Cara Membuat RPP Berdiferensiasi dan Penjelasannya

- Editor

Kamis, 13 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RPP Berdiferensiasi – Seorang guru wajib mengetahui bagaimana persisnya untuk membuat sebuah rancangan pembelajaran. Mulai dari kompetensi dasar, indikator, model belajar, materi, hingga evaluasi. 

Guru perlu menguasainya karena semua yang terjadi di dalam kelas, sebelumnya telah tercantum dalam RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). RPP pun memiliki banyak macamnya. Salah satunya adalah yang akan kita bahas di artikel ini mengenai cara membuat RPP berdiferensiasi.

RPP berdiferensiasi merupakan rencana pembelajaran yang berlandaskan hasil pemetaan profil belajar siswa. Jadi memang pada dasarnya isi dari RPP ini ada perbedaan dengan yang sebelumnya yaitu RPP kurikulum 2013. 

Berdiferensiasi sendiri artinya beragam, jadi nanti RPP-nya itu tidak untuk semua siswa, namun disesuaikan dengan pemetaan profil pemetaan siswa.

Ketentuan RPP Berdiferensiasi

Sebelum membuat RPP berdiferensiasi ini anda perlu tahu terlebih dahulu beberapa aspek yang menentukan adanya keragaman di dalamnya. 

Perbedaannya dengan RPP kurikulum 2013 itu adalah dari konten, proses, dan juga produk pembelajaran. 

Ada beberapa aspek penting yang perlu guru perhatikan sebelum membuat RPP ini, di antaranya guru melakukan pemetaan profil siswa, analisis KI dan KD, memilih materi yang digunakan, menyusun jenis diferensiasi entah itu konten, proses, atau produk pembelajaran, menentukan alat atau media yang digunakan dan terakhir menyiapkan bahan untuk evaluasi. 

Pemetaan Profil Siswa 

Pemetaan profil siswa itu dilakukan dengan cara mengetahui dari nama, gaya belajar, kecerdasan majemuk dan lingkungan belajarnya. 

Contohnya:

Nama: Sopa Ainun Zahrah

Gaya belajar: Kinestetik

Kecerdasan majemuk: Verbal linguistik

Lingkungan belajar: Senang belajar kelompok dan tampil untuk presentasi

Gaya belajar yang dicantumkan itu merupakan hasil test yang biasanya dilakukan pada saat psikotes. 

Pilihan dari gaya belajar ada 3 yaitu visual, auditori, dan kinestetik. Lalu untuk kecerdasan majemuk itu ada 9 yang terdiri dari, kecerdasan verbal linguistik, logis matematis,  spasial visual, kinestetik jasmani, musikal, intrapersonal, naturalis, dan eksistensial. 

Lalu untuk lingkungan belajar bisa dilihat dari siswa yang senang belajar sendiri, kelompok, menghafal, kegiatan praktek, dan lain sebagainya. 

Cara Membuat RPP Berdiferensiasi 

Jadi cara membuat RPP Berdiferensiasi ini pertama anda tentukan materi pokok, kompetensi dasar, dan IPK (Indeks Pencapaian Kompetensi). Misalnya pelajarannya Bahasa inggris lalu materinya tentang “greeting dan offering”. Lalu KD dan IPK-nya bisa disesuaikan dengan kurikulum kelas X SMA semester 1. 

Setelah itu mulai merancang langkah pembelajarannya. Sekilas memang masih sama saja namun bedanya di sini siswa akan berkelompok sesuai dengan gaya belajarnya. Jadi total akan ada 3 kelompok.

Lalu nanti setiap kelompok ini akan diberikan intruksi pembelajaran dalam materi yang sama namun proses atau langkahnya berbeda. Secara otomatis guru harus menyiapkan bahan pembelajaran itu 3 jenis untuk materi yang sama. 

Selanjutnya pada bagian evaluasi yang dinilai itu adalah dari cara berpikir dan kepemahaman siswa. Setiap siswa akan memiliki penjelasan yang berbeda-beda dalam satu materi namun, intinya pasti tetap sama. 

Jangan lewatkan pelatihan untuk guru di bulan Januari 2022 tentang “Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Memenuhi Kebutuhan Murid dalam Merdeka Belajar” yang diselenggarakan oleh e-Guru.id melalui link berikut ini:

DAFTAR DIKLAT

Diklat di atas dapat diikuti secara gratis bagi member e-Guru.id. Jadilah anggota member e-Guru.id untuk mendapatkan Diklat dan Seminar Nasional Gratis setiap bulannya: 

DAFTAR MEMBER

Info lebih lanjut: 
Telegram: CS_eguruid
WhatsApp: 081575345555

Berita Terkait

Terbaru! Secara Resmi Menteri Keuangan Bagikan Info THR dan Gaji Ke-13 untuk Guru Tahun 2024
Respon Pengurus Besar PGRI Tentang e- Kinerja Guru di PMM : Guru Merasa Terbebani!
Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024
Perhatian untuk Guru! Kemenag Keluarkan Pengumuman Penting Pelaksanaan UAMBN dan UN 2024
2 Kabar Gembira Terealisasi Bulan Maret untuk Guru Sertifikasi maupun Non Sertifikasi Tentang Tunjangan hingga Gaji Guru
Pertama Kali Terjadi, Cek Info GTK Ada Kabar Bahagia Untuk Guru Sertifikasi
Waspada! 5 Kategori Guru Honorer Tidak Bisa Diangkat PPPK 2024, Baik PPPK Full Time Maupun Part Time
MenPANRB: Guru PPPK dan PNS Pindah ke IKN Secara Bertahap
Berita ini 937 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:23 WIB

Terbaru! Secara Resmi Menteri Keuangan Bagikan Info THR dan Gaji Ke-13 untuk Guru Tahun 2024

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:59 WIB

Respon Pengurus Besar PGRI Tentang e- Kinerja Guru di PMM : Guru Merasa Terbebani!

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:25 WIB

Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:08 WIB

Perhatian untuk Guru! Kemenag Keluarkan Pengumuman Penting Pelaksanaan UAMBN dan UN 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:18 WIB

2 Kabar Gembira Terealisasi Bulan Maret untuk Guru Sertifikasi maupun Non Sertifikasi Tentang Tunjangan hingga Gaji Guru

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:48 WIB

Waspada! 5 Kategori Guru Honorer Tidak Bisa Diangkat PPPK 2024, Baik PPPK Full Time Maupun Part Time

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:40 WIB

MenPANRB: Guru PPPK dan PNS Pindah ke IKN Secara Bertahap

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:11 WIB

Menjelang Pembukaan Pendaftaran, Ketahui Perbedaan PPPK Guru Full Time dan Part Time di Tahun 2024

Berita Terbaru

Edutainment

Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024

Kamis, 22 Feb 2024 - 10:25 WIB