Simak Cara Memanfaatkan Website sebagai Pendukung Merdeka Belajar!

- Editor

Selasa, 22 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merdeka Belajar – Di era yang serba digital seperti sekarang ini, hampir semua orang secara personal, perusahaan atau lembaga membutuhkan situs untuk menjangkau “konsumen” mereka melalui internet. Selain sebagai upaya jangkauan, situs atau website juga bisa dipergunakan untuk memberikan informasi kepada khalayak umum.

Salah satu yang seringkali kita jumpai adalah pembuatan website melalui Google Sites. Karena Google Sites ini bisa digunakan untuk berbagai hal, termasuk digunakan sebagai penunjangn peningkatan mutu pendidikan.

Jenis pemanfaatan website yang kerap kali kita lihat adalah (1) website sekolah sebagai pusat informasi satuan pendidikan; dan (2) platform pembelajaran sebagai penunjang pembelajaran jarak jauh. Keduanya ini yang paling sering kita temui di bidang pendidikan.

Pemanfaatan Website di Kurikulum Merdeka

Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud telah meluncurkan sebuah platform pembelajaran yang bernama Merdeka Mengajar. Tidak hanya itu, sebelumnya Kemendikbud juga telah meluncurkan platform E-Belajar.id yang digunakan untuk administrasi pelaksanaan sekolah.

Artinya bahwa website pendukung pelaksanaan pendidikan sangat dimanfaatkan dan dimaksimalkan dalam Kurikulum Merdeka ini. Hal ini tentunya demi mewujudkan konsep merdeka belajar yang bermuara pada peningkatan kualiatas pendidikan dan pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi dan komunikasi.

1. Aplikasi Merdeka Mengajar

Kemendikbud melalui Nadiem Makarim dalam paparannya menjelaskan bahwa platform Merdeka Mengajar adalah platform edukasi yang menjadi teman penggerak untuk guru dalam mewujudkan Pelajar Pancasila. Platform ini menyediakan referensi bagi guru untuk mengembangkan praktik mengajar sesuai dengan Kurikulum Merdeka.

Platform Merdeka Mengajar memberikan kesempatan yang setara bagi guru untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensinya kapan pun dan di mana pun. Kemudian platform ini juga diharapkan dapat mendorong guru untuk terus berkarya dan menyediakan wadah berbagi praktik baik.

2. Platform Digital Sekolah E-Belajar.id

E-Belajar.id adalah sebuah platform digital untuk administrasi pelaksanaan sekolah meliputi kegiatan belajar mengajar, absensi, raport, evaluasi, rekap penilaian, penerimaan peserta didik baru, hingga pembayaran secara digital.

Sehingga dapat menunjang sekolah menuju sekolah yang profesional, efektif dan akuntabel. Dilansir dari situs resmi Kemendikbud kabarnya E-Belajar.id saat ini sudah lengkap yang berdasar kepada 8 (delapan) standar nasional pendidikan. Kemudian terdapat video conference atau tatap muka secara visual sudah bisa digunakan dalam platform E-Belajar.id ini.

Aplikasi E-Belajar.id juga dapat disesuaikan dengan keinginan sekolah dalam mengembangkan kelangsungan sistem pendidikan yang lebih baik dan mempermudah akses bagi setiap warga sekolah. Berikut beberapa fitur yang sudah bisa digunakan dalam E-Belajar.id:

  • E-Learning meliputi video conference, evaluasi pembelajaran (ulangan harian, pas, pat dan us), penugasan, absensi, rekap nilai dan e-raport.
  • E-Monitoring meliputi pengawasan dari lembaga pendidikan terkait seperti kcd/dinas pendidikan setempat, pengawasan dari orangtua/wali siswa.
  • E-Payment meliputi pembayaran secara digital sudah termasuk dalam aplikasi ini.
  • PPDB online yang memudahkan sekolah dalam menjaring peserta didik baru secara digital.

Pemanfaatan Website Untuk Mendukung Merdeka Belajar

Pada dasarnya konsep merdeka belajar terdiri dari tiga komponen yaitu, adanya komitmen terhadap tujuan, kemandirian dalam menentukan pilihan cara belajar, dan melakukan refleksi terhadap proses dan hasil belajar.

