Merdeka Bermain untuk Anak Usia Dini

- Editor

Senin, 27 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Oleh Gusfaeri, S.Pd. 

Guru di TK Aisyiyah

Bapak pendidikan kita, Ki Hajar Dewantara mengatakan bahwa pendidikan anak usia dini itu  berpusat kepada anak. Dan kemerdekaan bermain pada anak menjadi hal yang terpenting dalam proses pendidikan mereka. 

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan, sebagai bentuk bantuan bagi pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan selanjutnya.

Konsep merdeka belajar pada anak  usia dini hakikatnya adalah merdeka bermain. Merdeka di sini berarti bukan tanpa aturan melainkan  tetap menanamkan aturan yang mendasar dalam pelaksanaan pembelajaran. Merdeka bermain dengan arti kata anak diberi kebebasan dalam memilih ragam atau kegiatan  main yang akan dimainkan sesuai dengan minat dan keinginan pada saat pembelajaran. Agar minat dan keinginan anak terhadap pembelajaran itu muncul, maka media yang disediakan harus menarik dan bervariasi. 

Melalui permainan yang kreatif dan menyenangkan bagi anak usia dini sangat membantu sekali menstimulasi  semua aspek perkembangan anak. Selain itu, bermain dapat mengembangkan  konsep diri; bermain mendukung anak untuk tumbuh serta mandiri dan memiliki kontrol atas lingkungannya. Tak hanya itu saja, dengan bermain anak dapat menemukan hal yang baru, bereksplorasi, meniru, dan mempraktikkan kehidupan sehari-hari sebagai sebuah langkah dalam membangun keterampilan; dan menolong  dirinya sendiri.

Melalui bermain anak dapat bereksperimen (menemukan hal-hal baru) untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman  baru; melalui bermain anak dapat beradaptasi (menyesuaikan diri) dengan lingkungannya karena bermain adalah sarana peniruan bagi anak sehingga anak bebas berekspresi menirukan hal-hal yang ada di lingkungan; dan melalui bermain anak dapat  bereksplorasi untuk menyalurkan rasa keingintahuan anak.

Secara umum Ki Hajar Dewantara dalam konsep pendidikan menggunakan kata-kata taman; misalnya taman siswa, taman guru. Artinya tempat pendidikan adalah sebuah tempat yang menyenangkan. Kata-kata taman terinspirasi dari pendiri taman kanak-kanak, Friedrich Froebel. 

Di ‘taman’ tersebut anak-anak dapat harus mendapatkan kemerdekaan dalam bermain dan belajar. Hal itu adalah suatu  hal yang sangat esensial, tidak kaku, dan lebih holistik.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link INI atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

Berita Terkait

Penerapan Teknologi Satelit sebagai Upaya Pencegahan Dampak Abrasi Pantai
Mengenal Affordability Energy, Serta Kaitannya dengan Kron’s Loss Equation dan Transmission Line Losses
Tantangan Mencapai Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 7 di Wilayah Jawa, Madura, dan Bali
Memaksimalkan ChatGPT untuk Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka
Dampak Positif Kecerdasan Buatan untuk Pendidikan di Indonesia 
Menggali Potensi Kecerdasan Buatan dan Etika Penerapannya di Dunia Pendidikan
Kecerdasan Buatan yang Mengguncang Dunia Pendidikan
Geogebra Media Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan
Berita ini 1,196 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 19:50 WIB

Penerapan Teknologi Satelit sebagai Upaya Pencegahan Dampak Abrasi Pantai

Jumat, 21 Juni 2024 - 13:28 WIB

Mengenal Affordability Energy, Serta Kaitannya dengan Kron’s Loss Equation dan Transmission Line Losses

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:59 WIB

Tantangan Mencapai Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 7 di Wilayah Jawa, Madura, dan Bali

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:35 WIB

Memaksimalkan ChatGPT untuk Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka

Senin, 19 Februari 2024 - 15:20 WIB

Dampak Positif Kecerdasan Buatan untuk Pendidikan di Indonesia 

Berita Terbaru

Komponen Modul Ajar Pembelajaran Berdiferensiasi

Kurikulum Pendidikan

Komponen Modul Ajar Pembelajaran Berdiferensiasi

Sabtu, 13 Jul 2024 - 18:16 WIB

Panduan Lengkap Menyusun Modul Ajar Pembelajaran Berdiferensiasi

Kurikulum Pendidikan

Panduan Lengkap Menyusun Modul Ajar Pembelajaran Berdiferensiasi

Sabtu, 13 Jul 2024 - 12:00 WIB

Langkah - Langkah Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi

Kurikulum Pendidikan

Langkah – Langkah Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi

Jumat, 12 Jul 2024 - 14:38 WIB