Metode Pembelajaran Hibrid Learning Memicu Pelanggaran Akademik. Benarkah?

- Editor

Jumat, 4 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembelajaran Hibrid Learning– Menjaga integritas akademik sangat penting untuk sektor pendidikan akan tetapi pergeseran metode pembelajaran hibrid telah menimbulkan tantangan tersendiri salah satunya yaitu pelanggaran akademik yang dilakukan oleh siswa.

Minimnya pengawasan dari orangtua dan pendidik saat pelaksanaan hybrid learning membuat beberapa siswa mengambil jalan pintas untuk mengembangkan kebiasaan buruk yang mengakibatkan pelanggaran akademik.

Kasus pelanggaran akademik yang terjadi pada lingkungan pembelajaran hibrid dapat menjadi efek karena kurangnya akses dan keterlibatan dalam kelas online. Saat pandemi covid-19 kegiatan pembelajaran di Indonesia dilakukan secara online yang mana siswa tidak hanya perlu menghadiri kelas online tetapi juga menyerahkan tes, esai, dan pekerjaan mereka secara online.

Sehingga dengan keadaan tersebut mengakibatkan adanya tekanan pada pendidik untuk meninjau dan memeriksa keaslian dan orisinalitas pekerjaan siswa, menyoroti kendala waktu dan kemampuan.

Beberapa metode kreatif yang dilakukan siswa dalam melakukan kecurangan akademik di  seperti berpindah jendela browser untuk mencari jawaban di internet, dan mengakses gambar dan teks dari perangkat seperti ponsel atau jam tangan pintar.

Untuk mengatasi hal tersebut maka diperlukan teknologi yang sesuai untuk dapat membantu mengidentifikasi anomali dan teks yang dijiplak dengan mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan di mana guru harus fokus pada pembinaan siswa.

Dengan memperkenalkan dan mendidik siswa mengenai pentingnya integritas akademik di tingkat sekolah menengah pendidik perlu mengembangkan generasi siswa yang percaya diri dan pemikir orisinal untuk mengurangi jumlah pelanggaran akademik.

Selain itu kemauan dalam komunitas akademik untuk meningkatkan dan mengintegrasikan teknologi tidak hanya digunakan untuk meningkatkan pengalaman siswa tetapi juga untuk membantu siswa memperoleh keterampilan berpikir kritis.

Keterampilan berpikir kritis pada kalangan siswa berkembang pesat selama pembelajaran online. Oleh karena itu sekolah perlu menerapkan alat dan teknologi digital yang tepat untuk memberdayakan pendidik dan memungkinkan siswa berkembang dalam lingkungan pembelajaran hibrida bagi pendidik dan institusi akademik.

Pada era digital saat ini siswa dihadapkan pada sejumlah besar sumber daya yang dapat diakses oleh teknologi. Oleh karena itu pembelajaran tentang literasi digital sangat penting untuk mendorong siswa agar dapat menemukan, menggunakan, dan mengutip informasi, dan menerapkannya pada tugas yang dihadapi dengan cerdaa dan bijak.

Dalam sebuah institusi akademik hanya digunakan untuk meningkatkan investasi mereka dalam alat dan teknologi yang bertujuan membantu instruktur untuk melakukan pekerjaan mereka secara lebih efektif dan efisien. Hal tersebut terkait dengan agenda nasional negara untuk meningkatkan penggunaan teknologi digital untuk mengatasi masalah dan tantangan saat ini.

Saat ini institusi akademik semakin menyadari atas kasus plagiarisme terhadap integritas akademik dan hasil pembelajaran. Hal tersebut merupakan ancaman serius terhadap kualitas dan standar sistem pendidikan Indonesia. Untuk mengatasi hal tersebut pemerintah telah meningkatkan standar rekrutmen, penilaian dan pelatihan pendidik dan instruktur berkualitas di Indonesia.

Salah satu alat yang dapat digunakan untuk mendeteksi plagiarisme yaitu Turnitin. Turnitin merupakan sebuah alat pelengkap pada institusi pendidikan yang dapat digunakan sebagai solusi untuk menjaga integritas dan memenuhi kebutuhan peserta didik untuk mempertahankan standar akademik, baik di ruang kelas fisik maupun virtual.

Tujuan diberlakukannya cek Turnitin yakni untuk memastikan bahwa pembelajaran tetap konsisten selama pembelajaran jarak jauh untuk mengurangi risiko plagiarisme dan pelanggaran akademik.