Tujuan utama dari kebijakan Merdeka Belajar dilaksanakan dalam rangka untuk percepatan pencapaian tujuan nasional Pendidikan. Dalam hal ini yaitu meningkatnya kualitas sumber daya manusia Indonesia yang mempunyai keunggulan dan daya saing dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

Adanya kemandirian dalam belajar dan mengajar ini, menuntut sekolah dalam merancanag media pembelajaran yang dapat diakses dengan berbasis sistem belajar mandiri. Tentunya sistem ini begitu sangat dirasakan oleh guru dan peserta didik manfaatnya.

Utamanya ketika proses pembelajaran mengharuskan dilaksanakan secara mandiri, artinya ada konsep kemerdekaan dalam belajar. Peserta didik diberikan keleluasaan dalam menentukan cara belajarnya, dan guru secara fleksibel dapat merancang pembelajaran sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya.

Hal demikianlah yang kemudian menjadi suatu urgensi di mana layanan pendidikan berbasis (Massive Open Online Course) MOOCs ini perlu disediakan. Selain dari pada untuk peningkatan kualitas sumber daa manusia, layanan pendidikan berbasis MOOCs ini harusnya menjadi suatu layanan pembelajaran yang wajib dimiliki oleh setiap satuan pendidikan yang ada di Indonesia.

Ingin membuat website pembelajaran yang kekinian? Atau sekolah belum memiliki website resmi sebagai sarana informasi di sekolah? Jika hal ini terjadi kepada Anda, itu berarti Anda berada di tempat yang tepat. Kami ada solusinya!

Segera mendaftar “Exclussive Pelatihan Khusus Bersertifikat 90 JP: Membuat Website Sekolah dengan Mudah dan Cepat” yang akan dilaksanakan mulai tanggal 9 sampai dengan 30 Maret 2022 dengan 10 kali pertemuan.

Berikut fasilitasnya!

  • Materi Pelatihan
  • Sertifikat 90 JP
  • Full support dari tim instruktur
  • Laporan pengembangan diri
  • Dan masih banyak lagi bonus lainnya

Biaya pendaftaran:

Member e Guru Id: Rp. 129.000

Non Member e Guru Id: Rp. 149.000

Ayo tunggu apa lagi, segera daftarkan diri Anda sebelum tiket kehabisan!!!

KLIK DISINI UNTUK MENDAFTAR

KLIK DISINI UNTUK MENDAFTAR

Informasi lebih lanjut, hubungi: WhatsApp (088239943006)

Berita Terkait

Ini Langkah Selanjutnya Setelah Menyelesaikan Pemutakhiran Data Calon Peserta PPG Daljab 2024
Kabar Gembira dari Bu Nunuk: Tidak Ada Prioritas PPPK 2024, Semua Guru Honorer Bisa Daftar PPPK 2024
Cara Menambahkan Riwayat Pendidikan Formal Secara Mandiri di PTK Datadik untuk Pemutakhiran Data
Pengumuman dari Kemendikbud, Guru dan Kepala Sekolah Sertifikasi dan Non Sertifikasi Wajib Bersiap Tanggal 14 Juni 2024
CATAT! Hal Mendesak, Lakukan Hal Ini Agar Tidak Gagal Ikut PPG Daljab 2024
Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025 untuk TK Sesuai Peraturan Kemendikbud Terbaru
Perlu Waspada! Guru Passing Grade P1 Berpotensi Tergeser oleh Guru Sekolah Negeri di Seleksi PPPK 2024
Kemendikbud Umumkan Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025
Berita ini 301 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 11:09 WIB

Ini Langkah Selanjutnya Setelah Menyelesaikan Pemutakhiran Data Calon Peserta PPG Daljab 2024

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:00 WIB

Kabar Gembira dari Bu Nunuk: Tidak Ada Prioritas PPPK 2024, Semua Guru Honorer Bisa Daftar PPPK 2024

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:09 WIB

Cara Menambahkan Riwayat Pendidikan Formal Secara Mandiri di PTK Datadik untuk Pemutakhiran Data

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:21 WIB

Pengumuman dari Kemendikbud, Guru dan Kepala Sekolah Sertifikasi dan Non Sertifikasi Wajib Bersiap Tanggal 14 Juni 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:35 WIB

Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025 untuk TK Sesuai Peraturan Kemendikbud Terbaru

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:58 WIB

Perlu Waspada! Guru Passing Grade P1 Berpotensi Tergeser oleh Guru Sekolah Negeri di Seleksi PPPK 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:30 WIB

Kemendikbud Umumkan Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru 2024/2025

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:26 WIB

Cara Pemutakhiran Data Calon Peserta PPG Daljab 2024, Lengkap!

Berita Terbaru