Buat Rekening Semakin Tebal, Ini Skema Baru Gaji Untuk PNS

- Editor

Kamis, 5 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Skema baru terkait gaji PNS telah ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) yang mana telah diubah berdasarkan penilaian PNS/ASN di kementerian dan lembaga.

Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPANRB mengatakan bahwa penilaian ASN/PNS tidak hanya dinilai secara kelompok/organisasi, tetapi juga dinilai secara individu. Penilaian kinerja tersebut bertujuan untuk meningkatkan kinerja ASN/PNS.

Pengelolaan kinerja ASN melalui Permen (Peraturan Menteri) PANRB tersebut telah dikirimkan serta nomornya juga sudah keluar yang nantinya akan digunakan untuk sosialisasi.

Hal pertama yang akan dilakukan untuk memperbaiki kinerja PNS yakni dengan meningkatkan keterampilan. Sehingga dengan demikian pemerintah juga harus menyiapkan anggaran tambahan agar ASN/PNS bisa mendapatkan beasiswa untuk mempertambah keterampilannya.

Selain melakukan penilaian secara individu masing-masing ASN, pemerintah juga akan menyiapkan konsep penghargaan atau reward untuk para ASN.

Konsep reward yang diberikan kepada ASN tersebut rencananya akan dibuat dengan Kementerian Keuangan, yang mana nantinya akan segera dilakukan untuk uji coba di kementerian dan lembaga.

Selain itu, pemerintah juga akan membuat salary range yang wajar dan kompetitif. Karena salary range tersebut nantinya akan digunakan untuk mengattract calon ASN terbaik untuk bergabung menjadi ASN.

Mengacu pada kenyataan di lapangan selama ini meskipun ASN saat ini mendapatkan tunjangan kinerja (tukin), akan tetapi tukin tersebut tidak bisa meningkatkan produktivitas. Sehingga sistem insentif saat ini yang akan dibentuk secara insentif yang sifatnya berdasarkan kinerja.

Sehingga dengan kebijakan tersebut maka produktivitas ASN dapat semakin baik dan meningkat dan insentif yang akan diterima akan semakin besar. Tunjangan kinerja tersebut akan dinilai secara individu dan kinerja organisasi.

Kemen PANRB ingin mewujudkan keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar ASN dapat bekerja secara merdeka. Untuk semua range gaji dan reward atau benefit ASN tersebut masih menunggu kesiapan anggaran Kementerian Keuangan.

Setelah itu nantinya secara bertahap, Kemen PANRB membuat design salary range dan secara bertahap akan diperbaiki sistem benefit untuk ASN. Dalam hal ini, Kemen PANRB berperan sebagai ‘HR director’ yang bertugas untuk mengatur fix variable, benefit, learning secara ideal.

Di sisi lain dalam PP No. 15 Tahun 2019 tidak hanya diterangkan terkait rincian gaji pokok PNS saja, namun juga berbagai komponen penghasilan untuk ASN. Selain mendapatkan gaji pokok, para pegawai negeri sipil juga akan mendapatkan beberapa tunjangan mulai dari tunjangan keluarga, tunjangan jabatan/fungsional, hingga tunjangan beras dan PPh.

Komponen penghasilan PNS yang tercantum dalam peraturan pemerintah tersebut yakni sebagai berikut:

Gaji pokok merupakan nominal gaji yang akan diterima setiap bulannya disesuaikan dengan golongan yang bersangkutan.

Tunjangan keluarga yakni tunjangan yang diberikan kepada PNS yang telah memiliki keluarga. Terdiri atas tunjangan suami/istri dan tunjangan anak (maksimal dua anak) dengan nominal 10% dan 2% dari gaji pokok.

Tunjangan jabatan/struktural yakni tunjangana yang diberikan kepada pegawai yang memimpin sebuah kesatuan organisasi atau kesatuan kerja. Besarnya tunjangan ini untuk Eselon 4A Rp540.000, Eselon 3B Rp980.000, Eselon 3A Rp1.260.000, Eselon 2B Rp2.025.000, dan seterusnya.

Tunjangan fungsional tunjangan yang diberikan untuk kelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas berhubungan dengan pelayanan fungsional berdasarkan keahlian dan keterampilan tertentu. Misalnya tenaga pendidikan, kesehatan, arsiparis, dan lain sebagainya.

Tunjangan beras yakni tunjangan yang diberikan kepada PNS dan keluarganya dalam bentuk uang sebanyak 10kg/orang.

Tunjangan pajak yakni tunjangan diberikan sesuai dengan peraturan yang berlaku tentang pajak penghasilan.

Segera Daftarkan Diri Anda Untuk Menjadi Member e-Guru.id dan Tingkatkan Pengetahuan Serta Kemampuan Anda Agar Bisa Menjadi Pendidik Yang Hebat. Dapatkan Berbagai Macam Pelatihan Gratis Serta Berbagai Bonus Lainnya. Daftar Sekarang dan Dapatkan Diskon Hingga 50%

DAFTAR SEKARANG

Penulis : (EYN)

Berita Terkait

Pengumuman Terbaru Kemendikbud Menanggapi Beredarnya Link Cek Peserta PPG  Daljab 2024
Kemdikbud Resmi Mengeluarkan Edaran Yang Dinanti Khusus Guru Non Sertifikasi 
Ternyata Ini Maksud Sekolah SD di Salatiga Study Tour Naik Pesawat Terbang
Study Tour Disebut Jadi Ladang Bisnis Sekolah
Dinas Pendidikan Jawa Tengah Larang Sekolah Gelar Study Tour
Update Terbaru 16 Mei: 100 Lebih Pemerintah Daerah Siap Salurkan TPG ke Rekening Guru. Cek Daerahmu…
Kemendikbud Imbau Para Guru Tidak Terjebak Pinjaman Online
Contoh Perbedaan Tampilan PMM-nya Bagi Guru Terpanggil dan Tidak Terpanggil PPG Daljab 2024
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 23:37 WIB

Pengumuman Terbaru Kemendikbud Menanggapi Beredarnya Link Cek Peserta PPG  Daljab 2024

Jumat, 17 Mei 2024 - 23:29 WIB

Kemdikbud Resmi Mengeluarkan Edaran Yang Dinanti Khusus Guru Non Sertifikasi 

Jumat, 17 Mei 2024 - 23:00 WIB

Ternyata Ini Maksud Sekolah SD di Salatiga Study Tour Naik Pesawat Terbang

Jumat, 17 Mei 2024 - 22:30 WIB

Study Tour Disebut Jadi Ladang Bisnis Sekolah

Jumat, 17 Mei 2024 - 22:20 WIB

Dinas Pendidikan Jawa Tengah Larang Sekolah Gelar Study Tour

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:35 WIB

Kemendikbud Imbau Para Guru Tidak Terjebak Pinjaman Online

Kamis, 16 Mei 2024 - 11:12 WIB

Contoh Perbedaan Tampilan PMM-nya Bagi Guru Terpanggil dan Tidak Terpanggil PPG Daljab 2024

Kamis, 16 Mei 2024 - 10:35 WIB

OJK: Profesi Guru Paling Banyak Lakukan Pinjaman Online

Berita Terbaru

PPG Angkatan 1 Kemenag Resmi Dibuka pada 15 Mei 2023, Kuota untuk 6.300 Guru Madrasah

News

Study Tour Disebut Jadi Ladang Bisnis Sekolah

Jumat, 17 Mei 2024 - 22:30 WIB