Urgensi Pemanfaatan Website dalam Pembelajaran Era Digital!

- Editor

Sabtu, 30 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemanfaatan Website dalam Pembelajaran – Di era yang serba digital seperti sekarang ini, hampir semua orang secara personal, perusahaan atau lembaga membutuhkan situs untuk menjangkau “konsumen” mereka melalui internet. Selain sebagai upaya jangkauan, situs atau website juga bisa dipergunakan untuk memberikan informasi kepada khalayak umum.

Salah satu yang seringkali kita jumpai adalah pembuatan website melalui WordPress. Karena WordPress ini bisa digunakan untuk berbagai hal, termasuk digunakan sebagai penunjangn peningkatan mutu pendidikan. Jenis pemanfaatan website yang kerap kali kita lihat adalah:

  1. website sekolah sebagai pusat informasi satuan pendidikan; dan
  2. platform pembelajaran sebagai penunjang pembelajaran jarak jauh. Keduanya ini yang paling sering kita temui di bidang pendidikan.

Di Indonesia, pemanfaatan website sebagai media pembelajaran sudah masif diterapkan diberbagai satuan pendidikan, termasuk lembaga yang menaunginya, seperti Kemdikbud.

Kemdikbud sudah banyak meluncurkan platform-platform atau learning management system (LMS) yang kemudian dapat memudahkan karena aksesnya dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun.

Pemanfaatan Website di Kurikulum Merdeka

Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud telah meluncurkan sebuah platform pembelajaran yang bernama Merdeka Mengajar. Tidak hanya itu, sebelumnya Kemendikbud juga telah meluncurkan platform E-Belajar.id yang digunakan untuk administrasi pelaksanaan sekolah.

Artinya bahwa website pendukung pelaksanaan pendidikan sangat dimanfaatkan dan dimaksimalkan dalam Kurikulum Merdeka ini. Hal ini tentunya demi mewujudkan konsep merdeka belajar yang bermuara pada peningkatan kualiatas pendidikan dan pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi dan komunikasi.

Pemanfaatan website dalam pembelajaran khususnya pada pembelajaran Kurikulum Merdeka, akan mendorong kreativitas guru maupun tenaga kependidikan dalam menciptakan media pembelajaran kekinian.

Akun pembelajaran Belajar.id

Akun Pembelajaran merupakan nama akun (user ID) yang bertanda belajar.id dan kata sandi (password) yang dapat digunakan untuk mengakses berbagai aplikasi pembelajaran.

Belajar.id sebagai akun pembelajaran dapat digunakan selama status Anda masih tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Akun akan dihapus jika Anda sudah tidak berstatus sebagai Pendidik atau Peserta Didik.

Pendidik, Peserta Didik, Tenaga Kependidikan (Kepala Sekolah dan Operator Sekolah) dapat menggunakan akun pembelajaran Belajar.id ini.

Adapun manfaat dari akun pembelajaran Belajar.id adalah sebagai berikut.

  1. Memudahkan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
  2. Dapat digunakan untuk mengakses berbagai platform dari Kemendikbudristek.
  3. Mampu menyimpan dokumen secara daring dengan ruang penyimpanan lebih aman tanpa batas.
  4. Dapat mengakses dan memanfaatkan Chromebook.
  5. Sebagai jalur informasi resmi dari Kemendikbudristek.

Aplikasi Merdeka Mengajar

Kemendikbud melalui Nadiem Makarim dalam paparannya menjelaskan bahwa platform Merdeka Mengajar adalah platform edukasi yang menjadi teman penggerak untuk guru dalam mewujudkan Pelajar Pancasila.

Platform ini menyediakan referensi bagi guru untuk mengembangkan praktik mengajar sesuai dengan Kurikulum Merdeka.

Platform Merdeka Mengajar memberikan kesempatan yang setara bagi guru untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensinya kapan pun dan di mana pun. Kemudian platform ini juga diharapkan dapat mendorong guru untuk terus berkarya dan menyediakan wadah berbagi praktik baik.

Platform Digital Sekolah E-Belajar.id

E-Belajar.id adalah sebuah platform digital untuk administrasi pelaksanaan sekolah meliputi kegiatan belajar mengajar, absensi, raport, evaluasi, rekap penilaian, penerimaan peserta didik baru, hingga pembayaran secara digital.

Sehingga dapat menunjang sekolah menuju sekolah yang profesional, efektif dan akuntabel. Dilansir dari situs resmi Kemendikbud kabarnya E-Belajar.id saat ini sudah lengkap yang berdasar kepada 8 (delapan) standar nasional pendidikan.

