Home / Opini

Selasa, 27 April 2021 - 08:39 WIB

Teknologi Informasi Komunikasi dan Guru Masa Kini

Menurut Kemdikbud dikutip Arum Sutrisni Putri (2020), teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memuat semua teknologi yang berhubungan dengan penanganan informasi. Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpangan, penyebaran, dan penyajian informasi. Mengutip Tech Terms, TIK mengacu pada teknologi yang menyediakan akses informasi melalui telekomunikasi. TIK mirip dengan Teknologi Informasi (TI) tetapi fokus utama TIK pada teknologi komunikasi, seperti internet, jaringan nirkabel, telepon seluler, dan media komunikasi lainnya.

Perkembangan  ilmu  pengetahuan  dan  teknologi informasi komunikasi  memiliki  pengaruh  yang  sangat  besar dalam berbagai bidang kehidupan manusia. Pendidikan sebagai salah satu bagian yang tidak terpisahkan  dari  proses  pendewasaan  manusia  tentu  di  satu  sisi  memiliki  andil  yang  besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut, namun di sisi lain pendidikan juga perlu memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu mencapai tujuannya secara efektif dan efisien.

Menurut Abudin Nata (2009) seiring dengan terjadinya era reformasi sebagai akibat dari kemajuan ilmu pengetahun serta tuntutan masyarakat akan sebuah suasana yang lebih demokratis, adil, dan penghormatan terhadap hak-hak asasi manusia, maka berbagai komponen pendidikan tersebut mengalami perubahan secara mendasar.

 Menurut Bimo (2021) pada pertengahan abad ke-20 atau pada akhir tahun 1955 teori komunikasi memunculkan alat bantu visual yang berguna sebagai penyalur pesan atau informasi belajar. Kemudian pada tahap berikutnya muncul pengaruh audio untuk melengkapi penggunaan visual dan kombinasi alat bantu audio visual untuk pembelajaran disebut dengan audio visual aids (AVA).

Data Universitas Terbuka (2020) di bidang pendidikan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, dengan pengembangan pembelajaran ataupun media pembelajaran sudah dilakukan di perguruan tinggi seperti Universitas Terbuka dengan sebagian pembelajaran memanfaatkan tutorial melalui internet, radio dan televisi. Binus Universitas Learning Community (2020) memanfaatkan layanan binus online learning, perkuliahan dilakukan jarak jauh, Kegiatan Belajar Mengajar di BINUS Online Learning dibagi menjadi dua bagian yaitu Onsite (luring – luar jaringan) dan Online (daring- dalam jaringan), dan beberapa lembaga kursus dan pelatihan.

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di bidang pendidikan, menunjukan, bahwa di era saat ini, semua lembaga pendidikan harus semua komponen pendidikan berbasis teknologi informasi komunikasi.

Jenis teknologi informasi dan komunikasi

UNESCO Institute for Statistics dikutip Arum Sutrisni Putri (2020), TIK adalah perangkat teknologi dan sumber daya yang beragam yang digunakan untuk mengirimkan, menyimpan, membuat, berbagi, atau bertukar informasi. Contoh teknologi informasi dan komunikasi adalah: Komputer; Internet (situs web, blog, dan email); Teknologi siaran langsung (radio, televisi, dan webcasting); Teknologi penyiaran yang direkam (podcast), pemutar audio dan video, dan perangkat penyimpanan); Telepon (telepon kabel, telepon seluler, satelit, visio atau konferensi video); dan lain-lain.

Baca Juga:  3 Cara Menggunakan Media Musik pada Pembelajaran Daring untuk Menciptakan Suasana Belajar yang Asik dan Menyenangkan

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era saat ini atau abad ke-21, berkembangnya media audio visual dengan berbagai macam dan bentuk. Ada berbagai macam media pembelajaran audio visual yang sering dimanfaatkan yaitu film, video,       dan televisi.

1.        Media pembelajaran film yaitu media pembelajaran dalam bentuk film yang memberikan penerangan kepada orang peserta didik.

2.        Media pembelajaran video yaitu rekaman gambar hidup dibuat, dengan pesan-pesan materi pembelajaran.

3.        Media pembelajaran televisi adalah siaran televisi yang menayangkan program-program pendidikan.

Bentuk media audio visual seperti piringan, film seluloid, Mini DV, VCD/DVD, video digital dan lain-lain.

Dari tiga macam pembelajaran audio visual yang sering dimanfaatkan, adalah media video dalam bentuk digital.  Media video ini sangat tepat dimanfaatkan dengan perkembangan teknologi yang bisa ditayangkan hanya dengan HP android, diputar TV. Selain itu video dalam bentuk digital sangat mudah diakses di youtube, media sosial, yang tidak perlu menggunakan peralatan yang menyulitkan.

Manfaat teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran

Teknologi informasi dan komunikasi bermanfaat dalam pengembangan pendidikan yang berbasis teknologi dan sebagai solusi permasalahan kondisi pembelajaran. Dalam pendidikan yang berbasis teknologi, memang program pembelajaran diarahkan TIK. Sedangkan sebagai solusi kondisi pembelajaran, dengan adanya bencana alam yang tidak bisa melakukan pembelajaran tatap muka.

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam bidang pendidikan sudah dilakukan di beberapa perguruan tinggi dan lembaga pendidikan latihan dengan sistem pendidikan jarak jauh.

Menurut Sugilar (2014) dikutip dari Yayasan Kita,  pendidikan jarak jauh adalah merupakan metode pengajaran di mana aktivitas pengajaran dilaksanakan secara terpisah dari aktivitas belajar (Moore, 1973). Model pembelajaran terus berevolusi dengan majunya teknologi yang terus diimplementasi melalui layanan Universitas Terbuka (UT) berbasis Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK). Model pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi informasi dan teknologi, dimaksimalkan dengan adanya bencana Covid-19. Semua lembaga pendidikan dari berbagai tingkatkan wajib menyelenggarakan secara tidak langsung, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan teknologi.

Pendidik harus memahami teknologi informasi dan komunikasi

Pentingnya teknologi informasi dan komunikasi dalam perkembangan bidang pendidikan, menjadi bagian penting pendidik harus memahami teknologi informasi dan teknologi.

Baca Juga:  Meniti Jalan Menjadi Guru: Deny Susilowati

Guru bagian terpenting dalam proses belajar mengajar, keberhasilan pembelajaran ditentukan dengan kompetensi yang dimiliki. Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, pasal (8) Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, pasal (10) Kompetensi guru sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi. Sejarawan muslim Ibnu Khaldun mengatakan bahwa ilmu-ilmu pengetahuan dalam kaitannya dengan proses pendidikan, sangat tergantung pada guru dan bagaimana mereka menggunakan berbagai metode yang tepat dan baik.

Sesuai aturan dan pendapat ahli di atas, guru memiliki peran penting dalam sistem pendidikan. Untuk itu guru harus memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan kompetensi profesional, serta mampu menggunakan berbagai metode pembelajaran yang tepat dan baik. Terkait dengan kompetensi guru pada penelitian dengan pemanfaatan media audio visual di era perkembangan teknologi informasi dan teknologi, guru harus menguasai atau memiliki keterampilan tentang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Keterampilan tentang TIK harus dikuasai oleh guru dengan berbagai cara, dari latar belakang pendidikan, kursus, dan belajar secara otodidak.

Tantangan Pendidik tentang Teknologi Informasi dan Komunikasi

Perkembangan teknologi saat ini  memang memiliki banyak sekali manfaat, khususnya pada bidang pendidikan. Oleh karena itu banyak pendidik ingin menguasai dan memanfaatkan  perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran. Namun, tidak bisa dipungkiri pemanfaatan TIK dalam sektor pendidikan memiliki beberapa kendala dari ketersediaan sarana prasarana. Selain sarana dan prasarana juga persoalan pendidikan, sebagian pendidik bukan berlatar belakang informasi teknologi.

Permasalahan sarana dan prasarana hingga saat ini masih banyak di beberapa lembaga pendidikan belum memiliki infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi. Permasalahan lainnya terkait dengan kompetensi pendidik yang masih banyak belum paham dengan perkembangan teknologi saat ini. Kurangnya pemahaman tentang teknologi ada beberapa faktor, karena memang tidak paham dan bukan berlatar belakang pendidikan informasi teknologi.

Hambatan di atas menjadi tantangan pendidik untuk memanfaatkan sarana yang ada sebagai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan. Pemanfaatan sarana dengan memanfaatkan handphone yang dimiliki dengan menginstall aplikasi-aplikasi yang sudah disediakan gratis. Dengan menggunakan handphone dan aplikasi yang ada, pendidik merancang pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi, yang sederhana, kreatif, inovatif.

Ditulis oleh: Roni, S.H. Guru di BP-PAUD dan Dikmas Provinsi Papua

Share :

Baca Juga

tips mengajar di masa pandemi

Opini

Fenomena Learning Loss dan Solusinya
peran orang tua dalam pendidikan

Opini

Game Edukatif, Solusi Belajar di Masa Pandemi
peran orang tua dalam pendidikan

Opini

Pesan untuk Orang Tua dalam Pembelajaran Daring
metode pembelajaran tematik anak sd

Opini

Mengenal Model Pembelajaran Tematik untuk Sekolah Dasar
fitrah manusia

Opini

Para Guru, Mari Belajar Menulis!
asesmen di sekolah luar biasa

Opini

AKM dan Asesmen di Sekolah Luar Biasa

Opini

Menariknya Gadget sebagai Media Belajar Siswa SD pada Masa Pandemi
guru

Opini

Integritas Guru di Masa Pandemi