Media Pembelajaran “KARMILA”  untuk Meningkatkan Hasil Belajar Hitung Bilangan Pecahan

- Editor

Minggu, 17 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Sabar, S.Pd.SD

Guru SDN 2 Tengger, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang

Suasana pembelajaran pelajaran Matematika yang menyenangkan tentunya dapat memotivasi siswa untuk lebih aktif ketika mempelajari materi. Misalnya untuk meningkatkan pemahaman siswa terkait materi operasi hitung bilangan pecahan, dapat menggunakan media pembelajaran “KARMILA” agar materi yang disampaikan lebih mudah dipahami oleh siswa. 

“KARMILA” yang dimaksud di sini adalah media pembelajaran Kartu Mini Latihan  yang dikemas dalam bentuk seperti kartu domino. 

Media ini adalah sebuah kartu yang digunakan untuk proses pembelajaran yang bentuknya dibuat seperti kartu domino untuk menarik minat siswa dalam belajar. Di dalam kartu tersebut memuat bilangan persen, pecahan, dan desimal. Kartu domino dibuat untuk mempermudah dalam memahami dasar-dasar dalam operasi bilangan pecahan seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bentuk pecahan. 

Langkah-langkah penerapan media “KARMILA” yaitu guru membagi kelas menjadi berkelompok. Siswa dibagi menjadi 4 sampai dengan 5 kelompok . Dalam setiap kelompok terdiri dari dua orang atau lebih. 

Setiap kelompok mendapat giliran meletakkan salah satu kartunya yang salah satu bagiannya sama nilainya dengan bagian kartu yang ada di arena dan belum ditumpuki kartu lain. Kelompok yang tidak memiliki kartu akan dilewati. Kelompok yang kartunya habis terlebih dahulu adalah pemenangnya. Hasil akhir penilaian adalah ada di penempatan kartu paling akhir sehingga jawaban bisa terpenuhi. 

Media “KARMILA” ini terbukti dapat memotivasi siswa agar aktif ketika Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung. Konsep hitung belajar bilangan pecahan juga menjadi lebih mudah dipahami oleh siswa. Hal itu terbukti dengan hasil belajar ulangan harian materi hitung bilangan pecahan siswa kelas VI SDN 2 Tengger yang dapat memenuhi KKM. 

Pada intinya media “KARMILA” pada materi hitung bilangan pecahan berdampak baik terhadap hasil belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan “KARMILA” dapat meningkatkan hasil belajar bilangan pecahan.

Yang sering dilakukan oleh guru dalam menerangkan materi tersebut adalah mengulang-ulang konsep yang diberikan dalam pembelajaran. Harapannya agar para siswa semakin paham dan terampil ketika mengerjakan soal operasi hitung bilangan pecahan. Namun pada kenyataannya, beberapa siswa justru malah menghindari materi hitung bilangan pecahan. Terlebih jika harus mengulang materi secara berulang-ulang. 

Hal seperti itu juga pernah terjadi di kelas VI SDN 2 Tengger, dan menyebabkan hasil belajar materi hitung bilangan pecahan terbilang rendah. 

Menurut Susanto (2013),  hasil belajar dapat diartikan sebagai tingkat keberhasilan siswa dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah yang dinyatakan dalam skor yang diperoleh dari hasil tes mengenal sejumlah materi pelajaran tertentu. Sedangkan menurut Dimyati dan Mudjiono (2013), hasil belajar merupakan hasil dari suatu interaksi tindak belajar dan tindak mengajar dari sisi guru, tindak mengajar diakhiri dengan proses evaluasi hasil belajar. 

Pembelajaran Matematika khususnya materi bilangan pecahan umumnya masih belum maksimal dan belum berhasil sesuai dengan apa yang diharapkan oleh guru. Nilai ulangan harian materi hitung bilangan pecahan masih di bawah KKM. Hal tersebut dikarenakan masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi operasi hitung bilangan pecahan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru untuk mengatasi hasil belajar siswa yang rendah pada materi operasi bilangan pecahan adalah dengan menerapkan media pembelajaran “KARMILA” yang telah dijelaskan di atas.  

Kehadiran media pembelajaran seperti itu sangat penting. Media pembelajaran merupakan alat yang mampu membantu proses belajar mengajar serta berfungsi untuk memperjelas makna pesan atau informasi yang disampaikan, sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang telah direncanakan. 

Media pembelajaran juga dapat diartikan segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan serta dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan individu sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar yang disengaja, bertujuan, dan terkendali. 

Nah, penggunaaan media belajar “KARMILA” bisa menjadi solusi untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi bilangan pecahan dalam pelajaran Matematika. (*)

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

Editor: Moh. Haris Suhud, S.S.

Berita Terkait

Tantangan Mencapai Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 7 di Wilayah Jawa, Madura, dan Bali
Memaksimalkan ChatGPT untuk Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka
Dampak Positif Kecerdasan Buatan untuk Pendidikan di Indonesia 
Menggali Potensi Kecerdasan Buatan dan Etika Penerapannya di Dunia Pendidikan
Kecerdasan Buatan yang Mengguncang Dunia Pendidikan
Geogebra Media Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan
Apakah  Sosok Guru Akan Tergantikan oleh Teknologi AI? 
Kehadiran ChatGPT dalam Dunia Pendidikan, Bagai  Pedang Bermata Dua
Berita ini 442 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:59 WIB

Tantangan Mencapai Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 7 di Wilayah Jawa, Madura, dan Bali

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:35 WIB

Memaksimalkan ChatGPT untuk Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka

Senin, 19 Februari 2024 - 15:20 WIB

Dampak Positif Kecerdasan Buatan untuk Pendidikan di Indonesia 

Jumat, 16 Februari 2024 - 09:32 WIB

Menggali Potensi Kecerdasan Buatan dan Etika Penerapannya di Dunia Pendidikan

Selasa, 13 Februari 2024 - 10:50 WIB

Kecerdasan Buatan yang Mengguncang Dunia Pendidikan

Selasa, 6 Februari 2024 - 10:35 WIB

Geogebra Media Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan

Senin, 5 Februari 2024 - 10:27 WIB

Apakah  Sosok Guru Akan Tergantikan oleh Teknologi AI? 

Sabtu, 3 Februari 2024 - 15:55 WIB

Kehadiran ChatGPT dalam Dunia Pendidikan, Bagai  Pedang Bermata Dua

Berita Terbaru