Yuk, Intip 5 Jenis Tunjangan Profesi Guru Tahun 2022! 

- Editor

Kamis, 26 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tunjangan Profesi Guru – Menjadi guru tentu merupakan sebuah kebanggaan. Selain berkontribusi bagi negeri ini, Anda juga mendapat tunjangan yang cukup mumpuni. Tunjangan tersebut bisa saja digunakan untuk mencukupi kebutuhan bagi keluarga. 

Hanya saja, Anda pun sudah mengetahui dengan jelas bahwa profesi ini tidak mudah untuk dicapai. Butuh perjuangan yang ekstra dan pastinya tidak dengan waktu yang digunakan untuk santai saja. 

Lantas apa saja tunjangan profesi guru yang bisa didapatkan setiap tahunnya? Yuk simak ulasannya berikut ini.

Peraturan Mengenai Tunjangan Profesi Guru

Tunjangan Profesi Guru secara resmi dikeluarkan oleh kebijakan UU pada Nomor14 di tahun 2005 terkait Guru dan Dosen pada Pasal 14. 

Guru nantinya dapat memiliki penghasilan berdasar standar yang telah ditentukan dan mendapat jaminan kesejahteraan sosial. Hanya saja kebijakan tersebut akan diberlakukan pada guru yang sudah memiliki serdik (sertifikat pendidik). 

Di tahun sebelumnya, pemerintah merilis bahwa seorang guru mendapatkan 4 jenis tunjangan. Namun berbeda dengan tahun 2022, sebab di tahun ini rencananya terdapat peraturan baru dan merilis 5 jenis tunjangan profesi guru. 

1.    Tunjangan Guru PNSD

Jenis tunjangan ini harus memiliki persyaratan khusus yakni mendapat Surat Keputusan Penerima Tunjangan Profesi (SKTP) dan dikeluarkan secara resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

Guru tersebut juga harus melengkapi pemenuhan beban kerja serta mempunyai beragam penilaian prestasi dan terkategorikan baik. 

Besaran nominal dari tunjangan ini berdasar aturan resmi dari peraturan Permendikbud Nomor 4 di tahun 2022 dan mendapatkan satu kali gaji pokok per bulan. Tunjangan ini diaktifkan setiap tiga bulan sekali.

2.    Tunjangan bagi Guru CPNSD

Tunjangan jenis kedua yakni bagi guru CPNSD. Tunjangan ini akan berlaku apabila guru memiliki sertifikat pendidik, sudah mengajar sesuai serdik dan masih belum mengikuti program dari pendidikan prajabatan maupun latsar, serta sudah memenuhi beban kerja berdasar peraturan tertentu. 

 

3.    Tunjangan bagi Guru non-Inpassing

Tunjangan selanjutnya yakni diperuntukkan bagi guru Non-Inpassing. Idealnya, SK inpassing akan dikeluarkan secara resmi oleh ppemerintah untuk bisa menyetarakan guru non PNS dan guru PNS. Besarannya mengacu pada peraturan dari Persesjen Kemdikbud nomor 18 di tahun 2021. Sehingga bisa disederhanakan bahwa tunjangan tersebut mengacu pada aturan sertifikasi non pekerja. 

4.    Tunjangan bagi Guru Non PNS & Non-Inpassing

Kemudian tunjangan lainnya diberikan pada guru non pns dan non inpassing. Biasanya besaran yang didapatkan juga mengacu pada aturan yang digunakan oleh tunjangan guru non-inpassing. 

Sehingga para guru ini seharusnya juga segera mengurus berkas yang masuk untuk diajukan SK inpassingnya sehingga mendapat kesejahteraan dari segi finansial. 

5.    Tunjangan Guru PPPK

Kemudian tunjangan lain yang ditujukan yakni bagi guru PPPK. Peraturan ini merupakan peraturan baru dan akan berlaku di tahun 2022. Besarannya akan disesuaikan dengan standar pada peraturan yang ada. 

Sedangkan gaji pokok yang didapatkan akan setara dengan aturan yang sudah ditentukan oleh pemerintah yakni pada peraturan presiden dengan Nomor 98 tahun 2020 sebagai peraturan dasar bagi PPPK. 

Biasanya golongan guru PPPK akan berada di kelompok 9 dan besaran yang didapatkan setara masa kerja 0 tahun dengan Gapok sejumlah 2.966.500 dan senantiasa mengalami peningkatan setiap 2 tahun sekali. 

Demikian ulasan mengenai tunjangan profesi guru dan beberapa penjelasannya secara singkat.   

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(shd/shd)

Berita Terkait

Ini Langkah Selanjutnya Setelah Menyelesaikan Pemutakhiran Data Calon Peserta PPG Daljab 2024
Kabar Gembira dari Bu Nunuk: Tidak Ada Prioritas PPPK 2024, Semua Guru Honorer Bisa Daftar PPPK 2024
Cara Menambahkan Riwayat Pendidikan Formal Secara Mandiri di PTK Datadik untuk Pemutakhiran Data
Pengumuman dari Kemendikbud, Guru dan Kepala Sekolah Sertifikasi dan Non Sertifikasi Wajib Bersiap Tanggal 14 Juni 2024
CATAT! Hal Mendesak, Lakukan Hal Ini Agar Tidak Gagal Ikut PPG Daljab 2024
Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025 untuk TK Sesuai Peraturan Kemendikbud Terbaru
Perlu Waspada! Guru Passing Grade P1 Berpotensi Tergeser oleh Guru Sekolah Negeri di Seleksi PPPK 2024
Kemendikbud Umumkan Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 11:09 WIB

Ini Langkah Selanjutnya Setelah Menyelesaikan Pemutakhiran Data Calon Peserta PPG Daljab 2024

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:00 WIB

Kabar Gembira dari Bu Nunuk: Tidak Ada Prioritas PPPK 2024, Semua Guru Honorer Bisa Daftar PPPK 2024

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:09 WIB

Cara Menambahkan Riwayat Pendidikan Formal Secara Mandiri di PTK Datadik untuk Pemutakhiran Data

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:21 WIB

Pengumuman dari Kemendikbud, Guru dan Kepala Sekolah Sertifikasi dan Non Sertifikasi Wajib Bersiap Tanggal 14 Juni 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:35 WIB

Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025 untuk TK Sesuai Peraturan Kemendikbud Terbaru

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:58 WIB

Perlu Waspada! Guru Passing Grade P1 Berpotensi Tergeser oleh Guru Sekolah Negeri di Seleksi PPPK 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:30 WIB

Kemendikbud Umumkan Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:26 WIB

Cara Pemutakhiran Data Calon Peserta PPG Daljab 2024, Lengkap!

Berita Terbaru