4 Fakta Konsep Merdeka Belajar yang Wajib Anda Pahami

- Editor

Kamis, 26 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konsep Merdeka Belajar – Setelah pandemi menjangkiti pendidikan di negeri ini kurang lebih dua tahun, para pakar pendidikan sudah banyak belajar baik dalam hal penyelenggaraan pendidikan sampai pelaksanaan teknisnya. 

Termasuk juga dengan kehadiran konsep merdeka belajar. Sebagian besar guru pastilah sudah memahaminya mengingat jargon dan slogan Kampus Merdeka dan Sekolah Merdeka seringkali hadir dalam pertemuan resmi bareng Kemdikbud maupun non formal lainnya. 

Konsep ini diprakarsai oleh Kemdikbud terutama oleh Nadiem Makarim sebagai menteri yang menjabat saat ini. 

Ada beberapa hal penting yang perlu Anda tahu ketika konsep Merdeka Belajar sudah diluncurkan dan akan segera diterapkan secara serentak. Adapun beberapa fakta terkait konsep Merdeka Belajar yakni :

1. USBN Diganti

Fakta pertama yang perlu Anda pahami yakni penggantian USBN yang merupakan singkatan dari Ujian Sekolah Berstandar Nasional. 

Sebagian besar pendidik maupun peserta didik kadang merasa was-was dan khawatir bila nilainya tidak mencukupi. Kekhawatiran ini akhirnya menjadi evaluasi bersama dalam dunia pendidikan sehingga tahun 2020 kemarin ujian tersebut digantikan dengan pengujian asesmen.  Hanya akan dilakukan oleh sekolah dan tetap bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta didik. Idealnya, USBN tidak dihilangkan melainkan promotornya saja yang berubah. 

Kalau awalnya terdapat tim pembuat soal USBN, namun sekarang ujian akan dikembalikan pada sekolah di mana para guru bidang studi lah yang lebih memahami kondisi dan kemampuan peserta didik. 

Sehingga lulus dan tidaknya seorang peserta didik akan dikembalikan berdasar penilaian yang sudah dilaksanakan. 

2.    Fakta tentang Ujian Nasional

Fakta lainnya yakni mengenai ujian nasional. Sebagaimana USBN, UN juga terakhir diadakan di tahun 2020 dan akhirnya digantikan dengan ujian asesmen, numerasi, literasi dan karakter. Ujian numerasi, literasi, dan karakter pun masih digodok sedemikian rupa agar tidak memberatkan para peserta didik. 

3.    Fakta tentang Pelaksanaan Pembelajaran

Kemudian fakta lainnya yakni terkait pelaksanaan pembelajaran. Seorang guru akan memiliki hak kebebasan dalam penentuan penggunaan dan pengembangan RPP-nya. Formatnya pun sederhana. Sebab hanya sekitar satu halaman. Untuk strukturisasinya terdiri dari tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan penilaian dalam pertemuan tersebut. 

4.    Fakta tentang Pendaftaran Peserta Didik

Kemudian fakta lainnya yakni terkait proses pendaftaran peserta didik yang baru. Biasanya peserta didik baru akan menggunakan nilai ujian sedangkan sekarang sudah mulai diberlakukan sistem zonasi. 

Tentu saja sistem ini masih mendapat pro dan kontra dari masyarakat sebab ada yang merasa kebijakan tersebut tidak adil. 

Mereka beranggapan bahwa tetap harus ada satuan pendidikan yang bisa mengakomodir prestasi peserta didik. Sistem zonasi dinilai malah akan menjadikan keseluruhan sekolah berada pada satu standar yang sama. 

Nah, demikian ulasan mengenai beberapa fakta konsep Merdeka Belajar

Jangan lewatkan Diklat nasional berikut ini yang diselenggarakan oleh e-Guru.id. Daftarkan diri Anda melalui link berikut ini sebelum kuota habis!

LINK PENDAFTARAN

Kontak Person: 

08988960600 (Ika)

0895396344454 (Laily)

(shd/shd)

Berita Terkait

Bocoran MenPAN RB, 2 Kategori Guru Honorer Otomatis Diangkat PPPK Tahun 2024
Kabar Gembira, Secara Resmi Presiden Tetapkan Guru Sertifikasi Dapat Tambahan 2 Bulan TPG
Guru Penggerak Pati Langsungkan Talkshow Pendidikan Berkelanjutan Serta Pengabdian ke Sekolah Pinggiran
Terbaru, Siaran Pers Kemdikbud untuk  Guru TK,SD, SMP, dan SMA/SMK Tertanggal 16 Mei 2024, Simak Selengkapnya!
Pengumuman Terbaru Kemendikbud Menanggapi Beredarnya Link Cek Peserta PPG  Daljab 2024
Kemdikbud Resmi Mengeluarkan Edaran Yang Dinanti Khusus Guru Non Sertifikasi 
Ternyata Ini Maksud Sekolah SD di Salatiga Study Tour Naik Pesawat Terbang
Study Tour Disebut Jadi Ladang Bisnis Sekolah
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 10:28 WIB

Bocoran MenPAN RB, 2 Kategori Guru Honorer Otomatis Diangkat PPPK Tahun 2024

Senin, 20 Mei 2024 - 09:21 WIB

Kabar Gembira, Secara Resmi Presiden Tetapkan Guru Sertifikasi Dapat Tambahan 2 Bulan TPG

Senin, 20 Mei 2024 - 06:09 WIB

Guru Penggerak Pati Langsungkan Talkshow Pendidikan Berkelanjutan Serta Pengabdian ke Sekolah Pinggiran

Sabtu, 18 Mei 2024 - 10:22 WIB

Terbaru, Siaran Pers Kemdikbud untuk  Guru TK,SD, SMP, dan SMA/SMK Tertanggal 16 Mei 2024, Simak Selengkapnya!

Jumat, 17 Mei 2024 - 23:37 WIB

Pengumuman Terbaru Kemendikbud Menanggapi Beredarnya Link Cek Peserta PPG  Daljab 2024

Jumat, 17 Mei 2024 - 23:00 WIB

Ternyata Ini Maksud Sekolah SD di Salatiga Study Tour Naik Pesawat Terbang

Jumat, 17 Mei 2024 - 22:30 WIB

Study Tour Disebut Jadi Ladang Bisnis Sekolah

Jumat, 17 Mei 2024 - 22:20 WIB

Dinas Pendidikan Jawa Tengah Larang Sekolah Gelar Study Tour

Berita Terbaru