2 Jenis Pendidikan Profesi Guru dan Skema Pembiayaan yang Harus Dipahami

- Editor

Senin, 14 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendidikan profesi guru menjadi sebuah standar kompetensi bagi seorang guru. Guru yang telah mengikuti PPG, selain memperoleh sertifikat guru juga akan memiliki kemampuan profesional dalam hal tanggung jawabnya sebagai tenaga pendidik.

Terlebih di era saat ini yang menuntut profesi seorang guru yang tak hanya menguasai bidang mata pelajaran yang ia ampu, tapi juga lebih terbuka terhadap perkembangan teknologi dan informasi yang juga bisa dijadikan sebagai sarana penunjang proses pembelajaran.

Karena, di dalam pendidikan keprofesian tersebut, guru akan memperoleh ilmu sekaligus peningkatan kompetensi yang sesuai selama satu tahun atau dua semester. 

Sejatinya, tujuan utama dari pelaksanaan program pendidikan profesi guru adalah untuk semakin meningkatkan keahlian sekaligus kompetensi para guru yang berdaya saing, agar mampu mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Output dari pelaksanaan program pendidikan keprofesian ini, guru akan memiliki empat kemampuan kompetensi khusus yakni: kompetensi pedagogik, kompetensi profesi, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial.

Sebagai imbal baliknya, tiap guru yang telah mengikuti pendidikan profesi guru ini akan memperoleh sertifikat khusus sebagai bukti keikutsertaannya dalam program PPG. 

Sertifikat pendidikan ini juga menjadi jaminan bahwa seorang guru berhak untuk memperoleh tunjangan sertifikasi yang akan sangat membantu dalam hal perbaikan kesejahteraan guru, khususnya guru-guru yang bertugas di daerah terluar maupun daerah terpencil.

Jenis PPG dan Pembiayaan 

Program PPG memiliki dua jenis, yakni: dalam jabatan serta pra jabatan. Masing-masing jenis PPG ini memiliki kriteria pembiayaan yang sudah diatur oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

PPG Dalam Jabatan (Daljab)

PPG Dalam Jabatan pesertanya terdiri dari guru yang sudah berstatus PNS, honorer hingga guru tetap yayasan (GTY). Untuk bisa mengikuti program ini, guru harus melalui dua tahap utama sebelum pelaksanaan PPG, yakni: pretest serta post test.

Selain memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditentukan, para guru yang mengikuti program PPG dalam jabatan tidak akan dibebankan biaya pendidikan, karena semua biaya yang timbul selama guru mengikuti PPG dalam jabatan akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.

Dalam kata lain, pemerintah memberikan subsidi khusus kepada guru yang mengikuti PPG daljab dengan sumber pendanaan yang telah dianggarkan dalam APBN yang mekanisme pembayarannya dilakukan langsung ke institusi yang melaksanakan program PPG.

PPG Pra Jabatan

PPG pra jabatan memang dikhususkan untuk calon guru yang memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan profesi guru dengan standar kelulusan minimal S1 maupun D-IV.

Dalam hal pembiayaan PPG pra jabatan ini, diklasifikasikan dalam dua model pembiayaan. Pertama, subsidi pemerintah di mana pembiayaan peserta PPG pra jabatan sepenuhnya mendapatkan subsidi pembiayaan dari pemerintah.

Kemduian ada swadana. Pada kategori ini, skema pembiayaanya adalah peserta yang sepenuhnya menanggung biaya pendidikan profesi guru dengan kisaran biaya sekitar Rp. 7,5 juta tiap semesternya.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link INI atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

Berita Terkait

Mahasiswa Tolak Student Loan Usulan Menteri Pendidikan, Itu Bisnis
Wacana Pinjaman Uang dari Pemerintah untuk Mahasiswa yang Sulit Bayar Kuliah
Modul Mapel Matematika Kelas 5 SD: Bermain Sambil Belajar
Cara Mengecek Masa Kerja Guru Honorer dan Keaktifan Dapodik Yang Diakui untuk pendaftaran PPPK Guru 2024
Harus Siap! Ada Potongan Tunjangan Sertifikasi Guru TK, SD, SMP, SMA/SMK Triwulan 2 Tahun 2024
Kemdikbud Keluarkan Pengumuman Kebijakan Baru untuk Sertifikasi Guru, Cek Selengkapnya!
Nunuk Suryani Ungkap Alasan Hingga Kini Banyak Daerah Belum Menerima Tambahan 100% 1 Bulan TPG 
Tips Melakukan Pembelajaran Sastra Sesuai Kurikulum Merdeka
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:06 WIB

Mahasiswa Tolak Student Loan Usulan Menteri Pendidikan, Itu Bisnis

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:50 WIB

Wacana Pinjaman Uang dari Pemerintah untuk Mahasiswa yang Sulit Bayar Kuliah

Sabtu, 25 Mei 2024 - 12:59 WIB

Modul Mapel Matematika Kelas 5 SD: Bermain Sambil Belajar

Sabtu, 25 Mei 2024 - 11:04 WIB

Cara Mengecek Masa Kerja Guru Honorer dan Keaktifan Dapodik Yang Diakui untuk pendaftaran PPPK Guru 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 10:17 WIB

Harus Siap! Ada Potongan Tunjangan Sertifikasi Guru TK, SD, SMP, SMA/SMK Triwulan 2 Tahun 2024

Jumat, 24 Mei 2024 - 09:49 WIB

Nunuk Suryani Ungkap Alasan Hingga Kini Banyak Daerah Belum Menerima Tambahan 100% 1 Bulan TPG 

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:08 WIB

Tips Melakukan Pembelajaran Sastra Sesuai Kurikulum Merdeka

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:22 WIB

Jelas Ada Regulasi yang Mengatur Tentang Tambahan 100% 1 Bulan TPG dan Tamsil Untuk Guru Sertifikasi dan Nonsertifikasi Tidak Perlu Khawatir

Berita Terbaru