Bisa Dicontoh, Inilah Cara SDN 02 Jantiharjo Melakukan Sosialisasi Pencegahan Covid-19

- Editor

Selasa, 10 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyebaran Covid-19 di Indonesia saat ini semakin melonjak. Melihat angka kasus yang terkena Covid-19, makin hari makin bertambah.

Kita semua sudah mengetahui bahwa Covid-19 adalah penyakit yang mudah menular. Menurut Dokter Spesialis Paru RSUD Dr. Moewardi Surakarta, dr. Jatu Aphridasari SP.P(K), FISR, seperti dikutip Kompas.com, mengatakan bahwa virus Corona ini bisa menyerang siapa saja mulai dari bayi, anak-anak, orang dewasa, hingga orang lanjut usia.

WHO menginformasikan bahwa gejala-gejala Covid-19 yang paling umum terjadi adalah demam, batuk kering, dan rasa mudah lelah. Gejala lainnya yang lebih jarang dan mungkin dialami beberapa pasien meliputi rasa nyeri dan sakit, hidung tersumbat, sakit kepala, konjungtivitis, sakit tenggorokan, diare, kehilangan indera rasa atau penciuman, ruam pada kulit, atau perubahan warna jari tangan atau kaki.

Karena adanya virus Covid-19 ini, pemerintah mengimbau untuk mengurangi berbagai aktivitas di luar rumah, termasuk pada dunia pendidikan. Sementara itu, Mendikbud Nadiem Anwar Makarim memberikan kebijakan pembelajaran dilaksanakan secara daring. Hal ini diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Cara Sosialisasi Pencegahan Virus Covid-19 di Sekolah

Pencegahan penyebaran virus ini perlu disosialisasikan kepada siswa di sekolah-sekolah. Kegiatan sosialisasi tersebut bisa dilaksanakan salah satunya lewat pertemuan virtual menggunakan aplikasi Zoom dengan memanfaatkan media PowerPoint.

Seperti yang telah dilaksanakan di SDN 02 Jantiharjo, kegiatan sosialisasi pencegahan virus Covid-19 disampaikan kepada siswa dari kelas I hingga siswa kelas VI. Kegiatan sosialisasi pencegahan Covid-19 tersebut merupakan salah satu program kegiatan yang direncanakan oleh UKS SDN 02 Jantiharjo.

Tujuan sosialisasi ini adalah untuk menyampaikan  informasi tentang virus Covid-19, gejala yang timbul ketika terpapar, dan pencegahan penularan virus tersebut.

Kegiatan sosialisasi pencegahan Covid-19 ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom dan dibantu oleh sejumlah mahasiswa PPL. Berikut ini adalah materi yang disampaikan kepada siswa.

1. Memberikan informasi terkait Covid-19 kepada siswa dan gejala yang timbul jika terkena virus tersebut.

2. Menyampaikan pencegahan Covid-19 dengan melaksanakan protokol kesehatan di manapun berada termasuk ketika siswa ke sekolah untuk mengambil lembar soal dan mengembalikan lembar jawaban; atau ketika ada kegiatan pelaksanaan tes akhir bulan, penilaian tengah semester,  dan penilaian akhir tahun.

Menurut WHO dan Kemenkes RI penerapan protokol kesehatan di masa pandemi dapat dilakukan seperti berikut ini:

Mencuci Tangan

Siswa diberikan informasi tentang manfaat mencuci tangan dan akibat jika tidak sering cuci tangan. Kemudian siswa diberikan informasi enam langkah mencuci tangan yang baik dan benar melalui sebuah video. Selanjutnya secara bersama-sama siswa diminta untuk mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan tersebut.

Menggunakan Masker

Siswa diberikan informasi untuk selalu memakai masker, lebih baik menggunakan masker medis. Selain itu siswa juga ditunjukkan cara memakai masker  dan tata cara bersin, batuk, yang benar.

Adapun penerapan etika batuk dan bersin yang baik adalah dengan menutup hidung dan mulut pakai tissu atau dengan lengan baju bagian dalam sehingga droplet dari mulut atau dari hidung tidak menyebar dan berpindah ke orang lain.

Kemudian siswa secara bersama-sama mempraktikkannya.

Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan

Selanjutnya siswa diberikan informasi untuk menjaga jarak setidaknya 1-2 meter dengan orang lain. Karena setiap orang berpotensi sebagai pembawa virus namun terkadang tidak menunjukkan gejala sakit.

Menghindari kerumunan juga dapat melindungi orang rentan terpapar seperti lansia dan orang yang memiliki penyakit kronis.

Menerapkan Pola Hidup Sehat

Perintah untuk menjaga kebersihan diri dan menerapkan perilaku hidup sehat setiap hari dengan cara selalu menjaga kebersihan tangan juga disampaikan pada siswa.

Para siswa diminta untuk jaga daya tahan tubuh dengan makan-makanan bergizi seimbang, serta perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran. Mereka diminta untuk melakukan olahraga minimal 30 menit setiap hari dan istirahat yang cukup.

Kemudian siswa diingatkan untuk segera periksa ke dokter ketika badan menunjukkan gejala sakit. Terutama jika merasa demam, batuk, dan sesak napas yang tidak membaik atau semakin parah.

Mengurangi Mobilitas

Virus Corona bisa berada di mana saja. Semakin banyak kita menghabiskan waktu di luar rumah, maka semakin tinggi pula risiko terpapar virus jahat ini. Maka bila tidak ada keperluan yang mendesak tidak usah keluar rumah.

Dari kegiatan virtual melalui Zoom tersebut dapat dilihat siswa sangat antusias mengikuti sosialisasi pencegahan Covid-19. Banyak siswa yang ikut bergabung dalam Zoom.  Siswa tampak sangat antusias untuk mempraktikkan materi yang telah disampaikan.

Semoga dengan kegiatan sosialisasi pencegahan Covid-19 secara virtual ini siswa SDN 02 Jantiharjo dapat memahami informasi tentang virus yang membahayakan tersebut. Dan apa yang telah dilakukan di SDN 02 Jantiharjo ini bisa menjadi contoh untuk sekolah-sekolah lain.

Ditulis oleh Sari Ningsih, S.Pd.  (Mahasiswa PPG Prajabatan UM Surakarta)

Berita Terkait

Terbaru! Secara Resmi Menteri Keuangan Bagikan Info THR dan Gaji Ke-13 untuk Guru Tahun 2024
Respon Pengurus Besar PGRI Tentang e- Kinerja Guru di PMM : Guru Merasa Terbebani!
Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024
Perhatian untuk Guru! Kemenag Keluarkan Pengumuman Penting Pelaksanaan UAMBN dan UN 2024
2 Kabar Gembira Terealisasi Bulan Maret untuk Guru Sertifikasi maupun Non Sertifikasi Tentang Tunjangan hingga Gaji Guru
Pertama Kali Terjadi, Cek Info GTK Ada Kabar Bahagia Untuk Guru Sertifikasi
Waspada! 5 Kategori Guru Honorer Tidak Bisa Diangkat PPPK 2024, Baik PPPK Full Time Maupun Part Time
MenPANRB: Guru PPPK dan PNS Pindah ke IKN Secara Bertahap
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:23 WIB

Terbaru! Secara Resmi Menteri Keuangan Bagikan Info THR dan Gaji Ke-13 untuk Guru Tahun 2024

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:59 WIB

Respon Pengurus Besar PGRI Tentang e- Kinerja Guru di PMM : Guru Merasa Terbebani!

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:25 WIB

Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:08 WIB

Perhatian untuk Guru! Kemenag Keluarkan Pengumuman Penting Pelaksanaan UAMBN dan UN 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:18 WIB

2 Kabar Gembira Terealisasi Bulan Maret untuk Guru Sertifikasi maupun Non Sertifikasi Tentang Tunjangan hingga Gaji Guru

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:48 WIB

Waspada! 5 Kategori Guru Honorer Tidak Bisa Diangkat PPPK 2024, Baik PPPK Full Time Maupun Part Time

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:40 WIB

MenPANRB: Guru PPPK dan PNS Pindah ke IKN Secara Bertahap

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:11 WIB

Menjelang Pembukaan Pendaftaran, Ketahui Perbedaan PPPK Guru Full Time dan Part Time di Tahun 2024

Berita Terbaru

Edutainment

Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024

Kamis, 22 Feb 2024 - 10:25 WIB