6 Prinsip Teknik Coaching Dalam Mengatasi Permasalahan Peserta Didik

- Editor

Selasa, 15 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teknik coaching merupakan sebuah proses pengarahan dari pendidik kepada peserta didik untuk menghadapi sebuah masalah pembelajaran dan lingkungan sekolah serta membantu peserta didik untuk mengatasi kendala-kendala agar dapat mencapai hasil belajar yang optimal.

Memimpin sebuah tim atau menjadi seorang pendidik seringkali membuat seseorang untuk dapat menjadi coach yang baik bagi peserta didik.

Bagi seorang pendidik yang sudah masuk ke dalam pembentukan sebuah tim, coaching hampir tidak bisa dihindarkan lagi. Coach di sini bukanlah berarti pendidik harus memiliki sertifikat nasional/internasional yang diakui, namun lebih karena peranan pendidik sebagai seorang pemimpin atau fasilitator. Berikut ini adalah beberapa prinsip yang harus dijalankan dalam melakukan coaching efektif kepada sebuah tim atau peserta didik.

Ada 6 prinsip yang dikenal dalam melakukan teknik coaching, yang dikenal juga dengan 6P yakni:

Purpose yaitu setiap coaching yang dilakukan seorang coach perlu menegaskan pentingnya isu atau hal yang diangkat dalam coaching ini. Sehingga akan tercipta kesamaan pemahaman bahwa coaching yang dilakukan memang penting dan bermanfaat.

Process yaitu seorang coach memberikan bagaimana proses melakukannya secara step by step. Misalnya dalam melatih siswa belajar pendidik hendaknya memberikan penjelasan tentang garis besar tentang proses belajar yang efektif, jika ada pertanyaan maka jawablah pada saat itu juga sehingga menjadi clear.

Picture yaitu memeragakan bagaimana cara melakukannya. Jika pendidik merupakan seorang pemimpin atau coach, maka hal ini termasuk hal penting di mana pendidik memeragakan proses yang diajarkan agar lebih dipahami peserta didik seperti mengajarkan baca tulis, maka kita perlu untuk memeragakan teknik baca tulis yang benar sehingga lebih mudah untuk dilakukan.

Practice yaitu memberikan pengawasan pada peserta didik atas apa yang dipelajari apakah sudah sesuai dengan ekspetasi pendidik atau belum. Evaluasilah performa dan kinerja coachee dan lakukan pelatihan agar peserta didik bisa melakukannya dengan lebih baik lagi.

Point of Feedback yakni setelah pendidik melakukan pengawasan dan evaluasi, maka selanjutnya adalah memberikan feedback. Contoh saat melatih sebuah kelompok peserta didik tentang cara menanam biji kacang pada kapas apakah masih ada yang cara menanamnya masih salah atau sudah benar maka diberikan feedback agar lebih mudah dipahami oleh peserta didik.

Proceed on Next Path yakni langkah ini adalah langkah terakhir di mana peserta didik membuat kesepakatan dengan coachee, apa langkah selanjutnya yang ingin dicapai? Seringkali pada sesi ini pendidik mendapatkan inisiatif untuk melebarkan coaching yang tidak terduga sebelumnya. Misalnya yang tadinya hanya melakukan coaching tentang teknik presentasi, coachee ternyata meminta lebih lanjut untuk coaching teknik pembuatan slide, penyampaian materi dan sebagainya sehingga dengan demikian hal ini bukan hanya bermanfaat untuk coachee namun juga jika coach belum menguasai the next path, otomatis akan dipaksa belajar ilmu yang lebih baru.

Ikutilah pelatihan “Pengembangan Motivasi Peserta Didik Dalam Proses Pembelajaran” yang diseleggarakan oleh e-guru.id

DAFTAR SEKARANG

Penulis : Erlin Yuliana

Berita Terkait

Kemdikbud Keluarkan Pengumuman Kebijakan Baru untuk Sertifikasi Guru, Cek Selengkapnya!
Nunuk Suryani Ungkap Alasan Hingga Kini Banyak Daerah Belum Menerima Tambahan 100% 1 Bulan TPG 
Tips Melakukan Pembelajaran Sastra Sesuai Kurikulum Merdeka
Jelas Ada Regulasi yang Mengatur Tentang Tambahan 100% 1 Bulan TPG dan Tamsil Untuk Guru Sertifikasi dan Nonsertifikasi Tidak Perlu Khawatir
5 Tujuan Pembelajaran Sastra di Kurikulum Merdeka yang Wajib Dipahami Guru
Kabar Gembira, Guru Sertifikasi dan Nonsertifikasi Bisa Dapat Dana Pendidikan Rp. 4,3 Juta Perbulan
Sastra Masuk dalam Kurikulum Merdeka, Download Bahan Ajarnya di Sini
Resmi, Ini Urutan Penempatan Formasi PPPK Guru 2024, Bagaimana Peluang Guru Honorer, Negeri, Guru Swasta dan Lulusan PPG?
Berita ini 790 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:39 WIB

Kemdikbud Keluarkan Pengumuman Kebijakan Baru untuk Sertifikasi Guru, Cek Selengkapnya!

Jumat, 24 Mei 2024 - 09:49 WIB

Nunuk Suryani Ungkap Alasan Hingga Kini Banyak Daerah Belum Menerima Tambahan 100% 1 Bulan TPG 

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:08 WIB

Tips Melakukan Pembelajaran Sastra Sesuai Kurikulum Merdeka

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:22 WIB

Jelas Ada Regulasi yang Mengatur Tentang Tambahan 100% 1 Bulan TPG dan Tamsil Untuk Guru Sertifikasi dan Nonsertifikasi Tidak Perlu Khawatir

Kamis, 23 Mei 2024 - 10:40 WIB

5 Tujuan Pembelajaran Sastra di Kurikulum Merdeka yang Wajib Dipahami Guru

Kamis, 23 Mei 2024 - 09:15 WIB

Sastra Masuk dalam Kurikulum Merdeka, Download Bahan Ajarnya di Sini

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:43 WIB

Resmi, Ini Urutan Penempatan Formasi PPPK Guru 2024, Bagaimana Peluang Guru Honorer, Negeri, Guru Swasta dan Lulusan PPG?

Rabu, 22 Mei 2024 - 11:19 WIB

Tunjangan Guru Wajib Dikembalikan Jika Masalah Ini Terjadi

Berita Terbaru