Home / News

Selasa, 11 Januari 2022 - 12:03 WIB

10 Tips Membangun Karakter Siswa dalam Pembelajaran

Karakter siswa adalah aspek atau kualitas perseorangan siswa yang terdiri dari minat, sikap, motivasi belajar, gaya belajar kemampuan berfikir, dan kemampuan awal yang dimiliki.

Membangun karakter siswa di sekolah bertujuan untuk membangun karakter siswa agar memiliki sifat atau ciri khas yang melekat pada diri sesorang.

Pendidikan karakter merupakan pendidikan yang bertujuan untuk membangun karakter pada seseorang. Karakter merupakan sifat atau ciri khas yang melekat pada diri seseorang dalam berperilaku sehari-hari dan dapat dipengaruhi oleh lingkungan, keluarga dan sekolah.

Tujuan dari pendidikan karakter siswa adalah untuk mengembangkan berbagai potensi atau bakat kemampuan siswa, mengembangkan potensi afektif siswa sebagai sesorang yang memiliki nilai-nilai budaya dan karakter bangsa, serta mengembangkan kebiasaan dan perilaku terpuji dan sejalan dengan nilai-nilai universal dan tradisi budaya bangsa Indonesia yang religius.

10 Tips Membangun Karakter Siswa dalam Pembelajaran di Kelas

Menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa di sekolah memerlukan dukungan dari berbagai pihak diantaranya adalah pihak sekolah dengan orang tua siswa. Berikut 10 tips yang dapat dilakukan oleh guru untuk membangun nilai-nilai karakter pada diri siswa dalam pembelajaran di kelas, yaitu sebagai berikut :

  1. Memberikan Contoh Baik untuk Siswa

Guru berperan sebagai orang tua dalam sekolah dan menjadi panutan bagi para siswa dapat berperilaku atau bertindak dengan baik untuk memberikan contoh baik kepada siswanya. Dari contoh tersebut maka siswa dapat belajar dan mengikuti perilaku positif dari guru.

2. Memberikan Apresiasi

Guru dapat memberikan apresiasi dengan menyampaikan ucapan selamat atau terimakasih atas keberhasilan atau hasil belajar siswa, hal tersebut menjadi salah satu hal yang dapat meningkatkan semangat belajar siswa. Selain itu guru juga perlu memberikan apresiasi terhadap sikap jujur, sikap saling membantu dan perilaku baik siswa, sehingga tidak hanya memberikan apresiasi pada prestasi akademik saja.

3. Menyampaikan Pesan Moral pada Setiap Pembelajaran

Pada saat proses pembelajaran, guru tidak hanya menyampaikan materi pembelajaran, namun juga dapat menanamkan nilai moral kepada siswa yang dapat dijadikan sebagai pedoman hidup.

Dengan menanamkan nilai moral kepada siswa, maka akan tumbuh dan siap dalam menghadapi masalah hidup, berpikir optimis, dan berusaha untuk menyelesaikan masalah.

4. Jujur dan Terbuka pada Kesalahan

Guru harus dapat terbuka terhadap kesalahan sekecil apapun, sehingga hal tersebut dapat dijadikan sebagai contoh pada siswa untuk dapat berperilaku jujur dan tidak malu atau takut untuk mengakui kesalahan.

Mengakui kesalahan menjadi salah satu cara menanamkan pendidikan karakter pada siswa, sehingga siswa akan menjadi seseorang yang berani bertanggungjawab atas kesalahan yang dibuatnya.

Baca Juga:  Download Materi ke-4 : Diklat Nasional E-Guru.Id “Menguatkan Kompetensi Guru Menyongsong Kurikulum Paradigma Baru”

5. Mengajarkan Sopan Santun

Sopan santun merupakan perilaku yang wajib ditanamkan kepada siswa, salah satunya adalah dengan sekolah menerapkan 5S yaitu salam, sapa, senyum, sopan, dan santun. Sopan santun sangat perlu diajarkan kepada siswa agar mereka dapat menjaga sikap saling menghormati.

Apabila terdapat siswa yang kurang sopan maka guru harus mengoreksi perilaku tersebut. Teguran tidak berarti memarahi siswa, melainkan dapat dengan mengingatkan siswa apabila perilaku tersebut tidak baik, selain itu guru juga perlu mencontohkan perilaku sopan dan santun.

6. Menanmkan Jiwa Pemimpin

Sifat kepemimpinan dapat didapatkan melalui pendidikan karakter, guru dapat memberikan kesempatan agar siswa dapat memimpin teman-temannya. Karakter pemimpin sangatlah penting untuk dimiliki oleh seseorang dan dapat mempengaruhi kehidupan sosial maupun ekonomi, maka dari itu guru harus membantu siswa untuk melatih jiwa kepemimpinan.

7. Berbagi Pengalaman Inspiratif

Guru dapat membagikan pengalaman inspiratif pada sela-sela pembelajaran di kelas untuk menginspirasi siswa. Guru dapat menceritakan keberhasilan atau kehebatannannya, selain itu juga guru dapat bercerita mengenai kegagalan dan keputusasaan yang pernah dialami sampai dapat bangkit kembali untuk meraih cita-cita.

