Cara Mengubah Tesis Menjadi Buku untuk Menambah Angka Kredit Guru

- Editor

Rabu, 13 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tesis merupakan salah satu tugas akhir yang harus dilakukan oleh mahasiswa S2 di berbagai kampus di Indonesia. Proses pembuatannya pun juga lebih rumit serta analisa yang lebih mendalam dari tugas akhir S1.

Karena itu, maka tesis tersebut tentu sangat layak untuk diterbitkan menjadi buku di beberapa penerbit. Namun, untuk menjadikan tesis tersebut menjadi buku tidaklah semudah membalik tangan.

Anda perlu memahami dan melakukan beberapa cara agar tujuan menjadikan sebagai buku bisa terwujud. Jika hal ini menjadi kenyataan tentu akan menjadi suatu kebahagiaan tersendiri bagi seorang akademisi pada jenjang pendidikannya. 

Mengubah Judul

Sebagaimana diketahui judul dalam proses penulisan tesis tentu lebih bersifat kaku dan target marketnya adalah orang-orang akademisi. Bahkan, bahasa yang digunakannya pun juga tergolong tinggi sehingga banyak masyarakat luas yang kurang memahami isinya.

Maka dari itu, tips pertama yang bisa dilakukan adalah dengan mengubah judul tersebut menggunakan bahasa yang lebih mudah. Anda bisa menggunakan kata-kata yang sering digunakan dan mudah dipahami oleh semua orang.

Mengubah Naskah

Proses pengubah naskah pada tesis tentu tidak perlu dilakukan secara besar-besaran tetapi dilakukan di beberapa bagian. Proses satu ini tentu memakan waktu yang tidak sedikit mengingat jumlah halaman dari tesis ini menjadi mencapai ratusan lembar.

Proses editing pada tesis ini yang paling penting adalah bahasa yang digunakan harus lebih disederhanakan dari sebelumnya. Hal ini karena bahasa di dalam tesis menggunakan kata-kata yang sulit dipahami oleh masyarakat luas.

Hal penting lainnya adalah mengubah kutipan langsung menjadi tidak langsung pada naskah tersebut. Dilakukan proses ini karena dalam membuat buat tentu tidak perlu adanya footnote seperti halnya yang ada pada tesis.

Mengajukan Ke Penerbit

Ketika naskah sudah diubah sedemikian rupa dengan bahasa yang mudah dipahami tentu bisa langsung diajukan ke penerbit. Untuk tahap awal, Anda bisa mengajukan ke satu penerbit terlebih dahulu apakah diterima atau ditolak.

Jika naskah tersebut diterima maka Anda akan melakukan beberapa tahap lain sebelum dicetak menjadi buku. Tetapi jika naskah tersebut ditolak maka Anda tidak boleh putus asa dan bisa diajukan ke penerbit lain. Masih banyak penerbit yang akan menerima naskah tersebut selama Anda tidak berputus asa sampai di tahap ini.

Jadi inti dalam proses mengubah naskah tesis menjadi buku ini harus melalui beberapa tahapan. Kunci utamanya terletak pada mengubah bahasa yang ada menjadi lebih mudah dipahami oleh semua kalangan.

Anda juga perlu melakukan editing pada beberapa bagian termasuk di dalamnya adalah tidak perlu menggunakan footnote. Jika di tahap ini sudah selesai maka Anda bisa mengajukannya ke beberapa penerbit baik di tingkat lokal maupun di tingkat nasional. 

Sebuah tesis yang sudah berhasil diubah menjadi buku kemudian diterbitkan oleh penerbit resmi, maka nantinya dapat digunakan untuk menambah angka kredit guru yang ingin naik pangkat.

Dapatkan info terbaru dan ikuti seminar gratis termasuk di antaranya bagaimana cara mengubah karya ilmiah menjadi buku dengan cara menjadi anggota e-Guru.id. Klik pada link INI atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(tfk/shd)

Berita Terkait

Terbaru! Secara Resmi Menteri Keuangan Bagikan Info THR dan Gaji Ke-13 untuk Guru Tahun 2024
Respon Pengurus Besar PGRI Tentang e- Kinerja Guru di PMM : Guru Merasa Terbebani!
Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024
Perhatian untuk Guru! Kemenag Keluarkan Pengumuman Penting Pelaksanaan UAMBN dan UN 2024
2 Kabar Gembira Terealisasi Bulan Maret untuk Guru Sertifikasi maupun Non Sertifikasi Tentang Tunjangan hingga Gaji Guru
Pertama Kali Terjadi, Cek Info GTK Ada Kabar Bahagia Untuk Guru Sertifikasi
Waspada! 5 Kategori Guru Honorer Tidak Bisa Diangkat PPPK 2024, Baik PPPK Full Time Maupun Part Time
MenPANRB: Guru PPPK dan PNS Pindah ke IKN Secara Bertahap
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:23 WIB

Terbaru! Secara Resmi Menteri Keuangan Bagikan Info THR dan Gaji Ke-13 untuk Guru Tahun 2024

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:59 WIB

Respon Pengurus Besar PGRI Tentang e- Kinerja Guru di PMM : Guru Merasa Terbebani!

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:25 WIB

Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:08 WIB

Perhatian untuk Guru! Kemenag Keluarkan Pengumuman Penting Pelaksanaan UAMBN dan UN 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:18 WIB

2 Kabar Gembira Terealisasi Bulan Maret untuk Guru Sertifikasi maupun Non Sertifikasi Tentang Tunjangan hingga Gaji Guru

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:48 WIB

Waspada! 5 Kategori Guru Honorer Tidak Bisa Diangkat PPPK 2024, Baik PPPK Full Time Maupun Part Time

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:40 WIB

MenPANRB: Guru PPPK dan PNS Pindah ke IKN Secara Bertahap

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:11 WIB

Menjelang Pembukaan Pendaftaran, Ketahui Perbedaan PPPK Guru Full Time dan Part Time di Tahun 2024

Berita Terbaru

Edutainment

Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024

Kamis, 22 Feb 2024 - 10:25 WIB