Kemudian terdapat video conference atau tatap muka secara visual sudah bisa digunakan dalam platform E-Belajar.id ini.

Aplikasi E-Belajar.id juga dapat disesuaikan dengan keinginan sekolah dalam mengembangkan kelangsungan sistem pendidikan yang lebih baik dan mempermudah akses bagi setiap warga sekolah. Berikut beberapa fitur yang sudah bisa digunakan dalam E-Belajar.id:

  • E-Learning meliputi video conference, evaluasi pembelajaran (ulangan harian, pas, pat dan us), penugasan, absensi, rekap nilai dan e-raport.
  • E-Monitoring meliputi pengawasan dari lembaga pendidikan terkait seperti kcd/dinas pendidikan setempat, pengawasan dari orangtua/wali siswa.
  • E-Payment meliputi pembayaran secara digital sudah termasuk dalam aplikasi ini.
  • PPDB online yang memudahkan sekolah dalam menjaring peserta didik baru secara digital.

Pemanfaatan Website untuk Mendukung Merdeka Belajar

Pada dasarnya konsep merdeka belajar terdiri dari tiga komponen yaitu, adanya komitmen terhadap tujuan, kemandirian dalam menentukan pilihan cara belajar, dan melakukan refleksi terhadap proses dan hasil belajar.

Tujuan utama dari kebijakan Merdeka Belajar dilaksanakan dalam rangka untuk percepatan pencapaian tujuan nasional Pendidikan. Dalam hal ini yaitu meningkatnya kualitas sumber daya manusia Indonesia yang mempunyai keunggulan dan daya saing dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

Adanya kemandirian dalam belajar dan mengajar ini, menuntut sekolah dalam merancang media pembelajaran yang dapat diakses dengan berbasis sistem belajar mandiri dengan pemanfaatan website dalam pembelajaran. (mfs)

Ayo cari tahu bagaimana cara membuat web pembelajaran menggunakan WordPress ini. Dengan mengikuti “Pelatihan Membuat Web Pembelajaran Menggunakan WordPress” yang akan dilaksanakan pada tanggal 9-17 Mei 2022. Dengan 5 kali pertemuan melalui aplikasi Zoom Meeting dan Telegram.

KLIK DI SINI UNTUK MENDAFTAR

Berita Terkait

Catat Pengumuman Penting Dirjen Nunuk Persiapan PPG Daljab 2024 Tanggal 21 Juni 2024 Jangan Lewatkan!
Ini Langkah Selanjutnya Setelah Menyelesaikan Pemutakhiran Data Calon Peserta PPG Daljab 2024
Kabar Gembira dari Bu Nunuk: Tidak Ada Prioritas PPPK 2024, Semua Guru Honorer Bisa Daftar PPPK 2024
Cara Menambahkan Riwayat Pendidikan Formal Secara Mandiri di PTK Datadik untuk Pemutakhiran Data
Pengumuman dari Kemendikbud, Guru dan Kepala Sekolah Sertifikasi dan Non Sertifikasi Wajib Bersiap Tanggal 14 Juni 2024
CATAT! Hal Mendesak, Lakukan Hal Ini Agar Tidak Gagal Ikut PPG Daljab 2024
Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025 untuk TK Sesuai Peraturan Kemendikbud Terbaru
Perlu Waspada! Guru Passing Grade P1 Berpotensi Tergeser oleh Guru Sekolah Negeri di Seleksi PPPK 2024
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 09:55 WIB

Catat Pengumuman Penting Dirjen Nunuk Persiapan PPG Daljab 2024 Tanggal 21 Juni 2024 Jangan Lewatkan!

Sabtu, 15 Juni 2024 - 11:09 WIB

Ini Langkah Selanjutnya Setelah Menyelesaikan Pemutakhiran Data Calon Peserta PPG Daljab 2024

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:00 WIB

Kabar Gembira dari Bu Nunuk: Tidak Ada Prioritas PPPK 2024, Semua Guru Honorer Bisa Daftar PPPK 2024

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:09 WIB

Cara Menambahkan Riwayat Pendidikan Formal Secara Mandiri di PTK Datadik untuk Pemutakhiran Data

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:23 WIB

CATAT! Hal Mendesak, Lakukan Hal Ini Agar Tidak Gagal Ikut PPG Daljab 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:35 WIB

Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025 untuk TK Sesuai Peraturan Kemendikbud Terbaru

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:58 WIB

Perlu Waspada! Guru Passing Grade P1 Berpotensi Tergeser oleh Guru Sekolah Negeri di Seleksi PPPK 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:30 WIB

Kemendikbud Umumkan Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025

Berita Terbaru