2024 Ganti Menteri Pendidikan, Bagaimana Nasib Kebijakan yang Saat Ini Berjalan? Apakah Akan Diganti?

- Editor

Sabtu, 9 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masa Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi akan segera usai sejalan dengan jabatan pergantian presiden di tahun 2024 mendatang.

Banyak sekali kebijakan serta perubahan perubahan dalam bidang pendidikan terutama, berkaitan dengan penggunaan teknologi guna transformasi pendidikan.

Teknologi dalam transformasi pendidikan di Indonesia berdampak signifikan untuk penggunanya, khususnya guru dan kepala sekolah di desa dan di kota. Intervensi itu salah satunya diterapkan melalui platform Rapor Pendidikan, Platform Merdeka Mengajar (PMM), Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah), dan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS).

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyatakan bahwa penemuan ini meyakinkannya bahwa gerakan Merdeka Belajar, terutama melalui penggunaan platform-platform teknologi pendidikan, dapat terus dimanfaatkan oleh guru dan kepala sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. 

Menurutnya, independensi gerakan ini dari figur menteri atau presiden menunjukkan keyakinannya bahwa inisiatif ini akan terus berlanjut karena telah diadopsi oleh para pelaku utama di lapangan, yaitu guru dan kepala sekolah. 

Dia menjelaskan bahwa meskipun Platform Merdeka Mengajar sebelumnya dianggap sebagai milik kementerian, studi menunjukkan bahwa platform teknologi Merdeka Belajar digunakan secara luas di satuan-satuan pendidikan.

 Nadiem Makarim berpendapat bahwa ketika platform tersebut menjadi bagian dari partisipasi individu guru, hal itu akan memberikan keberlanjutan dan kesinambungan.

Dikutip dari detikedu, Studi mengenai peran teknologi dalam transformasi pendidikan di Indonesia menggunakan wawancara dengan guru dan kepala sekolah, serta data resmi Kemendikbudristek terkait kinerja dan penggunaan platform teknologi pendidikan. 

Studi ini juga mencakup survei terhadap 130.000 responden untuk mengumpulkan masukan dari berbagai daerah.

Menurut studi tersebut, Indonesia sedang mengatasi masalah-masalah pendidikan dengan inisiatif kurikulum serta memberikan pelatihan yang lebih baik bagi para guru melalui teknologi. 

Halaman selanjutnya,

Caludia Wang dari Oliver…

Berita Terkait

Kriteria Sekolah Swasta yang Bisa Menerima Redistribusi Guru ASN
Guru ASN Bisa Mengajar di Sekolah Swasta, Ini Kriterianya! Apakah Anda Termasuk?
Telah Terbit Permendikdasmen 1 Tahun 2025 tentang Redistribusi Guru ASN (PNS dan PPPK) Pada Satuan Pendidikan Masyarakat
Hanya Di Tanggal 21 Januari, Semua Guru TK, SD, SMP dan SMA/SMK Jangan Sampai Ketinggalan!
[Breaking News] Siaran Pers BKN Kriteria Pelamar Tambahan Seleksi PPPK Guru, Ada Kesempatan Ikut Seleksi PPPK Tahap II
Tahun 2025 Guru Sertifikasi Maupun Non Sertifikasi Akan Sejahtera dengan Program Prioritas Mendikdasmen
Guru Wajib Tahu, Poin Penting dalam PermenPANRB Nomor 21 Tahun 2024 tentang Jabatan Fungsional Guru
4 Tahapan Pengelolaan Kinerja Tahun 2025, Jangan Sampai Keliru!
Berita ini 3,622 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Januari 2025 - 18:16 WIB

Kriteria Sekolah Swasta yang Bisa Menerima Redistribusi Guru ASN

Senin, 20 Januari 2025 - 17:51 WIB

Guru ASN Bisa Mengajar di Sekolah Swasta, Ini Kriterianya! Apakah Anda Termasuk?

Senin, 20 Januari 2025 - 12:27 WIB

Telah Terbit Permendikdasmen 1 Tahun 2025 tentang Redistribusi Guru ASN (PNS dan PPPK) Pada Satuan Pendidikan Masyarakat

Senin, 20 Januari 2025 - 11:43 WIB

Hanya Di Tanggal 21 Januari, Semua Guru TK, SD, SMP dan SMA/SMK Jangan Sampai Ketinggalan!

Rabu, 15 Januari 2025 - 12:24 WIB

[Breaking News] Siaran Pers BKN Kriteria Pelamar Tambahan Seleksi PPPK Guru, Ada Kesempatan Ikut Seleksi PPPK Tahap II

Berita Terbaru

Advertorial

HHRMA Bali: Jembatan Karier di Industri Perhotelan

Selasa, 11 Feb 2025 - 09:45 WIB

Unduh Sertifikat Pendidikan 32 JP Gratis