4 Kekurangan Penyelenggaraan Pendidikan di Indonesia Yang Penting Diketahui

- Editor

Rabu, 22 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyelenggaraan pendidikan merupakan salah satu sektor yang paling penting dalam upaya pembangunan nasional sehingga pendidikan dijadikan sebagai andalan utama yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.

Pendidikan nasional merupakan pendidikan yang beralaskan dari garis hidup bangsanya serta ditujukan untuk menciptakan kemuliaan pada masyarakat di indonesia.

Dibalik berbagai kelebihan penyelenggaraan pendidikan di Indonesia juga tak lepas dari berbagai kekurangan yang perlu diperbaiki guna memaksimalkan pendidikan untuk generasi penerus bangsa. Lalu apa saja yang menjadi hambatan atau kekurangan yang masih ditemukan dalam pendidikan di Indonesia

1. Tidak meratanya tenaga pendidik di indonesia

Tenaga kependidikan yakni (guru/dosen) sebenarnya tidak bisa dikatakan kurang kompeten namun persebaran tenaga pendidik tersebut di Indonesia kurang merata  yang tidak terlalu merata, hal tersebut dibuktikan dari tenaga pendidik yang ada di daerah perkotaan yang banyak dan pedesaan yang sedikit sehingga tidak mendapat pengajaran yang maksimal akibat kurangnya tenaga pendidik.

2. Sarana pendidikan yang tidak merata

Selain tidak meratanya tenaga kependidikan hal yang menjadi hambatan pada pendidikan Indonesia adalah ketersedian sarana dan prasarana pendidikan yang kurang merata  hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya ketimpangan yang cukup lebar antara sarana dan prasarana yang ada di kota dengan yang ada di daerah terpencil.

3. Penyelewengan dana pendidikan yang masih terjadi

Penyelewengan dana pendidikan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab menjadi salah satu jawaban kenapa pendidikan di indonesia belum menunjukan hasil yang maksimal.

Hal tersebut dapat dibuktikan pada alokasi dana untuk pendidikan dari APBN (anggaran perencanaan belanja negara) yang mencapai 20% namun hal tersebut masih kontras dengan progres pendidikan di indonesia yang masih belum terlalu maksimal.

Penyelewengan dana pendidikan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab membuat  pembangunan sarana pendidikan menjadi tidak maksimal, untuk mengatsi hal tersebut perlu transparansi rincian penggunaan anggaran serta penerapan hukuman berat bagi oknum yang menyelewengkan dana-dana yang digunakan untuk keperluan pendidikan.

4. Kurikulum pendidikan yang banyak bersifat teoritis

Selanjutnya hal yang menjadi hambatan dan kekurangn sistem pendidikan yang ada di indonesia yakni kurikulum pendidikan yang kebanyakan bersifat teoritis sehingga membuat peserta didik kekurangan skill setelah menyelesaikan pendidikan.

Sehingga dengan demikian praktikum dan pembekalan soft skill dan hard skill bagi peserta didik sangat penting untuk menunjang lulusan yang berkualitas, sehingga bisa memberi kontribusi yang nyata bagi bangsa indonesia.

Presentasi antara teori dan praktik dalam dunia pendidikan sebaiknya 50:50 supaya ilmu yang didapatkan peserta didik menjangkau berbagai dimensi pengetahuan sehingga dapat menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berprestasi dan berkompeten untuk menghadapi tantangan global.

Ikutilah WORKSHOP TRIK MUDAH PENYUSUSNAN SKP TERBARU BERBASIS KINERJA UNTUK GURU “Berdasarkan Permenpan No. 8 Tahun 2021” yang diselenggarakan oleh e-guru.id

DAFTAR SEKARANG

Penulis : Erlin Yuliana

Berita Terkait

Terbaru! Secara Resmi Menteri Keuangan Bagikan Info THR dan Gaji Ke-13 untuk Guru Tahun 2024
Respon Pengurus Besar PGRI Tentang e- Kinerja Guru di PMM : Guru Merasa Terbebani!
Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024
Perhatian untuk Guru! Kemenag Keluarkan Pengumuman Penting Pelaksanaan UAMBN dan UN 2024
2 Kabar Gembira Terealisasi Bulan Maret untuk Guru Sertifikasi maupun Non Sertifikasi Tentang Tunjangan hingga Gaji Guru
Pertama Kali Terjadi, Cek Info GTK Ada Kabar Bahagia Untuk Guru Sertifikasi
Waspada! 5 Kategori Guru Honorer Tidak Bisa Diangkat PPPK 2024, Baik PPPK Full Time Maupun Part Time
MenPANRB: Guru PPPK dan PNS Pindah ke IKN Secara Bertahap
Berita ini 401 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:23 WIB

Terbaru! Secara Resmi Menteri Keuangan Bagikan Info THR dan Gaji Ke-13 untuk Guru Tahun 2024

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:59 WIB

Respon Pengurus Besar PGRI Tentang e- Kinerja Guru di PMM : Guru Merasa Terbebani!

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:25 WIB

Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:08 WIB

Perhatian untuk Guru! Kemenag Keluarkan Pengumuman Penting Pelaksanaan UAMBN dan UN 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:18 WIB

2 Kabar Gembira Terealisasi Bulan Maret untuk Guru Sertifikasi maupun Non Sertifikasi Tentang Tunjangan hingga Gaji Guru

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:48 WIB

Waspada! 5 Kategori Guru Honorer Tidak Bisa Diangkat PPPK 2024, Baik PPPK Full Time Maupun Part Time

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:40 WIB

MenPANRB: Guru PPPK dan PNS Pindah ke IKN Secara Bertahap

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:11 WIB

Menjelang Pembukaan Pendaftaran, Ketahui Perbedaan PPPK Guru Full Time dan Part Time di Tahun 2024

Berita Terbaru

Edutainment

Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024

Kamis, 22 Feb 2024 - 10:25 WIB