Hal tersebut dapat dijadikan pembelajaran bagi siswa dan mendorong semangat siswa untuk meraih cita-cita. Dengan berbagai macam pengalaman yang diceritakan oleh guru maka siswa akan belajar dari pengalaman tersebut agar tidak melakukan kesalahan yang sama.

8. Literasi Sekolah

Membangun karakter siswa dapat dilakukan dengan mendirikan literasi sekolah. Guru dapat memberikan motivasi pada siswa bahwa membaca itu sangat penting untuk menambah wawasan dan membuka jendela dunia. Dengan membaca dapat mengasah kemampuan daya pikir, logika dan menyelesaikan masalah.

9. Memberikan Deadline Tugas

Disaat guru memberikan tugas atau PR kepada siswa, guru harus memberikan deadline atau batas waktu untuk pengumpulan tugas tersebut. Dengan itu maka akan menanamkan nilai tanggung jawab dan kedisiplinan. Maka dari itu, dengan membiasakan hal tersebut akan menumbuhkan siswa menjadi seseorang yang berkarakter, bijak, bertanggungjawab, serta mandiri.

10. Mengenalkan Tata Tertib Sekolah dan Mematuhinya

Setiap sekolah memiliki peraturan tata tertib sendiri sebagai upaya untuk mencapai keberhasilan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Guru dapat mengenalkan tata tertib sekolah pada siswa dan kemudian meminta siswa untuk melakukan atau menjalankan tata tertib tersebut. Dengan itu akan menjadikan siswa menjadi tumbuh sebagai generasi yang taat pada aturan.

Perlu diketahui terdapat 18 karakter yang harus dimiliki oleh siswa, yaitu sebagai berikut :

  1. Religius, sikap dan perilaku patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya. Bersikap toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain dan hidup rukun serta menghargai orang dengan pemeluk agama lain.
  2. Jujur, perilaku yang menjadikan diri sesorang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan lain sebagainya.
  3. Toleransi, sikap dan tindakan menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan pendidikan orang lain yang berbeda dari dirinya.
  4. Disiplin, tindakan yang menunjukan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
  5. Kerja Keras, perilaku yang bersungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan dengan sebaik-baikya.
  6. Kreatif, berpikir atau melakukan sesuatu hal yang menghasilkan cara atau hasil yang baru dari sesuatu yang telah ada atau dimiliki.
  7. Mandiri, sikap dan perilaku yang tidak mudah bergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas.
  8. Demokratis, cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.
  9. Rasa Ingin Tahu, sikap dan tindakan untuk mengetahui lebih dalam dan luas dari sesuatu yang dipelajari, dilihat, dan didengar.
  10. Semangat Kebangsaan, cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompok.
  11. Cinta Tanah Air, cara berpikir, bersikap, berbuat yang menunjukan kesetian, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.
  12. Menghargai Prestasi, sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui serta menghormati keberhasilan orang lain.
  13. Bersahabat/Komunikatif, tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.
  14. Cinta Damai, sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.
  15. Gemar Membaca, menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebikalan bagi dirinya.
  16. Peduli Lingkungan, sikap dan tindakan mencegah kerusakan pada lingkungan alam dan sekitarnya, selain itu juga mengembangkan upaya untuk memperbaiki kerusakan alam.
  17. Peduli Sosial, sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.
  18. Tanggungjawab, sikap dan perilaku untuk melaksanakan tugas dan kewajiban yang seharusnya sesorang lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan, negara, dan Tuhan Yang Maha Esa.
Baca Juga:  Tugas, Peran, Fungsi Guru dan Tenaga Kependidikan

Itulah tips dalam membangun karakter siswa dalam pembelajaran di kelas.

Daftarkan diri Anda dalam pelatiahan yang berjudul “Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Dalam Proses Pembelajaran” dengan cara KLIK DISINI.

Dapatkan informasi pendidikan lainnya dengan bergabung di Grup Whatsapp dan dapatkan e-Book menarik. Anda dapat bergabung di Grup Whatsapp dengan cara KLIK DISINI.

Daftarkan Diri Anda Sebagai Member e-Guru.id untuk Mendapatkan Seminar dan Diklat Gratis!

Penulis : Eka Susiyanti

Share :

Baca Juga

News

PPG Pra Jabatan Model Baru 2022, Kok Begini?

News

Langkah-langkah Pembelajaran STEAM yang Efektif untuk Anak

News

Buat Rumus Soal Matematika Dengan Ekstensi “EquatIO”
pelajaran matematika

News

Alternatif Pengganti PR untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik

News

Tugas dan Fungsi Guru BK yang Wajid Anda Pahami

News

4 Jenis Kecerdasan Anak Didik yang Wajib Diketahui Guru

News

Program Guru Penggerak Angkatan 5 Segera Dibuka, Cek Tanggal dan Kriterianya

News

Sumber Belajar Penting bagi Peserta Didik