang menyediakan pelatihan online untuk para guru setiap bulan. 

“Banyak hal yang saya dapatkan  menjadi member e-Guru.id, jadi merasa bukan siapa-siapa;  yang tadinya Gaptek (gagap teknologi) jadi melek teknologi dan bisa mengikuti berbagai pelatihan untuk pengembangan diri sebagai guru, mendapat sertifikat, dan berbagai manfaat lainnya,” ungkapnya. (*)

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

Editor: Moh. Haris Suhud, S.S.

Share :

Baca Juga

Sosok

Harna Yulistiyarini: Pendidik yang Pantas Menjadi Teladan 

Sosok

Hasnah: Lebih Paham Kurikulum Merdeka karena e-Guru.id

Sosok

Fikri Faturrahman: Guru BK Juara 2 Penulis Esai Nasional

Sosok

Dr. Aris Setiawan: Kuli Bangunan yang Kini Jadi Doktor dan Tokoh Literasi

Sosok

Yayuk Setya Purwaningsih: Sudah Mengajar Sejak Jadi Siswa

Sosok

Mia Liliawati: Sempat Menyesal Jadi Guru, Namun Akhirnya Banyak Prestasi yang Dapat Diraih

Sosok

Dra. Lifya: Guru SLB Berprestasi Dapat Beasiswa Belajar di Jepang

Sosok

Lerry Alfayanti: Sempat Meninggalkan Dunia Mengajar, Bangkit Lagi bersama e-Guru.id