Kurikulum Baru 2022: Penjelasan Lengkap tentang Profil Pelajar Pancasila

- Editor

Kamis, 27 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kurikulum baru 2022 memiliki bagian khusus yang fokus pada karakter profil pelajar Pancasila. 

Sebenarnya isu pendidikan berkarakter itu bukanlah hal baru yang ditemui dalam sistem pendidikan Indonesia. K13 pun sudah mengusung pendidikan karakter sebelumnya. Tetapi memang pendidikan karakter ini belum ditentukan secara spesifik seperti yang ada dalam kurikulum prototipe 2022.

Karakter kurikulum prototipe yang dituju dalam proses pembelajaran di sini adalah profil pelajar Pancasila. Profil pelajar Pancasila adalah sebuah konsep belajar sepanjang hayat yang dibarengi dengan karakter dari nilai-nilai Pancasila. Jadi profil Pancasila ini dicetuskan memang untuk pedoman pendidikan Indonesia kedepadannya agar lebih baik. 

Profil Pelajar Pancasila

Profil pelajar Pancasila merupakan panduan untuk mendampingi sistem pembelajaran dalam kurikulum prototipe yang akan digunakan. Profil pelajar Pancasila ini diberikan dalam bentuk pengerjaan projek yang memiliki tujuh tema dan dibuat menjadi lebih spesifik, tujuh tema tersebut adalah:

  1. Bangunlah jiwa dan raganya
  2. Berekayasa dan bertenologi tinggi untuk membangun NKRI
  3. Bhinneka Tunggal Ika
  4. Gaya hidup berkelanjutan
  5. Kearifan lokal 
  6. Kewirausahaan 
  7. Suara demokrasi

Tujuh tema ini ditetapkan untuk dikembangkan menjadi modul yang nantinya masuk ke dalam pembelajaran dalam bagian pengembangan karakter profil pelajar Pancasila. Profil pelajar Pancasila itu sendiri berisi sebagai berikut:

  1. Beriman, dan bertawa kepada tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia 
  2. Berkebhinnekaan global 
  3. Bernalar kritis
  4. Kreatif
  5. Gotong royong
  6. Mandiri

Keenam profil pelajar Pancasila ini akan diberikan oleh guru dalam jatah waktu yang 20 hingga 30% dari jam pelajaran. Disampaikan oleh guru dengan menggunakan tujuh tema di atas yang berbasis projek. 

Jadi nanti hasil yang akan didapatkan adalah siswa pelajar berpendidikan yang memiliki karakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Maka dari itu semua jenjang pendidikan wajib menerapkan karakter dengan profil pelajar Pancasila ini. 

Dalam satu tahun siswa Sekolah Dasar akan diberikan jatah untuk pengembangan karakter berbasis proyek sebanyak minimal dua kali. Lalu lanjut ke jenjang Sekolah Menengah Pertama yang sama penerapannya dengan Sekolah Menengah Atas yaitu akan diberikan projek untuk mengembangkan karakter minimal tiga kali dalam satu tahun. Jadi semua jenjang pasti akan diberikan jatah untuk bisa memiliki karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. 

Pengembangan karakter yang akan dilakukan dalam kurikulum baru 2022 ini bukanlah hal baru dalam dunia pendidikan. Hanya saja memang untuk pemberian pada siswanya itu dikemas dengan se-fleksibel mungkin. 

Hal ini bertujuan agar ketika prosesnya berjalan, tentunya bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan kondisi dan situasi di sekolah masing-masing. Sebab perlu diketahui bahwa kondisi dan situasi di setiap sekolah dalam satu kota saja itu sudah pasti berbeda-beda, maka dari itu kurikulum prototipe ini akan menjadi pedoman yang spesial ketika digunakan. 

Jangan lewatkan diklat “Desain Pembelajaran Kurikulum Paradigma Baru 2022”. Lakukan pendaftaran melalui link di bawah ini atau klik pada poster. 

LINK PENDAFTARAN

Narahubung :
0815487219753 (Idha)
085161610200 (Lidiyah)

Berita Terkait

Mahasiswa Tolak Student Loan Usulan Menteri Pendidikan, Itu Bisnis
Wacana Pinjaman Uang dari Pemerintah untuk Mahasiswa yang Sulit Bayar Kuliah
Modul Mapel Matematika Kelas 5 SD: Bermain Sambil Belajar
Cara Mengecek Masa Kerja Guru Honorer dan Keaktifan Dapodik Yang Diakui untuk pendaftaran PPPK Guru 2024
Harus Siap! Ada Potongan Tunjangan Sertifikasi Guru TK, SD, SMP, SMA/SMK Triwulan 2 Tahun 2024
Kemdikbud Keluarkan Pengumuman Kebijakan Baru untuk Sertifikasi Guru, Cek Selengkapnya!
Nunuk Suryani Ungkap Alasan Hingga Kini Banyak Daerah Belum Menerima Tambahan 100% 1 Bulan TPG 
Tips Melakukan Pembelajaran Sastra Sesuai Kurikulum Merdeka
Berita ini 214 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:06 WIB

Mahasiswa Tolak Student Loan Usulan Menteri Pendidikan, Itu Bisnis

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:50 WIB

Wacana Pinjaman Uang dari Pemerintah untuk Mahasiswa yang Sulit Bayar Kuliah

Sabtu, 25 Mei 2024 - 12:59 WIB

Modul Mapel Matematika Kelas 5 SD: Bermain Sambil Belajar

Sabtu, 25 Mei 2024 - 11:04 WIB

Cara Mengecek Masa Kerja Guru Honorer dan Keaktifan Dapodik Yang Diakui untuk pendaftaran PPPK Guru 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 10:17 WIB

Harus Siap! Ada Potongan Tunjangan Sertifikasi Guru TK, SD, SMP, SMA/SMK Triwulan 2 Tahun 2024

Jumat, 24 Mei 2024 - 09:49 WIB

Nunuk Suryani Ungkap Alasan Hingga Kini Banyak Daerah Belum Menerima Tambahan 100% 1 Bulan TPG 

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:08 WIB

Tips Melakukan Pembelajaran Sastra Sesuai Kurikulum Merdeka

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:22 WIB

Jelas Ada Regulasi yang Mengatur Tentang Tambahan 100% 1 Bulan TPG dan Tamsil Untuk Guru Sertifikasi dan Nonsertifikasi Tidak Perlu Khawatir

Berita Terbaru