Home / Opini

Sabtu, 27 Maret 2021 - 14:27 WIB

Game Online: Ancaman Era Digital pada Dunia Pendidikan

Game online – Saat ini kita telah memasuki era industri 4.0, sebuah era yang dipenuhi dengan kemajuan teknologi. Teknologi tersebut menawarkan berbagai fasilitas yang membuat kehidupan jadi lebih mudah. Namun di sisi lain, teknologi tersebut juga dapat memberi ancaman, terlebih untuk dunia pendidikan karena game online.

Arus informasi yang sangat deras seperti sekarang ini nyaris tidak bisa dibendung. Dengan adanya kecanggihan teknologi di bidang pendidikan mengubah sistem dan pola berkomunikasi antar guru dan siswa.  Hanya perlu dengan satu klik saja sudah bisa terhubung. 

Kemajuan teknologi seharusnya bisa mempermudah pendidikan. Namun yang terjadi cenderung sebaliknya. Derasnya informasi ternyata tidak selalu berpengaruh positif. Dampak yang sangat mengkhawatirkan adalah semakin terbukanya pergaulan dan komunikasi dengan dunia luar. Sudah tidak ada lagi pembatas dan filter. Semuanya sudah menyatu dan ini dampaknya sangat besar pada siswa yakni akan mengikis mental dan moral siswa. Sehingga berpotensi terjadi dekadensi moral pada tatanan generasi bangsa Indonesia. 

Baca Juga:  Tips Betah Bertugas di Daerah Terisolasi bagi Guru ASN

Ya, semua hal pasti ada efek positif dan efek negatifnya termasuk teknologi informasi yang maju di era digital ini. Positifnya, banyaknya informasi yang menarik bagi siswa di internet membuat siswa termotivasi dalam mengikuti belajar daring. Siswa lebih dimanjakan dalam pencarian materi pelajaran melalui internet. Selain mudah diakses, materi dari internet biasanya juga lebih mudah untuk dipahami.  Akses yang free atau tidak perlu biaya juga menjadi hal yang menyenangkan bagi siswa karena menghemat pengeluaran. Itu semua merupakan pengaruh positif teknologi informasi. 

Sementara itu efek negatif dari teknologi yang bisa ditimbulkan pada dunia pendidikan di antaranya  membuat siswa tidak fokus,  siswa lebih suka game online, menurunkan kemauan siswa belajar, pengaruh pergaulan bebas, maraknya penyebaran konten pornografi di kalangan siswa, dan lain-lain. 

Yang paling mengkhawatirkan adalah maraknya game online. Permainan tersebut banyak memengaruhi siswa dalam belajar. Apalagi bagi siswa yang memang memiliki hobi main game. Siswa ini akan lebih suka main game online dibandingkan harus mengikuti pelajaran daring bersama guru. 

Baca Juga:  Upaya Meningkatkan Disiplin dalam Upacara Bendera

Ketika siswa sudah sangat mengidolakan game online, guru harus pandai mengatur strategi pembelajaran daring supaya siswa termotivasi untuk lebih mengutamakan mengikuti pembelajaran daring daripada memainkan game online.  Salah satu caranya adalah dengan memberi beberapa video kepada siswa tentang bahaya kecanduan game online

Namun pencegahan oleh guru terhadap game online tak akan berhasil apabila tidak didukung dengan keterlibatan orang tua dalam mengawasi belajar anak-anaknya. Orang tua harus memberi batasan waktu dan fasilitas kepada anaknya dalam menggunakan ponsel di luar jam belajar daring. 

Itulah berbagai efek negatif teknologi terhadap dunia pendidikan. Semua pihak harus ikut mengontrol arus informasi yang diterima siswa agar siswa bisa kembali menerima pendidikan dengan baik dan benar. 

Ditulis Oleh: Medi Aminah, S.Pd.

Share :

Baca Juga

Opini

Peran Media Interaktif dalam Pembelajaran Bahasa Arab Jarak Jauh
pendidikan karakter

Opini

Pendidikan Karakter untuk Membangun Peradaban Bangsa

Opini

Berkah di balik Pandemi: Kini Aku Jadi Produktif Menulis
media gambar dalam pembelajaran

Opini

Meningkatkan Hasil Belajar Menggunakan Media Gambar
FLIPPED CLASS

Opini

Contoh RPP Berorientasi Literasi dan Numerasi
light city building bridge

Opini

Meniti Jalan Menjadi Guru: Nia Kurniati

Opini

Meniti Jalan Menjadi Guru: Iis Kurniasih

Opini

Mengawali Awal Tahun 2022 dengan Afirmasi Positif