Home / Opini

Rabu, 15 Desember 2021 - 01:45 WIB

Membentengi Generasi Muda dari Bahaya Internet

Oleh Surianata,S.Pd.Ek

Guru di MIN 1 Bangka Barat

Internet memang sangat berguna  dalam kehidupan sehari-hari. Namun dalam kondisi tertentu, internet juga dapat menimbulkan bahaya, khususnya bagi kaum muda. Oleh sebab itu, harus ada upaya dari berbagai pihak agar generasi tersebut tidak terdampak oleh sisi negatifnya. 

Pengguna internet dapat menggunakan internet untuk berbagai keperluan. Berbagai perusahaan, kantor, sekolah, rumah sakit, hotel dan lain-lain menggunakan jaringan internet untuk melakukan berbagai aktivitas dan mengakses informasi. Keberadaan internet memang mampu membuat seseorang dengan mudah memperoleh informasi yang diinginkan. 

Internet sendiri merupakan suatu jaringan komunikasi yang dapat menghubungkan suatu media elektronik ke media elektronik lainnya. Secara harfiah internet adalah jaringan yang saling menghubungkan. Oleh sebab itu, internet ini memudahkan manusia menemukan informasi dan solusi di berbagai aspek kehidupan. 

Tidak dapat dipungkiri, begitu pentingnya peran internet pada zaman global sekarang ini. Apalagi bagi para kaum remaja yang masih sangat produktif. 

Remaja menurut Santrock (2003) adalah usia  yang berada pada rentang 12-23 tahun. Usia ini umumnya berada pada siswa kelas enam sekolah dasar sampai mereka kuliah. Remaja ditandai dengan perkembangan fisik dan mengalami perubahan secara psikologis. Manusia pada usia remaja ini masih sering terseret arus dan gampang terpengaruh oleh lingkungan di sekitarnya.  

Di kalangan remaja, internet sudah menjadi kebutuhan pokok. Banyak pekerjaan atau  tugas sehari-hari  yang  dapat  diselesaikan dengan internet. Beberapa manfaat internet bagi remaja di antaranya untuk mendapatkan informasi secara cepat; dapat berkomunikasi jarak jauh tanpa harus mendatangi orangnya secara langsung sehingga kita dapat  menghemat waktu; mengerjakan tugas sekolah dengan mudah dan cepat; sebagai hiburan dan lain sebagainya. 

Baca Juga:  Meniti Jalan Menjadi Guru: Indah Wulandari

Tetapi sayangnya, ada juga kalangan remaja  pengguna  internet  yang  menyalahgunakan  sehingga  berakibat buruk  bagi diri  sendiri dan lingkungannya. Tidak dapat dipungkiri bahwa internet memiliki dampak negatif juga,misalnya penyebaran berita atau informasi yang bersifat hoax; kecanduan internet karena sering membuka jejaring sosial; perjudian online yaitu permainan yang menggunakan uang atau barang sebagai taruhan. 

Masalah pornografi di internet juga dapat mengancam generasi muda karena banyak media yang memperdagangkan tulisan, gambar, video pornografi melalui internet; pencurian data pribadi dengan tujuan memalsukan akun seseorang untuk suatu keuntungan pribadi; bullying, contohnya memberikan komentar negatif yang dilakukan di dunia maya yang sangat berpengaruh kepada mental seseorang yang dapat menyebabkan minder atau stress; mengabaikan orang di sekitarnya karena tidak mempunyai kepekaan terhadap orang lain. 

Kemudahan mencari suatu informasi melalui internet juga dapat menyebabkan kemampuan membaca mengalami penurunan, karena mencari informasi tidak lagi menggunakan buku cetak. Tentu hal ini tidak baik untuk para kaum muda. Selain yang telah disebutkan, tentu masih banyak hal negatif dari internet yang dapat mengancam para remaja. 

Baca Juga:  Kenapa Seorang Pendidik Wajib Rajin Membaca?

Dalam menanggulangi dampak negatif, perlu adanya peran guru dan orang tua. Peran guru di antaranya dapat mengajarkan tentang memanfaatkan internet untuk kegiatan pembelajaran dengan cara memberikan tugas melalui internet; larangan menggunakan internet pada saat jam pembelajaran berlangsung agar tidak mengganggu konsentrasi belajar siswa.

Adapun peran orang tua agar anaknya tidak terjerumus dalam bahaya internet, yang dapat dilakukan di antaranya adalah memberikan pendidikan agama sebagai fondasi utama untuk menanamkan akhlak; membangun komunikasi yang efektif dengan cara tetap meluangkan waktu untuk berkomunikasi; membuat komitmen bersama dengan pemberian hadiah untuk kegiatan positif dan hukuman bagi yang melanggar aturan; memotivasi anak agar terus belajar dan mencapai berbagai prestasi yang baik. Tidak kalah pentingnya selalu memonitor remaja ketika mereka menggunakan internet, agar mereka tidak salah melangkah.

Internet memang banyak membantu dalam kehidupan remaja, namun internet juga  memiliki  kelemahan. Perlu adanya  peran  guru, orang tua , dan masyarakat  dalam  mengawasi  mereka agar  tidak  terjerumus dalam  kejahatan atau  perilaku  negatif  sebab penggunaan internet yang tidak tepat. 

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link INI atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

Share :

Baca Juga

Opini

Tips Menjadi Guru Favorit yang Disukai Siswa

Opini

Mengawali Awal Tahun 2022 dengan Afirmasi Positif
peran orang tua dalam pembelajaran jarak jauh

Opini

Orang Tua Harus Bijaksana dalam Mendidik Anak di Masa Pandemi

Opini

Ketika Smartphone Mengubah Pola Hidup Manusia

Opini

Covid-19, Dunia Pendidikan, dan SD Negeri 2 Keden
orang tua siswa

Opini

7 Langkah Bijak Menjadi Orang Tua Siswa di Masa Pandemi
pendidikan karakter yang terkikis

Opini

Terkikisnya Karakter Siswa Akibat Pembelajaran Daring

News

Guru Menulis di tengah Fenomena Pandemi Covid-19