Anas meminta ASN harus memastikan bahwa pelayanan tidak hanya sending, tetapi making delivered (dirasakan langsung nyata) sebagaimana amanat Presiden Jokowi.
Menteri Anas mengungkapkan presiden tidak ingin reformasi birokrasi hanya sebatas tumpukan dokumen, tetapi harus berdampak serta lincah dan inovatif.
Perlu diingat, ASN kini memiliki core values BerAKHLAK, yang merupakan singkatan dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Core values itu diharapkan tidak sekadar jadi slogan. “Bagaimana mewujudkan BerAKHLAK tadi menjadi budaya berkinerja yang berdampak,” tegas Menteri Anas.
Birokrasi yang berdampak adalah satu poin penting dari reformasi birokrasi tematik yang sering digaungkan Menteri Anas.
Selain hal tersebut, reformasi birokrasi tematik mencakup birokrasi untuk pengentasan kemiskinan, reformasi tata kelola pemerintahan, birokrasi yang melayani, serta birokrasi kolaboratif.
“Intinya reformasi birokrasi bukan semata-mata peningkatan tukin. Mindset para ASN harus diubah,” pungkasnya.
Disisi lain, PNS yang berhak mendapat tunjangan kinerja PNS dan kenaikan tunjangan kinerja 2022 adalah yang telah dipertimbangkan mengenai penilaian reformasi birokrasi, capaian kinerja organisasi, dan capaian kinerja pegawai.
Halaman berikutnya
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya