3 Jenis Hasil Pembelajaran yang Wajib Dipahami oleh Guru

- Editor

Sabtu, 29 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kognitif

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa salah satu hasil belajar adalah perubahan pada aspek kognitif. Hal ini berkaitan dengan intelektualitas siswa atau kecakapan dalam berpikir. 

Di dalam sebuah pembelajaran, umumnya guru akan melakukan transfer pengetahuan atau informasi kepada siswa. 

Sementara itu, pada sisi lain, siswa memiliki tingkat kemampuan yang berbeda-beda di dalam menerima informasi yang disampaikan oleh gurunya. Sehingga hasil belajar yang terjadi pada siswa pun akan berbeda. 

Siswa yang hanya mampu mengingat informasi yang telah disampaikan oleh gurunya adalah hasil pembelajaran terendah di dalam konteks perkembangan kognitif ini. Itu artinya, siswa memang mendapat pengetahuan (knowledge) dari gurunya, namun ia hanya dapat mengingat saja. 

Pada tingkatan selanjutnya adalah komprehensi atau pemahaman. Artinya, siswa dapat memahami informasi atau pengetahuan yang telah disampaikan oleh gurunya. Siswa yang paham dengan materi pelajaran tentu saja akan berbeda hasilnya dengan siswa yang hanya menghafal materi pelajaran. Anak yang paham akan lebih sulit untuk melupakan materi pelajaran yang telah disampaikan. 

Pada tingkatan selanjutnya, siswa yang dapat mengaplikasikan, mempraktikkan, atau penerapan ilmu yang telah dipelajari lebih tinggi posisinya. Sebab, anak yang paham belum tentu dapat mempraktikkannya pada kondisi tertentu. Sedangkan siswa yang sudah bisa praktik, sudah pasti paham dengan informasi atau pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran yang dilakukan. 

Selanjutnya, hasil belajar pada aspek kognitif ini akan lebih sempurna jika peserta didik dapat melakukan analis,  di mana siswa mampu menguraikan lebih rinci serta mengaitkan antara satu faktor dengan yang lainnya. Atau di sisi lain, siswa dapat melakukan sintesis yaitu siswa mampu menemukan pola pikir yang baru. 

Dan perkembangan kognitif paling sempurna apabila siswa mampu melakukan evaluasi atau memberikan penilaian terhadap informasi yang diterima. Artinya, siswa mampu memberikan ide terhadap suatu hal tertentu dan bisa mempertanggungjawabkan terhadap ide yang dimiliki. 

Halaman Selanjutnya

Afektif…

Berita Terkait

Kriteria Sekolah Swasta yang Bisa Menerima Redistribusi Guru ASN
Guru ASN Bisa Mengajar di Sekolah Swasta, Ini Kriterianya! Apakah Anda Termasuk?
Telah Terbit Permendikdasmen 1 Tahun 2025 tentang Redistribusi Guru ASN (PNS dan PPPK) Pada Satuan Pendidikan Masyarakat
Hanya Di Tanggal 21 Januari, Semua Guru TK, SD, SMP dan SMA/SMK Jangan Sampai Ketinggalan!
[Breaking News] Siaran Pers BKN Kriteria Pelamar Tambahan Seleksi PPPK Guru, Ada Kesempatan Ikut Seleksi PPPK Tahap II
Tahun 2025 Guru Sertifikasi Maupun Non Sertifikasi Akan Sejahtera dengan Program Prioritas Mendikdasmen
Guru Wajib Tahu, Poin Penting dalam PermenPANRB Nomor 21 Tahun 2024 tentang Jabatan Fungsional Guru
4 Tahapan Pengelolaan Kinerja Tahun 2025, Jangan Sampai Keliru!
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Januari 2025 - 18:16 WIB

Kriteria Sekolah Swasta yang Bisa Menerima Redistribusi Guru ASN

Senin, 20 Januari 2025 - 17:51 WIB

Guru ASN Bisa Mengajar di Sekolah Swasta, Ini Kriterianya! Apakah Anda Termasuk?

Senin, 20 Januari 2025 - 12:27 WIB

Telah Terbit Permendikdasmen 1 Tahun 2025 tentang Redistribusi Guru ASN (PNS dan PPPK) Pada Satuan Pendidikan Masyarakat

Senin, 20 Januari 2025 - 11:43 WIB

Hanya Di Tanggal 21 Januari, Semua Guru TK, SD, SMP dan SMA/SMK Jangan Sampai Ketinggalan!

Rabu, 15 Januari 2025 - 12:24 WIB

[Breaking News] Siaran Pers BKN Kriteria Pelamar Tambahan Seleksi PPPK Guru, Ada Kesempatan Ikut Seleksi PPPK Tahap II

Berita Terbaru

Advertorial

HHRMA Bali: Jembatan Karier di Industri Perhotelan

Selasa, 11 Feb 2025 - 09:45 WIB

Unduh Sertifikat Pendidikan 32 JP Gratis