Institusi akademik dapat membangun nilai kejujuran dengan memberikan pengajaran kepada siswa untuk mengakses ke alat teknologi pendidikan yang membantu pengajar mengurangi waktu untuk melakukan penilaian manual sambil meningkatkan kualitas umpan balik dan alur kerja secara keseluruhan, dan memberikan umpan balik yang lebih tepat waktu, dipersonalisasi, dan dapat ditindaklanjuti kepada siswa.

Untuk membantu mencapai hal ini penyedia teknologi harus bermitra dengan institusi untuk memberikan solusi andal yang melengkapi institusi akademik dalam lingkungan pembelajaran hibrida yang dapat membantu siswa dalam membangun integritas, mengatasi kebutuhan untuk mempertahankan standar akademik serta meningkatkan interaksi dan keterlibatan siswa dan guru dengan memberikan umpan balik yang berarti.

Jika bapak dan ibu berminat agar tulisannya dapat dimuat di Naikpangkat.com bapak dan ibu dapat mengikuti program Publikasi Artikel Populer di Naikpangkat.com,

Keuntungan Publikasi artikel di Naikpangkat.com yaitu:

  1. Dapat surat keterangan terbit
  2. Karya tulis dibaca oleh ribuan orang
  3. Koreksi artikel dan masukan dari editor berpengalaman
  4. Konsultasi gratis kepenulisan artikel populer
  5. Berpotensi mendapat angka kredit 1,5 untuk kenaikan pangkat guru

Berikut ada beberapa prosedur untuk publikasi artikel populer di Naikpangkat.com yakni:

  1. Kirim artikel dengan minimal 400 kata atau maksimal 1.200 kata
  2. Sertakan gambar pendukung (bila ada)
  3. Lakukan pembayaran 95 ribu per artikel ke no rekening BCA. No Rekening 816-106-4548
  4. Kirimkan artikel melalui link PUBLIKASIARTIKELPOPULER

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pembuatan artikel populer yang ditayangkan di Naikpangkat.com dapat mengunjungi facebook: naikpangkatcom, Telegram: naikpangkatcom atau anda dapat mengunjungi website naikpangkat di naikpangkatcom. Informasi selengkapnya dapat menghubungi nomor telepon 0813-3404-0185 ( Moh Haris S)

Penulis: Erlin Yuliana, Instagram: erlinyuliana3110

Berita Terkait

Pengumuman Terbaru Kemendikbud Menanggapi Beredarnya Link Cek Peserta PPG  Daljab 2024
Kemdikbud Resmi Mengeluarkan Edaran Yang Dinanti Khusus Guru Non Sertifikasi 
Ternyata Ini Maksud Sekolah SD di Salatiga Study Tour Naik Pesawat Terbang
Study Tour Disebut Jadi Ladang Bisnis Sekolah
Dinas Pendidikan Jawa Tengah Larang Sekolah Gelar Study Tour
Update Terbaru 16 Mei: 100 Lebih Pemerintah Daerah Siap Salurkan TPG ke Rekening Guru. Cek Daerahmu…
Kemendikbud Imbau Para Guru Tidak Terjebak Pinjaman Online
Contoh Perbedaan Tampilan PMM-nya Bagi Guru Terpanggil dan Tidak Terpanggil PPG Daljab 2024
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 23:37 WIB

Pengumuman Terbaru Kemendikbud Menanggapi Beredarnya Link Cek Peserta PPG  Daljab 2024

Jumat, 17 Mei 2024 - 23:29 WIB

Kemdikbud Resmi Mengeluarkan Edaran Yang Dinanti Khusus Guru Non Sertifikasi 

Jumat, 17 Mei 2024 - 23:00 WIB

Ternyata Ini Maksud Sekolah SD di Salatiga Study Tour Naik Pesawat Terbang

Jumat, 17 Mei 2024 - 22:30 WIB

Study Tour Disebut Jadi Ladang Bisnis Sekolah

Jumat, 17 Mei 2024 - 22:20 WIB

Dinas Pendidikan Jawa Tengah Larang Sekolah Gelar Study Tour

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:35 WIB

Kemendikbud Imbau Para Guru Tidak Terjebak Pinjaman Online

Kamis, 16 Mei 2024 - 11:12 WIB

Contoh Perbedaan Tampilan PMM-nya Bagi Guru Terpanggil dan Tidak Terpanggil PPG Daljab 2024

Kamis, 16 Mei 2024 - 10:35 WIB

OJK: Profesi Guru Paling Banyak Lakukan Pinjaman Online

Berita Terbaru

PPG Angkatan 1 Kemenag Resmi Dibuka pada 15 Mei 2023, Kuota untuk 6.300 Guru Madrasah

News

Study Tour Disebut Jadi Ladang Bisnis Sekolah

Jumat, 17 Mei 2024 - 22:30 WIB