Mantan Mendikbud: Sekolah Tatap Muka Harus Diutamakan

- Editor

Sabtu, 10 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah diminta untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka meskipun saat ini masih ramai terjadi PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Namun hal itu berlaku untuk sekolah yang berada di zona aman atau berada di kawasan zona hijau. Hal tersebut disampaikan oleh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhajir Effendy. 

Dunia pendidikan saat ini memang tengah berada di antara kebimbangan antara melaksanakan pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring. Sejak terjadi pandemi Covid-19 pada tahun lalu, pembelajaran di berbagai unit pendidikan banyak dilakukan secara daring. Dan sistem belajar tersebut sudah berjalan lebih dari satu tahun terhitung hingga sekarang. 

Dalam pembelajaran daring sendiri banyak terjadi kendala yang dialami oleh para guru dan oleh para siswa. Masalah tersebut mulai dari faktor jaringan internet yang kurang mendukung, keaktifan siswa dalam belajar, kesulitan dalam menjaga motivasi belajar, dan lain sebagainya. 

Di awal tahun 2021 muncul wacana segar di mana kegiatan belajar mengajar akan segera dapat dilaksanakan dengan pertemuan tatap muka terbatas. Wacana tersebut muncul setelah terdapat vaksin untuk virus Covid-19. Saat ini proses vaksinasi masih terus berjalan namun belum seluruh penduduk mendapatkan vaksin tersebut. 

Di tengah rencana akan melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas kemudian gelombang penularan Covid-19 yang lebih besar terjadi. Hal itu membuat banyak kegiatan masyarakat harus dihentikan sementara dengan diberlakukan PPKM yang lebih ketat. 

Namun demikian, Menko PMK Muhajir Effendy mengatakan pembelajaran tatap muka tetap dibutuhkan khususnya untuk daerah-daerah yang relatif aman. 

“Dengan kondisi saat ini, belajar tatap muka masih dibutuhkan. Masih sangat penting. Karena itu kalau tatap muka masih sangat dimungkinkan dan sangat aman, maka laksanakan itu (proses pembelajaran tatap muka),” ujarnya seperti dikutip dari JPNN.com

Mantan pimpinan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tersebut melarang sekolah melaksanakan pembelajaran daring hanya sekedar ikut-ikutan yang lainnya. Menurutnya, pembelajaran tatap muka sangat penting. Sehingga pembelajaran daring mestinya hanya dilakukan oleh sekolah yang berada di wilayah dengan tingkat kasus Covid-19 yang tinggi dan dapat membahayakan siswa. 

Untuk itu, Muhajir pemerintah daerah untuk dapat berpartisipasi dalam hal ini. Ia mengatakan pemerintah daerah harus bijak dalam menentukan kondisi wilayahnya mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan. Sehingga dapat diketahui daerah mana yang aman untuk pembelajaran tatap muka dan mana daerah yang harus melaksanakan pembelajaran daring. 

Jangan sampai pemerintah daerah hanya cari aman saja sehingga dengan pembelajaran daring pemerintah daerah tersebut tidak memiliki tanggung jawab terhadap sekolah. 

“Kalau sekolah bisa menyelenggarakan tatap muka secara aman, itu sebaiknya ya pilih sekolah tatap muka,” tegasnya. 

Di tengah pandemi dan pembelajaran jarak jauh ini, para guru dapat mengikuti kegiatan pengembangan diri dengan pelatihan-pelatihan online yang diselenggarakan oleh e-Guru.Id. Dapatkan pelatihan gratis dengan cara bergabung menjadi member. Daftar member di SINI. 

Berita Terkait

Keterangan Kemenkeu Tentang Jadwal Pencairan Tambahan 1 Bulan TPG dan Tamsil untuk Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi
Guru Sertifikasi Mendapatkan Kabar gembira, Tunjangan Sertifikasi Triwulan 1 Sudah Mulai Pencairan Update 24 April
Kabar Gembira, Ditjen GTK Sampaikan Skema PPG Daljab 2024 Lebih Mudah dan Fleksibel!
Baru Saja Rilis Jadwal Seleksi CPNS dan PPPK Tahun 2024, Anda Wajib Bersiap- Siap!
Pengumuman Penting BKN tentang Nasib Guru Honorer Yang Tidak Terdata di Data Base BKN
Kabar Buruk Guru Sertifikasi TK, SD, SMP, SMA/SMK, Kode Status Info GTK-nya Berubah!
Jangan Lewatkan 22 April Akan Ada Informasi Penting dari Dirjen GTK Terkait PPG 2024
Pengumuman Resmi Kemdikbud Untuk Guru SD, SMP, SMA/SMK Sederajat, Batas 29 April Mendatang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 11:42 WIB

Keterangan Kemenkeu Tentang Jadwal Pencairan Tambahan 1 Bulan TPG dan Tamsil untuk Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi

Rabu, 24 April 2024 - 11:00 WIB

Guru Sertifikasi Mendapatkan Kabar gembira, Tunjangan Sertifikasi Triwulan 1 Sudah Mulai Pencairan Update 24 April

Rabu, 24 April 2024 - 10:17 WIB

Kabar Gembira, Ditjen GTK Sampaikan Skema PPG Daljab 2024 Lebih Mudah dan Fleksibel!

Selasa, 23 April 2024 - 17:00 WIB

Baru Saja Rilis Jadwal Seleksi CPNS dan PPPK Tahun 2024, Anda Wajib Bersiap- Siap!

Senin, 22 April 2024 - 11:41 WIB

Pengumuman Penting BKN tentang Nasib Guru Honorer Yang Tidak Terdata di Data Base BKN

Senin, 22 April 2024 - 10:37 WIB

Jangan Lewatkan 22 April Akan Ada Informasi Penting dari Dirjen GTK Terkait PPG 2024

Sabtu, 20 April 2024 - 10:37 WIB

Pengumuman Resmi Kemdikbud Untuk Guru SD, SMP, SMA/SMK Sederajat, Batas 29 April Mendatang

Jumat, 19 April 2024 - 11:57 WIB

BKN Terbitkan Siaran Pers Tentang Tidak Ada Pendataan Non ASN 2024 dan Tidak Lanjut Hasil Pendataan Non ASN

Berita Terbaru