Membuat Modul Pembelajaran untuk Kenaikan Pangkat Guru

- Editor

Rabu, 21 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru yang ingin mendapatkan kenaikan pangkat dapat membuat modul untuk memenuhi persyaratannya. Dan ketika membuat modul yang akan digunakan sebagai syarat kenaikan pangkat tersebut terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan.

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa modul merupakan susunan materi yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Modul tersebut harus disusun sesuai dengan kaidah terstandar dan harus tertulis. Biasanya penggunaan modul disesuaikan dengan kurun waktu pembelajaran tertentu dengan target kompetensi yang jelas. 

Siapa saja bagi seorang guru sebenarnya dapat membuat modul sendiri. Bukan hanya guru PNS yang ingin mendapatkan kenaikan pangkat, namun guru secara umum yang ingin memberikan materi belajar yang mudah dan efektif pada siswa dapat membuat modul tersebut.

Pada dasarnya prinsip membuat modul untuk pembelajaran sama. Ketika Anda membuat modul, maka harus terdapat nama mata pelajaran, kemudian daftar pokok bahasan dalam modul tersebut, tahun modul diterbitkan. Kemudian juga harus disebutkan kelas atau tingkat pendidikan yang akan menggunakan modul yang dibuat tersebut.

 Selain itu, terdapat kerangka yang perlu Anda tahu ketika akan membuat modul pembelajaran. .

Pembuatan modul ditujukan agar dapat menjadi pegangan atau panduan bagi siswa dalam belajar harus terdapat bagian panduan bagi siswa. Sehingga dalam membuat modul, hal pertama yang harus diperhatikan adalah tersedianya petunjuk dalam penggunaan modul tersebut.

Setelah menyertakan petunjuk bagi siswa, bagian yang paling penting adalah materi pembahasan dalam modul tersebut. Pembahasan modul dapat berupa uraian yang berisi teori-teori dan penjelasan lainnya. Penyajian contoh-contoh juga sangat penting agar siswa dapat memahami materi yang disajikan dengan lebih mudah.

Untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang disajikan dalam modul juga perlu disajikan lembar kerja siswa. Keberadaan bagian evaluasi juga sangat penting beserta dengan kunci jawaban dari evaluasi tersebut.

Jika memungkinkan, Anda bisa menyertakan panduan atau tutorial untuk guru lain yang akan menggunakan modul yang Anda buat tersebut. Pasalnya, modul yang Anda buat tersebut mungkin tidak hanya Anda gunakan sendiri namun juga digunakan oleh guru lain. 

Modul untuk Kenaikan Pangkat

Modul yang dibuat untuk tujuan pembelajaran dapat digunakan sebagai persyaratan kenaikan pangkat dan akan mendapatkan angka kredit yang dinilai sesuai dengan level penggunaan modul yang dibuat.

Modul yang dibuat dan digunakan di tingkat sekolah akan mendapatkan angka kredit sejumlah 0,5. Jika digunakan di level kabupaten, maka angka kredit modul tersebut dihitung 1. Apabila digunakan di tingkat provinsi, angka kreditnya adalah 1,5.

Agar modul dapat digunakan di tingkat sekolah hingga provinsi terdapat proses administrasi yang harus dilalui. Agar modul dapat digunakan di tingkat sekolah, misalnya, modul tersebut harus mendapatkan pengesahan dari kepala sekolah atau madrasah.

Jika modul digunakan di tingkat kabupaten harus terdapat pengesahan dari kepala sekolah dan dinas pendidikan di tingkat kabupaten/kota. Lalu modul yang digunakan di tingkat provinsi maka harus terdapat pengesahan dari kepala sekolah dan dinas pendidikan provinsi.

Apakah Anda ingin mampu membuat modul sendiri? Anda bisa mengikuti pelatihan membuat modul yang diselenggarakan oleh e-Guru.id berikut ini:

Daftar pelatihan di atas dapat dilakukan melalui link berikut:

DAFTAR

Daftarkan diri Anda sebagai member e-Guru.id untuk mendapatkan pelatihan gratis setiap bulan melalui link berikut ini:

DAFTAR MEMBER

Silakan hubungi kontak berikut ini jika terdapat pertanyaan:

Whatsapp

Telegram

Berita Terkait

Gaji Guru dan Pensiunan Naik, BKN Sosialisasikan Peraturan BKN Tahun 2024
Bersiap Tanggal Penting untuk Semua Guru TK, SD, SMP, SMA/SMK Sederajat, Mulai Maret 2024
MenPANRB dan Mendikbudristek Sepakat, Formasi Guru pada CASN 2024 Ditambah
PGRI Berhasil Gugat Permendikbud Nomor 26 Tahun 2024, Bagaimana dengan Pengelolaan Kinerja di PMM?
Sebentar Lagi! Berikut Tanggal Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan
Terbaru! Secara Resmi Menteri Keuangan Bagikan Info THR dan Gaji Ke-13 untuk Guru Tahun 2024
Respon Pengurus Besar PGRI Tentang e- Kinerja Guru di PMM : Guru Merasa Terbebani!
Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024
Berita ini 301 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Februari 2024 - 11:20 WIB

Gaji Guru dan Pensiunan Naik, BKN Sosialisasikan Peraturan BKN Tahun 2024

Sabtu, 24 Februari 2024 - 11:32 WIB

Bersiap Tanggal Penting untuk Semua Guru TK, SD, SMP, SMA/SMK Sederajat, Mulai Maret 2024

Sabtu, 24 Februari 2024 - 10:43 WIB

MenPANRB dan Mendikbudristek Sepakat, Formasi Guru pada CASN 2024 Ditambah

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:02 WIB

PGRI Berhasil Gugat Permendikbud Nomor 26 Tahun 2024, Bagaimana dengan Pengelolaan Kinerja di PMM?

Jumat, 23 Februari 2024 - 11:34 WIB

Sebentar Lagi! Berikut Tanggal Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:59 WIB

Respon Pengurus Besar PGRI Tentang e- Kinerja Guru di PMM : Guru Merasa Terbebani!

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:25 WIB

Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:08 WIB

Perhatian untuk Guru! Kemenag Keluarkan Pengumuman Penting Pelaksanaan UAMBN dan UN 2024

Berita Terbaru