Kurikulum Merdeka Diluncurkan, Nadiem Beber Keunggulannya

- Editor

Sabtu, 12 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kurikulum Merdeka – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, secara resmi telah meluncurkan kurikulum baru yang disebut dengan Kurikulum Merdeka. Kurikulum baru yang sebelumnya dikenal dengan prototipe ini memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya adalah kebebasan siswa dalam belajar. 

“Di dalam program SMA sekarang, tidak ada lagi program peminatan untuk yang memiliki Kurikulum Merdeka,” ungkapnya dalam peluncuran yang dilaksanakan pada hari Jumat (11/2/2022) kemarin secara online. 

Nah, itu adalah di antara keunggulan dari Kurikulum Merdeka. Namun selain itu, tentu masih banyak keunggulan lainnya. 

Pada dasarnya, kurikulum baru yang sebelumnya juga dikenal dengan Kurikulum Paradigma Baru ini merupakan pengembangan dari kurikulum yang sudah ada sebelumnya. Dan kurikulum yang akan dilaksanakan sejak tahun 2022 ini merupakan respon untuk memperbaiki kualitas pembelajaran pasca pembelajaran yang dilakukan di tengah pandemi Covid-19. 

Seperti yang kita tahu bahwa selama pandemi Covid-19, sistem pendidikan mengalami perubahan yang sangat luar biasa. Pembelajaran yang awalnya bisa dilakukan di sekolah, kini hanya bisa dilakukan secara virtual atau secara online. 

Di dalam pelaksanaan tersebut, banyak sekali kendala yang dihadapi oleh guru maupun oleh para peserta didik. Oleh sebab itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merilis sebuah kurikulum darurat agar pembelajaran yang dilakukan lebih praktis dan tidak terlalu memberatkan. 

Di dalam kurikulum baru ini merupakan pengembangan atau kelanjutan dari kurikulum tersebut dan juga sebagai pelaksanaan dalam filosofi Merdeka Belajar yang telah dikonsepkan oleh pemerintah. 

Berikut ini adalah di antara keunggulan dalam Kurikulum Merdeka: 

1. Lebih Sederhana

Kurikulum baru ini disebut-sebut sebagai kurikulum yang lebih sederhana. Pasalnya, dalam kurikulum ini lebih fokus pada materi yang esensial saja. Diharapkan dengan materi yang lebih sederhana dan mendasar, para siswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. 

2. Menjadi Merdeka

Kurikulum ini juga diharapkan akan memberikan ‘kemerdekaan’ dalam pembelajaran. Semua itu akan dirasakan baik oleh siswa, guru, dan juga sekolah. 

Misalnya bagi para peserta didik, kemerdekaan belajar dapat digambarkan ketika tidak ada lagi penjurusan di tingkat SMA. Jadi peserta didik dapat belajar sesuai dengan minat dan bakat, serta sesuai dengan aspirasinya. 

Kemudian bagi guru dapat mengajar para peserta didiknya sesuai dengan tahapan serta capaian dalam perkembangan siswa. 

Sementara itu bagi para sekolah memiliki wewenang untuk mengembangkan dan mengelola kurikulum yang sesuai dengan karakter siswa yang ada di satuan pendidikan bersangkutan. 

3. Relevan dan Interaktif

Nantinya para siswa akan melakukan pembelajaran melalui kegiatan berbasis proyek. Sehingga dengan kegiatan ini, diharapkan pembelajaran akan lebih interaktif. Melalui kegiatan itu pula, para siswa akan mampu mengeksplorasi isu-isu aktual yang dapat mendukung pengembangan karakter serta kompetensi siswa. 

Untuk mewujudkan kurikulum yang baru ini, pemerintah dalam hal ini Kemendikbud akan memberikan dukungan untuk guru, sekolah, dan dinas pendidikan di daerah berupa perangkat ajar, buku, serta pendukung lainnya. Selain itu juga akan pelatihan-pelatihan yang disediakan. 

Perlu diketahui juga bahwa setiap sekolah tidak wajib menerapkan Kurikulum Merdeka yang baru saja diluncurkan ini. Tiap sekolah punya wewenang untuk tetap menerapkan Kurikulum 2013 secara penuh atau tetap menerapkan Kurikulum Darurat yang merupakan penyederhanaan dari Kurikulum 2013. 

LINK PENDAFTARAN

Narahubung: 0895619818060 (Maya)

Berita Terkait

Resmi, Ini Urutan Penempatan Formasi PPPK Guru 2024, Bagaimana Peluang Guru Honorer, Negeri, Guru Swasta dan Lulusan PPG?
Tunjangan Guru Wajib Dikembalikan Jika Masalah Ini Terjadi
Data Dapodik Jadi Tanggung Jawab Guru Sendiri, Bukan Urusan Operator Sekolah
Diganti Tunjangan Lain, Bantuan untuk Guru Honorer Ini Akan Dihentikan
Mendikbud Sampaikan Ada Yang Baru Lagi dalam Kurikulum Merdeka, Guru Wajib Siap Mulai Tahun Ajaran Baru!
Siapa Cepat Dia Dapat! Begini Sistem Percepatan PPG Daljab 2024 untuk Mendapatkan Sertifikat Pendidik
Siap-Siap! Insentif Guru Non-ASN Akan Cair Mulai Bulan Juli 2024
Bocoran MenPAN RB, 2 Kategori Guru Honorer Otomatis Diangkat PPPK Tahun 2024
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:43 WIB

Resmi, Ini Urutan Penempatan Formasi PPPK Guru 2024, Bagaimana Peluang Guru Honorer, Negeri, Guru Swasta dan Lulusan PPG?

Rabu, 22 Mei 2024 - 11:19 WIB

Tunjangan Guru Wajib Dikembalikan Jika Masalah Ini Terjadi

Rabu, 22 Mei 2024 - 10:33 WIB

Data Dapodik Jadi Tanggung Jawab Guru Sendiri, Bukan Urusan Operator Sekolah

Rabu, 22 Mei 2024 - 09:59 WIB

Diganti Tunjangan Lain, Bantuan untuk Guru Honorer Ini Akan Dihentikan

Selasa, 21 Mei 2024 - 20:35 WIB

Mendikbud Sampaikan Ada Yang Baru Lagi dalam Kurikulum Merdeka, Guru Wajib Siap Mulai Tahun Ajaran Baru!

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:15 WIB

Siap-Siap! Insentif Guru Non-ASN Akan Cair Mulai Bulan Juli 2024

Senin, 20 Mei 2024 - 10:28 WIB

Bocoran MenPAN RB, 2 Kategori Guru Honorer Otomatis Diangkat PPPK Tahun 2024

Senin, 20 Mei 2024 - 09:21 WIB

Kabar Gembira, Secara Resmi Presiden Tetapkan Guru Sertifikasi Dapat Tambahan 2 Bulan TPG

Berita Terbaru