Belajar di Rumah Lebih Efektif dengan Teknik Pomodoro

- Editor

Kamis, 30 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejak pandemi Covid 19 masuk ke Indonesia pada awal tahun 2020 silam, pembelajaran secara virtual di rumah menjadi gaya belajar baru yang diterapkan oleh berbagai institusi pendidikan.

Intensitas belajar di rumah pada beberapa siswa atau mahasiswa hampir 100%, dalam artian, banyak para pelajar yang sama sekali tidak bertemu guru atau teman sekelasnya selama pandemi berlangsung. Di luar jadwal kelas virtual melalui Zoom atau Google Meet, kebanyakan pelajar hanya belajar secara mandiri di rumah setiap harinya.

Pembelajaran secara mandiri ini menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian pelajar. Mulai dari rasa bosan, rasa malas, hingga tidak fokusnya para pelajar terhadap materi dikarenakan terlalu banyak distraksi.

Distraksi atau gangguan yang muncul ketika belajar mandiri di rumah sangatlah bervariasi. Mulai dari gangguan fisik seperti interaksi dengan orang-orang di dalam keluarga, atau bahkan gangguan terhadap fokus pikiran seperti ketika mendengar notifikasi masuk ke dalam handphone.

Untuk mengatasi hal tersebut, sebetulnya terdapat satu teknik belajar yang sangat menarik yang dapat diimplementasikan bagi para pelajar. Teknik tersebut dikenal dengan Teknik Pomodoro.

Bagi sebagian guru atau influencer bidang pendidikan mungkin istilah tersebut sudah tidak asing lagi. Namun jika Anda belum mengetahui apa sebenarnya teknik Pomodoro dan bagaimana implementasinya, berikut akan dijelaskan lebih detailnya.

Apa yang dimaksud dengan Teknik Pomodoro?

Teknik Pomodoro pada dasarnya merupakan suatu metode untuk memanajemen waktu. Teknik ini pertama kali diperkenalkan oleh Fancesco Cirillo pada sekitar tahun 1980-an. Pada perkembangannya, Teknik Pomodoro kemudian diterapkan pada bidang pendidikan.

Francesco yang saat itu masih berstatus sebagai mahasiswa, menerapkan teknik Pomodoro ketika sedang belajar. Hal ini dikarenakan ia terkadang merasa sulit untuk fokus. Dengan penerapan teknik tersebut, Francesco akhirnya merasa lebih nyaman ketika belajar dan materi yang ia terima lebih mudah dicerna oleh otak.

Bagaimana Menerapkan Teknik Pomodoro pada Pembelajaran Mandiri?

Teknik Pomodoro dilakukan dengan cara memberi jeda dalam pembelajaran mandiri dalam interval waktu tertentu. Jika Anda ingin menerapkan teknik ini, Anda dapat mengatur interval waktu yang paling sesuai dengan kesanggupan Anda.

Sebagai contoh, Anda dapat menerapkan empat interval waktu belajar yang tiap-tiap interval diselingi waktu untuk istirahat. Setiap interval waktu dalam teknik Pomorodo disebut sebagai jendela kerja. Tiap jendela kerja berlangsung selama 25 menit dengan jeda selama 5 menit.

Nah, dengan jeda waktu yang disisipkan pada setiap jendela belajar tersebut, mampu memberi waktu untuk otak menjadi rileks. Sehingga anda dapat lebih lama belajar, lebih banyak menyerap materi, namun otak tidak merasa lelah karena merasa dikejar oleh waktu.

Satu fakta unik dari teknik Pomodoro adalah dari segi penaamaan. Francesco kala itu menandai pembagian waktu dengan menggunakan suatu timer dapur yang berbentuk seperti tomat. Tomat dalam bahasa Italia disebut sebagai Pomorodo, sehingga ide awal penaamaan Pomorodo didapat Francesco dari timer dapurnya tersebut. 

Demikian ulasan mengenai teknik Pomodoro untuk pembelajaran mandiri di rumah lebih efektif dan tidak hilang fokus. Semoga bermanfaat!

Berita Terkait

Terbaru! Secara Resmi Menteri Keuangan Bagikan Info THR dan Gaji Ke-13 untuk Guru Tahun 2024
Respon Pengurus Besar PGRI Tentang e- Kinerja Guru di PMM : Guru Merasa Terbebani!
Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024
Perhatian untuk Guru! Kemenag Keluarkan Pengumuman Penting Pelaksanaan UAMBN dan UN 2024
2 Kabar Gembira Terealisasi Bulan Maret untuk Guru Sertifikasi maupun Non Sertifikasi Tentang Tunjangan hingga Gaji Guru
Pertama Kali Terjadi, Cek Info GTK Ada Kabar Bahagia Untuk Guru Sertifikasi
Waspada! 5 Kategori Guru Honorer Tidak Bisa Diangkat PPPK 2024, Baik PPPK Full Time Maupun Part Time
MenPANRB: Guru PPPK dan PNS Pindah ke IKN Secara Bertahap
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:23 WIB

Terbaru! Secara Resmi Menteri Keuangan Bagikan Info THR dan Gaji Ke-13 untuk Guru Tahun 2024

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:59 WIB

Respon Pengurus Besar PGRI Tentang e- Kinerja Guru di PMM : Guru Merasa Terbebani!

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:25 WIB

Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:08 WIB

Perhatian untuk Guru! Kemenag Keluarkan Pengumuman Penting Pelaksanaan UAMBN dan UN 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:18 WIB

2 Kabar Gembira Terealisasi Bulan Maret untuk Guru Sertifikasi maupun Non Sertifikasi Tentang Tunjangan hingga Gaji Guru

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:48 WIB

Waspada! 5 Kategori Guru Honorer Tidak Bisa Diangkat PPPK 2024, Baik PPPK Full Time Maupun Part Time

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:40 WIB

MenPANRB: Guru PPPK dan PNS Pindah ke IKN Secara Bertahap

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:11 WIB

Menjelang Pembukaan Pendaftaran, Ketahui Perbedaan PPPK Guru Full Time dan Part Time di Tahun 2024

Berita Terbaru

Edutainment

Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024

Kamis, 22 Feb 2024 - 10:25 WIB