Home / Opini

Kamis, 16 Juni 2022 - 23:10 WIB

Di Era Digitalisasi, Food Market Hub Hadir Mudahkan Pengelolaan Restoran

Ditulis oleh Muhamad Rifaldi

Mahasiswa di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

 

Operasional bisnis restoran secara manual masih menjadi pilihan bagi sebagian besar pengusaha. Salah satu persoalan yang harus dihadapi oleh pemilik restoran saat ini adalah koordinasi seputar pemesanan dan pembelian bahan baku dari pemasok.

Kebanyakan pengelolaan aktivitas tersebut masih dilakukan secara manual, mulai dari memanfaatkan aplikasi chat seperti WhatsApp hingga melakukan komunikasi langsung. Hasilnya banyak pemilik restoran yang tidak bisa mengontrol dan mengelola pengeluaran terkait dengan keperluan dapur secara komprehensif.

Melihat permasalahan tersebut, Food Market Hub (FMH) hadir menyediakan platform manajemen yang membantu bisnis mengotomasi sistem pengadaan dan inventaris barang dengan memanfaatkan teknologi big data dan artificial intelligence. FMH merupakan perusahaan asal Malaysia, didirikan oleh Anthony See yang merupakan pemilik restoran dan Shayna Teh tahun 2017 lalu.

Ide awal pengembangan platform tersebut bermula dari beragam masalah yang muncul dalam industri kuliner. Kemudian untuk membuktikan masalah yang ada, dilakukan survei internal yang disebar kepada 34 restoran dan pemasok yang telah minimal dua bulan menggunakan layanan Food Market Hub. Dalam survei tersebut, sebanyak 30% menghadapi tantangan terkait pelacakan inventaris, disusul 30% sisanya memiliki masalah pada pelacakan pesanan.

Baca Juga:  CERPEN: Dia adalah Guruku Tahun 1990

Beragam masalah itu kemudian membuat pengusaha makanan dan minuman terus mencari solusi. Salah satunya dengan menggunakan layanan Food Market Hub. Sebanyak 50% responden mengatakan, digitalisasi yang ditawarkan Food Market Hub memudahkan menjalani operasional bisnis. Sementara, 20% menyebut Food Market Hub menyediakan solusi pengadaan bahan baku.

Food Market Hub sendiri menawarkan berbagai fitur yang memudahkan dalam menjalankan bisnis makanan dan minuman.  Tiga dari lima fitur Food Market Hub yang menjadi kesukaan para pengusaha makanan dan minuman yakni fitur analisa (50%), inventarisasi, dan pengadaan (30%).

Baca Juga:  Guru Madrasah Harus Siap Menghadapi Kurikulum Merdeka

Setelah menggunakan platform tersebut, tingkat efisiensi dinilai meningkat dan pencatatan menjadi lebih akurat. Tidak ada lagi kasus kertas hilang, lupa input atau harus menunggu data dari kantor yang prosesnya manual. Semua bisa dilakukan lebih realtime.

Lebih lanjut, pendanaan (funding) menjadi salah satu fitur yang diharapkan tersedia di aplikasi Food Market Hub. Sebanyak 30% pengusaha makanan dan minuman berharap bisa mencicipi fitur tersebut. Selain funding, fasilitas lain yang para pengguna Food Market Hub harapkan yakni adanya koneksi dengan supplier baru (30%) dan adanya payment gateway guna memudahkan invoicing dan pembayaran (20%).

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

Editor: Moh. Haris Suhud, S.S.

Share :

Baca Juga

Opini

Sanggar Tari MIN 17 Pidie Menghadapi Ujian Pandemi Covid-19
dampak pandemi covid-19 pada pendidikan

Opini

Dampak Covid-19 pada Dunia Pendidikan dan Fenomena Pembelajaran Jarak Jauh

Opini

Profesionalisme Praktik Pekerja Sosial
literasi membaca anak kelas rendah

Opini

Dinamika Kemampuan Membaca Siswa Kelas Rendah dalam Pembelajaran di Masa Pandemi

Opini

Asyik Belajar Aksara Jawa dengan Permainan Kartu
bahasa indonesia

Opini

Krisis Penggunaan Bahasa Indonesia di Sekolah Daerah
https://naikpangkat.com/materi-pertemuan-ketiga-pelatihan-penilaian-interaktif-dan-koreksi-jawaban-ujian-secara-mudah-gratis-32jp--scanning-jawaban-ujian-tatap-muka-dengan-zipgrade/

Opini

Merancang Penilaian yang Menyenangkan untuk Siswa di Masa Pandemi

Opini

Pendidikan Karakter untuk Membangun Peradaban Bangsa