5 Upaya yang Dapat Dilakukan Guru untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa di Masa Pandemi

- Editor

Jumat, 24 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Elta Riyana Hutagalung, S. Pd. 

Guru di SMP NEGERI 6 KUBU

Guru mempunyai andil yang besar dalam meningkatkan minat belajar peserta didik karena guru memiliki posisi yang strategis sebagai pelaku utama dalam mendidik. Guru memiliki tanggung jawab yang besar dalam mencetak generasi yang bermutu.

Pekerjaan menjadi seorang guru ini tidaklah mudah, tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang tanpa memiliki keahlian profesional. Dalam rangka peningkatan mutu dalam profesionalisme guru diupayakan agar dapat menambah pengetahuan dalam pengalaman mengajarnya. Untuk itu seorang guru dituntut untuk lebih mengefektifkan dan mengefisienkan strategi pembelajaran di dalam kelas agar timbul minat peserta didik untuk belajar. Apalagi pada masa pandemi seperti ini, guru harus pandai-pandai melihat situasi bagaimana membuat peserta didik tidak bosan dalam belajar daring 

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik dalam masa pandemi antara lain :

Pembelajaran Daring Interaktif 

Esensi dari pembelajaran daring adalah bagaimana proses belajar tetap berlangsung selama di rumah. Bukan memindahkan sekolah ke rumah, tetapi guru perlu memilih materi-materi penting yang perlu dilakukan anak-anak di rumah. 

Faktor infrastruktur memang mempengaruhi proses belajar daring karena hal tersebut dapat mendukung pembelajaran daring yang interaktif.  

Pendidikan Kecakapan Hidup

Dalam belajar, perlu ditawarkan hal-hal yang menyenangkan bagi peserta didik agar lebih enjoy dalam menjalani kegiatan belajar. Salah satu caranya adalah dengan pendidikan kecakapan hidup yang lebih aplikatif, implementatif, dan kontekstual dengan kondisi sekarang. Misalnya pembelajaran tentang bagaimana cara menghindari virus Covid-19, bagaimana menjalankan protokol kesehatan sehari-hari.

Pembelajaran Sesuai dengan Minat dan Kondisi Siswa

Walaupun dilakukan secara daring, proses belajar mengajar juga tetap harus mengacu pada minat dan kondisi peserta didik. 

Tidak bisa disamakan bagaimana fasilitas dan akses belajar peserta didik di setiap daerah. Dalam hal ini pihak guru sangat penting bersikap bijak menyesuaikan dengan kondisi yang ada tanpa mengabaikan target kurikulum. 

Kemudian dalam penilaian tugas yang diberikan kepada siswa hendaknya guru tidak melakukan penilaian seperti yang biasa dilakukan di sekolah. Penilaian cukup dilakukan secara kualitatif yang sifatnya lebih memberikan motivasi kepada pederta didik.

Membuat Aplikasi Kreatif

Siapa dan bagaimana kondisi peserta didik yang diajar oleh guru adalah ini sangat penting diketahui sebelum menerapkan metode kreatif yang menyenangkan. Dengan penguasaan teknologi yang baik, maka guru bisa menggunakan teknik pembelajaran menggunakan berbagai aplikasi teknologi yang kreatif dan menarik. Sebagai contoh penggunaan aplikasi TikTok yang saat ini lebih banyak disukai kalangan muda. Aplikasi ini bisa dimanfaatkan untuk perangkat belajar yang lebih kreatif dan menyenangkan bagi peserta didik.

Membuat Rencana Pembelajaran yang Melibatkan Peserta didik

Selama ini seringkali guru membuat rencana pembelajaran dilakukan sesuai dengan kebutuhan kurikulum dan tanpa melibatkan peserta didik. Kondisi pandemi saat ini di mana minat belajar peserta didik cenderung menurun, dibutuhkan hal-hal bersifat aspiratif dari keinginan peserta didik. Libatkan rencana pembelajaran dengan keinginan dan kondisi siswa sehingga lebih bisa diterima dan dijalankan dengan kondisi yang menyenangkan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link INI atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

Berita Terkait

Tantangan Mencapai Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 7 di Wilayah Jawa, Madura, dan Bali
Memaksimalkan ChatGPT untuk Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka
Dampak Positif Kecerdasan Buatan untuk Pendidikan di Indonesia 
Menggali Potensi Kecerdasan Buatan dan Etika Penerapannya di Dunia Pendidikan
Kecerdasan Buatan yang Mengguncang Dunia Pendidikan
Geogebra Media Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan
Apakah  Sosok Guru Akan Tergantikan oleh Teknologi AI? 
Kehadiran ChatGPT dalam Dunia Pendidikan, Bagai  Pedang Bermata Dua
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:59 WIB

Tantangan Mencapai Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 7 di Wilayah Jawa, Madura, dan Bali

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:35 WIB

Memaksimalkan ChatGPT untuk Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka

Senin, 19 Februari 2024 - 15:20 WIB

Dampak Positif Kecerdasan Buatan untuk Pendidikan di Indonesia 

Jumat, 16 Februari 2024 - 09:32 WIB

Menggali Potensi Kecerdasan Buatan dan Etika Penerapannya di Dunia Pendidikan

Selasa, 13 Februari 2024 - 10:50 WIB

Kecerdasan Buatan yang Mengguncang Dunia Pendidikan

Selasa, 6 Februari 2024 - 10:35 WIB

Geogebra Media Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan

Senin, 5 Februari 2024 - 10:27 WIB

Apakah  Sosok Guru Akan Tergantikan oleh Teknologi AI? 

Sabtu, 3 Februari 2024 - 15:55 WIB

Kehadiran ChatGPT dalam Dunia Pendidikan, Bagai  Pedang Bermata Dua

Berita Terbaru