Home / News

Rabu, 10 Maret 2021 - 23:54 WIB

Ribuan Peserta Tetap Antusias Ikuti Sesi Kedua Diklat Literasi yang Digelar e-Guru

Diklat Literasi Budaya Literasi Guru dan Siswa yang diselenggarakan oleh e-Guru kembali bergulir pada hari Rabu (10/03/2021). Sesi kedua yang mengangkat topik “Membangun Budaya Literasi Sekolah Menuju AKM” ini diikuti hingga ribuan peserta secara online. Mereka para peserta tampak antusias menyimak acara mulai awal hingga akhir. 

Yang bertindak sebagai pemateri pada sesi kedua ini adalah Marjito, S.Pd. yang sudah memiliki pengalaman panjang dalam dunia pendidikan dan juga sebagai instruktur dalam berbagai pelatihan. Pria asal Balikpapan tersebut dalam presentasinya banyak menyinggung soal ujian AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) yang akan diterapkan oleh pemerintah untuk mengukur kompetensi dasar siswa secara nasional. 

Seperti yang diketahui bahwa AKM merupakan salah satu komponen dalam Asesmen Nasional (AN), selain Survei Karakter dan Survei Lingkungan Sekolah. Rangkaian penilaian ini merupakan pengganti Ujian Nasional (UN) yang sudah ditiadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Rencananya, AKM sendiri akan berlangsung pada September-Oktober tahun 2021 ini. 

Baca Juga:  5 Strategi untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa

Dalam pemaparan materinya, Marjito, S.Pd. mengungkapkan bahwa AKM tidak menentukan kelulusan para siswa. Namun tujuan AKM adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. 

“AKM dirancang untuk menghasilkan informasi yang memicu perbaikan kualitas belajar-mengajar,” jelas pematari kelahiran Blitar tersebut. 

Setelah pemaparan materi selesai, banyak peserta yang menyampaikan pertanyaan pada pemateri. Salah satu pertanyaan yang disampaikan di antaranya adalah terkait bagaimana cara meningkatkan literasi di daerah yang masih tertinggal. Seluruh pertanyaan dijawab satu per satu hingga acara selesai sekitar pukul 15.00 WIB. 

Setelah sesi kedua ini, masih akan terdapat sejumlah materi yang merupakan rangkaian dari Diklat Peningkatan Budaya Literasi Guru dan Siswa di antaranya adalah materi terkait menulis artikel populer, kiat menulis best practice dan PTS, dan materi yang membahas tentang PTK dan kenaikan pangkat guru. 

Untuk pelatihan menulis artikel populer akan menjadi sesi ketiga dari Diklat yang digelar maraton sejak tanggal 9-14 ini. Panitia penyelenggara akan menghadirkan seorang jurnalis yang sudah cukup berpengalaman di bidangnya. Topik yang akan diangkat pada sesi ketiga tersebut adalah “Menjadi Guru Produktif dengan Menulis Artikel Populer”. Adapun acara tersebut akan berlangsung pada hari Jumat (12/03/2021) pada pukul 13.30 WIB. 

Baca Juga:  Publikasi Ilmiah untuk Kenaikan Pangkat Guru

Pada sesi selanjutnya yang akan berlangsung pada hari Sabtu (13/03/2021), akan menyajikan topik “Kiat Menulis Best Practice dan PTS” di mana Supiani, S.Pd. akan bertindak sebagai narasumber. 

Dilanjutkan sesi kelima, akan diisi oleh Harna Yulistiyarini, S.Pd., M.Pd. yang akan membahas soal “PTK dan Kenaikan Pangkat”. Sesi kelima ini akan berlangsung pada hari Minggu (14/03/2021) pada pukul 13.00 WIB. 

Semua kegiatan di atas dapat diikuti secara live streaming melalui Channel Youtube e-Guru TV secara gratis. Tersedia sertifikat bagi peserta yang terdaftar. Dan yang tak kalah menarik dari acara ini adalah akan disediakan sebuah forum melalui Telegram sebagai media konsultasi dengan para pemateri. 

Share :

Baca Juga

News

Breaking News! Alasan Kemdikbud Menghapus Tunjangan Sertifikasi Guru PNS Golongan Ini

News

3 Perubahan Kurikulum Merdeka Jenjang SMA, mulai Penjurusan hingga Batas Maksimal Memilih Pelajaran

News

Syarat Pencairan Dana BOS 2022 dan Cara Melaporkan Dana BOS secara Online 

News

Simak Cara Memanfaatkan Website sebagai Pendukung Merdeka Belajar!

News

Materi Ujian Seleksi CPNS dan PPPK 2022 bagi Guru yang Wajib Disiapkan
membuat kelas tidak membosankan

News

Cara Menyusun Materi Presentasi Public Speaking Mudah No Ribet!

News

Syarat Khusus Guru Honorer pada PPPK 2022 Bisa Langsung Ditempatkan

News

Penerapan Blended Learning Dengan Model Flipped Classroom Dalam PTM Terbatas