Home / Opini

Kamis, 8 April 2021 - 23:18 WIB

Dampak Negatif Kecanduan Main Game Online pada Pelajar

Menurut Erizal Nopirialdy pakar Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang bahwa kecanduan game online merupakan salah satu masalah yang perlu mendapat perhatian dari masyarakat luas. Karena begitu banyak dampak dari kecanduan bermain game online ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang mengalami kecanduan bermain game itu kebanyakan adalah anak- anak remaja atau kalangan pelajar.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era milenial ini sangatlah pesat. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa perubahan dan pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan sosial masyarakat.  

Jumlah penggunaan internet di era milenial saat ini sangat besar. Mulai dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa dan bahkan hampir semua kalangan usia bisa menikmati penggunaan internet. Namun, kebanyakan pengguna internet adalah anak-anak remaja. Melalui internet, mereka dapat mengakses berbagai macam situs salah satunya yang paling sering diakses adalah Game online

Game online merupakan suatu permainan berbasis elektronik yang mana cara memainkannya harus membutuhkan jaringan internet. Game online termasuk suatu permainan yang memungkinkan seorang pemain tidak harus bermain secara tatap muka. Berbeda dengan permainan yang dulu biasa kita jumpai di kalangan masyarakat yang melibatkan beberapa anak yang kemudian terbangun interaksi sosial untuk memulai sebuah permainan.

Di zaman sekarang ini anak-anak cenderung lebih banyak menghabiskan waktunya hanya untuk bermain game online. Di Indonesia sendiri jumlah pengguna game online sudah belasan juta orang. Parahnya lagi mereka sampai kecanduan dan lupa waktu. Waktu yang seharusnya digunakan anak-anak untuk mengasah bakat dan belajar, justru mereka habiskan untuk bermain game online melalui gadgetnya.

Baca Juga:  Mengajar di Tengah Pandemi yang Menyentuh Hati

Apalagi dengan adanya program pemerintah yang memberikan peluang untuk belajar dari rumah membuat banyak siswa yang memanfaatkan gadget bukan untuk belajar menyelesaikan tugas yang diberikan oleh gurunya, melainkan untuk untuk bermain game online. 

Hal seperti  itu juga terjadi di mana saya mengajar yaitu pada siswa kelas V SDN Tuwung 1 yang berada di daerah pedesaan tetapi fasilitas internetnya cukup bagus. Dampak game online salah satunya adalah nilai belajar siswa yang menurun. 

Bagi para pelajar bermain game online adalah hal yang sangat menarik dan menyenangkan karena mereka tidak perlu mengeluarkan tenaga dalam memainkannya, cukup dengan duduk di tempat sambil memainkan gadgetnya dan mereka pun bisa merasakan suatu permainan yang sangat seru. Tentunya hal tersebut sangat memberikan dampak negatif yang sangat besar bagi kehidupannya. 

Di antara dampak negatif bermain game online terhadap pelajar di antaranya adalah: 

Kurang Tidur

Dalam satu hari anak-anak sudah menghabiskan sebagian waktunya untuk belajar dan beraktivitas. Namun, di sisi lain mereka ingin tetap bermain game. Sehingga banyak anak mengorbankan waktu yang seharusnya untuk tidur dan istirahat namun digunakan untuk bermain game. Hal itu menyebabkan anak-anak kurang tidur yang dapat membahayakan kesehatan mereka.

Jadi Malas Belajar

Kebanyakan bermain game dapat membuat anak-anak menjadi berperilaku tidak baik dan membuat mereka hanya bermain game sehari tanpa memikirkan hal-hal yang lain. Mereka akan melupakan belajar dan mengerjakan tugas.

Baca Juga:  Menyambut Datangnya PAS Ganjil di Masa PTM Terbatas

Makanan Kurang Sehat

Ketika anak-anak terlalu sibuk dengan permainan gamenya maka mereka akan melupakan segala kegiatan. Anak-anak tidak akan memiliki waktu untuk mencari makanan sehat. Mereka pasti akan beralih ke makanan cepat saji seperti makanan instan.

Perilaku Agresif

Game online terkadang membuat anak-anak bersikap lebih agresif karena mementingkan permainan. Yang mereka harapkan dari sebuah permainan adalah suatu kemenangan dan ketika mengalami kekalahan, mereka akan berbicara sedikit kasar.

Gaya Hidup Buruk

Anak-anak yang kecanduan game online akan mencurahkan semua isi kehidupannya untuk aktif dalam permainan game online. Mereka hanya akan duduk ataupun berbaring selama seharian dengan permainan game online. Kebiasaan buruk seperti itu dapat menimbulkan terserang penyakit stroke, penyakit jantung, dan hipertensi di usia dini.

Untuk mencegah terjadinya kecanduan terhadap game online di kalangan anak-anak perlu adanya kepedulian dari pihak keluarga, sekolah, dan, juga pemerintah. Dari keluarga khususnya orang tua harus bisa memberikan batasan waktu terhadap anaknya dalam menggunakan gadget untuk bermain game. Orang tua harus selalu memberi pengawasan terhadap tingkah laku dan juga kegiatan yang dilakukan anaknya. 

Sekolah juga harus mempunyai kepedulian terhadap para anak didiknya supaya tidak kecanduan game online yang akan mengganggu kegiatan belajar mereka di sekolah. Selain itu, pemerintah juga harus peduli terhadap anak-anak di zaman sekarang ini agar mereka tidak kecanduan dengan game online. Pemerintah bisa memberikan sebuah wadah untuk mengembangkan bakat dan kreativitas mereka tanpa melibatkan internet.

Ditulis oleh: Hernita, S.Pd

Share :

Baca Juga

pelatihan menggunakan sway sebagai media pembelajaran

Opini

Belajar Lebih Menarik dengan Game Wordwall
https://naikpangkat.com/download-materi-diklat-hari-ke-2-meningkatkan-keterlibatan-peserta-didik-dengan-game-dan-presentasi-interakttif--menghadirkan-enjoyfull-learning-dengan-proprofs/

Opini

Apa Kata Siswa tentang Pembelajaran Online di Masa Pandemi?

Opini

Penyaluran Dana Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dan Penggunaanya

Opini

Menghadapi Tantangan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19
pendidikan karakter yang terkikis

Opini

Terkikisnya Karakter Siswa Akibat Pembelajaran Daring
dilema pembelajarn daring

Opini

Dilematik Sekolah Daring
penggunaan masker di tengah pembelajaran

Opini

Guru Rentan Terpapar Lupa Akibat Masker

Opini

The Golden Time MIN 17 Pidie adalah Saat Bersama Quran