- Belum memiliki sertifikasi, mempunyai NUPTK atau NRG
- Memiliki masa kerja minimal selama 2 tahun.
- Lulusan dari jenjang pendidikan S1 serta mempunyai jakm mengajar linear dengan beban mengajar minimal 6 JP
- Belum menerima tunjangan sejenis dari Kementerian Agama ( Kemenag )
- Guru yang belum menginjak usia 60 tahun
- Guru yang hanya terdaftar dalam guru tetap pada RA dan Madrasah
- Mempunyai surat layak bayar
- NPWP ( disarankan ada )
Adapun untuk besaran pembayaran insentif yang akan diberikan kepada guru madrasah GBPNS yang mempunyai NPWP adalah sebagai berikut ini :
Rp 3.000.000 – ( Rp 3.000.000 x potong pajak 5%) =
Rp 3.000.000 – Rp 150.000 = Rp 2.850.000
Untuk besaran tunjangan insentif yang akan didapatkan oleh pendidik madrasah GBPNS yang tidak mempunyai NPWP adalah sebagai berikut ini :
Rp 3.000.000 – ( Rp 3.000.000 – potong pajak 6% ) =
Rp 3.000.000 – Rp 180.000 = Rp 2.820.000
Mengenai batas waktu untuk pencairan tunjangannya hanya dibatasi sampai tanggal 31 Januari 2023 saja.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai tunajngan guru bisa anda akses pada laman resmi Kemenag.go.id
Itulah beberapa informasi penting terkait tunjangan guru semoga bermanfaat dan sukses selalu.
e-Guru.id menyediakan program membership dengan satu kali membayar gratis pelatihan bersertifikat 32 JP setiap bulannya. Mari bergabung dengan 9000++ di seluruh wilayah Indonesia. Tunggu apalagi DAFTAR SEKARANG
Ingin pelatihan bersertifikat 32 JP? KLIK LINK INI
Ingin dibantu mendaftar member e-Guru.id ? Hubungi wa.me/6285869433931 (Admin Ayu)
(joz/law)
Halaman : 1 2